Kalo auloh ngehalalin ngerampok setelah berhasil ngerampok itu lucu ga?
2013/9/18 ajeg <[email protected]> > ** > > > > Lucu, polisi baru menggelar razia senjata api setelah > beberapa anggotanya tewas ditembak pembunuh bergaya > sparrow unit NPA. Sebelum-sebelumnya ketika rakyat tewas > oleh "peluru nyasar", kepolisian tenang-tenang saja - > paling banter sibuk sejenak untuk kemudian tidak menemukan > senjata asal peluru apalagi menemukan penembaknya. > > Persoalannya, dari ratusan senjata yang berhasil disita > dalam razia ini sebagian besarnya cuma senjata replika > (air soft gun) yang dijual di toko-toko peralatan olahraga. > Razia seperti tidak berani menyentuh orang-orang yang > secara pribadi memiliki senjata api betulan yang mematikan > itu. > > Ketakutan ini mirip kelakuan Amerika Serikat pada skala besar > dalam merazia WMD di Irak, Korea Utara, Syria, dan Iran. > Sedangkan terhadap Israel, dibiarkan memiliki WMD sesukanya. > > Dicari, presiden yang sudi menghentikan dagelan war on terror > yang secara nyata hanya menghidupi bisnis senjata dan menguntungkan > penguasa. > > http://www.youtube.com/watch_popup?v=X2P-pzoN5jc&vq=large > > sheriff john brown always hated me, > for what, i don't know.. > every time i plant a seed, > he said, "kill it before it grow.." > > > - > > Marak Penembakan dan Senpi Ilegal, > Kapolri: Kita Akan Terus Gelar Razia > > Mega Putra Ratya - detikNews > > Jakarta - Maraknya penembakan akhir-akhir ini diyakini > karena maraknya peredaran senjata api ilegal. Polri berjanji > akan terus menggelar razia untuk menekan angka peredaran > senpi ilegal. > > "Semua sudah diambil langkah-langkah, ada senjata api rakitan, > ada senjata api keluaran pabrik. Tapi apapun ini pelanggaran > hukum, razia-razia terus kita lakukan," ujar Kapolri Jenderal > Timur Pradopo. > > Hal itu dikatakan saat mendampangi Presiden SBY meninjau > rumah pintar di Kampung Tengah, Kecamatan Komodo, Kabupaten > Manggarai Barat, NTT, Sabtu (14/9/2013). > > Mengenai penembakan Briptu Ruslan, Timur memastyikan itu > hanya kasus pencurian atau perampasan kendaraan bermotor. > Aksi penembakan itu tidak terkait dengan kasus-kasus > sebelumnya yang menimbulkan sejumlah anggota polisi tewas > ditembak. > > "Dari hasil olah TKP itu kan kejadian perampasan sepeda motor, > pasal 365 perampokan. Sudah ditemukan beberapa proyektil, > periksa saksi-saksi, lain dari kasus sebelumnya. Jadi ini > perampasan yang kebetulan korbannya polisi," paparnya. > > Polri membentuk tim untuk menangani kasus dan mengejar > pelakunya. Polisi menemukan proyektil yang bersarang di kaki > Briptu Ruslan memiliki diamter 22 mm. > > "Tentu semua keterangan saksi kita tindak lanjuti. Mudah > mudahan tim yang kita turunkan bisa mengungkap ini," kata > Timur. (mpr/jor) > > > >
