dari dulu ngomongnya "sekali lagi"...terus bilang lagi "sekali lagiiii" teruuuuusss ngomong lagi "Sekali lagiiii" ...
ini kakek pikin nddak ngarti arti kata "satu kali" ! eruuuusss berulang ulang bilang "Sekali lagi...sekali lageee....sekali lageee...." hadeh. --- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@...> wrote: > > > Tapi yang belum juga disadari oleh Teddy yang dungu kayak anjing dan bebal > kayak keledai ini adalah, walaupun sudah entah berapa kali dijelaskan disini, > bahwa ajaran agama najis Islam itu TIDAK MENGAKUI KEBEBASAN orang lain untuk > punya agamanya sendiri, apalagi untuk jadi ateis. > > Mengeritik Islam saja masuk penjara.. > > http://groups.yahoo.com/group/proletar/message/393475 > > Dan sekali lagi saya menyampaikan... > > http://groups.yahoo.com/group/proletar/message/372921 > > > > --- In [email protected], "Teddy S." <teddyr@> wrote: > > > > Terima kasih. > > > > Agama adalah urusan masing-masing individu di mana orang juga berhak untuk > > menjadi agnostik ataupun malahan ateis. Kasus sang chiropractor jadinya > > mendukung lagunya John Lennon, "Imagine". > > > > > > --- In [email protected], "ajeg" <ajegilelu@> wrote: > > > > > > > > > Ini membuktikan bahwa Islam, juga semua orang, tidak bisa > > > dipukulrata atau digebyah uyah. > > > > > > Bagus untuk disadari gerombolan jakun sewot di sini bahwa > > > setiap orang itu unik. Bahkan yang kembar identik sekalipun. > > > Setiap orang cukup mempertanggungjawabkan perbuatannya > > > masing-masing. Tidak perlu menanggung akibat dari sesuatu > > > yang tidak dia lakukan apalagi melemparkan tanggungjawab > > > perbuatannya ke orang lain. > > > > > > Btw, selamat buat ibunda yang memiliki anak berbakti. > > > Betul, tidak ada kata 'tidak' atau menunda kesempatan untuk > > > membuat ortu tenang, senang, dan nyaman. Malah seringkali > > > kesempatan itu harus dibuat, diadakan. > > > > > > > > > --- "Teddy S." <teddyr@> wrote: > > > > > > > Cedera yang diakibatkan tabrakan dari belakang hingga mobil lama > > > > saya sampai tak layak diperbaki lagi mengakibatkan saya mengalami > > > > perawatan dua kali seminggu yang semuanya ditanggung asuransi > > > > perusahaan lewat Workers Compensation. Yang memberikan perawatan > > > > adalah seorang chiropractor yang bule Aussie. > > > > > > > > Dari segala pembicaraan yang ngalor-ngidul dia mendadak bilang > > > > kakak tertua dia seorang Muslim. Saya yang kaget langsung bertanya > > > > bagaimana sampai bisa pindah agama? Dia bilang lewat perkawinan. > > > > Ah, saya langsung mengerti dan saya tanya lagi etnis pasangan > > > > kakaknya yang ternyata seorang berdarah Lebanon. Saya tanya lagi di > > > > mana mereka berkenalan apakah di universitas dan dijawab di bar. > > > > Saya langsung bilang: "Good Muslims won't do it". Dia jawab lagi > > > > bahwa sang istri sebenarnya tidak taat menjalankan ibadahnya. Jadi > > > > pindah agama adalah persyaratan yang diminta dari ayah fihak wanita > > > > untuk menikahi putrinya kata saya dan dia mengangguk. > > > > > > > > Kakak tertua dia sekali menjadi mualaf langsung mengikuti semua > > > > aturan dengan ketat. Apakah terjadi pertentangan dengan keluarga > > > > tanya saya. > > > > Banyak sekali terjadi pada awal-awalnya perdebatan mengenai agama > > > > dengan fihak keluarga tidak senang dengan dia pindah agama. > > > > > > > > Dengan berjalannya waktu ayah sang chiropractor merasa cocok dengan > > > > sang mantu dikarenakan bidang mereka sama, perpajakan di mama sang > > > > mantu lulusan TAFE. Sementara kakak dia pada awalnya cuma luntang- > > > > lantung pemalasan tanpa punya pendidikan tinggi. Jadinya sang > > > > chiropractor merasa seperti punya kakak sendiri dan terlihat > > > > matanya berkaca-kaca saat mengatakan hal itu. > > > > > > > > Menurut pendapat sang chiropractor, istri kakaknya inilah yang > > > > telah mendorong dia untuk kuliah hingga sampai sukses meraih titel > > > > CPA dan bukannya dikarenakan oleh agama Islam yang tampaknya > > > > diyakini sang kakak sebagai penyebab suksesnya. > > > > > > > > Lahirnya seorang putri cacat yang konon kromosomnya kurang satu > > > > ditambah ketatnya sang kakak menjalankan ibadah sementara istrinya > > > > longgar menyebabkan mereka akhirnya berpisah secara baik-baik. > > > > Kedua belah fihak sudah menikah lagi dan sang chiropactor tidak > > > > menyukai ipar barunya yang berjilbab yang dinilainya kurang > > > > bersahabat dan tampaknya memusuhi bekas iparnya. Padahal hubungan > > > > antara kakaknya dengan bekas istrinya masih akrab sampai sekarang. > > > > Diduga sang kakak jadi coccok dengan istri barunya karena keduanya > > > > sama-sama ketat dalam menjalankan ibadah. > > > > > > > > Waktu saya tanya apakah cantik istri kakaknya? > > > > Dia jawab bahwa istri yang pertama sangat cantik karena terlihat > > > > jelas tanpa terlindung jilbab, sementara istri yang baru dia tidak > > > > bisa bilang. Apakah tertutup cadar saya tanya lagi, tidak jawabnya, > > > > mukanya masih terlihat jelas. Jadi agak heran karena walaupun > > > > tertutup jilbab saya masih bisa menentukan apakah orang tersebut > > > > cantik atau tidak. > > > > > > > > Kakak dari iparnya yang baru dan juga berdarah Lebanon ini ternyata > > > > beristrikan seorang asal Indonesia. > > > > > > > > Sang chiropractor jadinya sekarang menjadi agnostik sebagai akibat > > > > melihat semua yang terjadi dikeluarganya. > > > > > > > > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
