http://www.indomedia.com/bpost/052006/17/depan/utama8.htm

Ekonomi Kacau, Korupsi Oke



Jakarta, BPost
Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kian hari makin menghadapi 
situasi yang tidak menguntungkan, terutama di bidang ekonomi. Selama 18 bulan 
memerintah, kinerjanya dinilai tidak memuaskan.

Hal ini terlihat data dan analisa survei yang dilakukan Lingkaran Survei 
Indonesia (LSI) di 33 provinsi dengan melibatkan 700 responden. Hasilnya, hanya 
33 persen responden saja yang menyatakan puas. Ini adalah tingkat kepuasan 
terendah selama Yudhoyono berkuasa. Bahkan jika dibandingkan dengan puncak 
popularitas Yudhoyono pada November 2004, tingkat kepuasan ini merosot 41 
persen dari 79,7 persen menjadi 37,9 persen dalam tempo 18 bulan.

Hasil survei bertajuk Potret Buram dan Potret Cerah 18 Bulan Pemerintahan SBY 
ini diumumkan kepada wartawan di Jakarta, Selasa (16/5). Hadir dalam pengumuman 
hasil survei tersebut Direktur Eksekutif LSI Denny JA, Wakil Direktur Eksekutif 
LSI Muhammad Qodari, dan anggota DPR RI Didik J Rachbini.

LSI memperkirakan, ketidakpuasan itu disebabkan perbaikan beberapa indikator 
ekonomi makro belum meresap ke masyarakat lapisan menengah ke bawah. Mereka 
justru merasakan bertambahnya beban hidup akibat kenaikan BBM dan rendahnya 
daya serap pasar tenaga kerja.

Dalam survei ini terungkap juga hasil mengejutkan yakni ketidakpuasan terhadap 
kinerja Tim Ekonomi Kabinet Indonesia Bersatu. Pada Agustus 2005, --saat tim 
ekonomi belum dirombak--, ketidakpuasan mencapai 47,7 persen. Setelah tim 
ekonomi diganti, ketidakpuasan justru meningkat menjadi 77,2 persen.

LSI juga menyebutkan 73,9 persen pemilih menyatakan tidak puas atas kinerja 
pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran. Sebanyak 70,4 persen juga 
menyatakan ketidakpuasannya atas kinerja pemerintah dalam meningkatkan 
penghasilan masyarakat. Lebih banyak lagi pemilih (49,4 persen) menyatakan 
kondisi ekonomi nasional saat ini lebih buruk dibandingkan setahun lalu, 24 
persen mengatakan tidak ada perubahan, dan 17 persen pemilih mengatakan lebih 
baik.

LSI menilai, ketidakpuasan ini adalah lahan subur bagi timbulnya aksi protes. 

Menurut LSI, jika tidak ditangani dengan cepat, ketidakpuasan yang meluas ini 
akan meledak, apalagi DPR tidak maksimal melakukan fungsi kontrol.

Meskipun tidak puas dengan kinerja di bidang ekonomi, namun mayoritas responden 
mengatakan puas atas kinerja Yudhoyono menangani korupsi dan menyelesaikan 
masalah Aceh.

Untuk dua hal ini, mayoritas responden mengatakan prestasi Yudhoyono lebih baik 
daripada presiden-presiden. Namun, 62 persen responden menyebutkan penyelesaian 
masalah ekonomi jauh lebih penting. Dan tragisnya masyarakat menilai sektor 
ekonomi saat ini makin kacau. kcm


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
You can search right from your browser? It's easy and it's free.  See how.
http://us.click.yahoo.com/_7bhrC/NGxNAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke