Ttidak dikirim tentara berbajau hijau tetapi tentara berjubah putih dari 
kesatuan FPI, MMI etc.

----- Original Message ----- 
From: "Hafsah Salim" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Monday, August 07, 2006 3:36 AM
Subject: [proletar] Re: RI Tak Akan Kirim Pasukan Multinasional ke Lebanon


>
> Ini seperti berita sebelumnya yang saya tulis, tidak satupu ada negara
> didunia yang mau ikut dalam peacekeeping, karena Libanon menyatakan
> tidak mampu melucuti Hesbollah dan meminta peacekeeping dibawah PBB
> yang melakukannya.  Tentu saja tidak mungkin karena Hesbollah adalah
> urusan dalam negeri Libanon murni bahkan Hesbollah mempunyai menteri
> dalam kabinet Libanon sehingga bagaimana mungkin tidak bisa dilucuti?
>
> Ulur waktu, Israel terus maju.  Beirut jatuh, dan kota2 lain juga
> jatuh.  Air tidak ada, listrik tak ada, makanan tidak ada, semua
> supplay ditutup jalannya dan Hesbollah akan mati secara alamiah dengan
> berjalannya waktu tanpa perlu membuang peluru.
>
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> --- In [email protected], "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>
>> http://www.gatra.com/artikel.php?id=96821
>>
>>
>> RI Tak Akan Kirim Pasukan Multinasional ke Lebanon
>>
>>
>> Jakarta, 4 Agustus 2006 15:36
>> Pemerintah Indonesia tidak akan mengirimkan pasukan multinasional ke
> Lebanon dan Palestina, kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri (Deplu)
> Desra Percaya kepada wartawan di Gedung Departemen Luar Negeri,
> Jakarta, Jum`at (4/8).
>>
>> "Indonesia tidak akan mengirimkan pasukan multinasional ke Palestina
> dan Lebanon. Indonesia hanya akan berpartisipasi jika pasukan yang
> dikirim berupa pasukan penjaga perdamaian berbaret biru. Jika pasukan
> multinasional, tidak," kata Desra.
>>
>> Menurut dia, saat ini pembahasan mengenai hal itu masih tarik-ulur
> di Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
>>
>> "Indonesia akan menanti perkembangan yang terjadi selanjutnya,
> tentang jenis pasukan yang akan dikirim dan mandatnya," katanya.
>>
>> Jika pasukan yang disepakati adalah pasukan pemelihara perdamaian
> yang berbaret biru, kata Desra, maka Indonesia akan berkontribusi
> mengirimkan satu batalion yang kabarnya telah disiapkan TNI.
>>
>> Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda semenara itu mengatakan tindakan
> yang akan diambil Pemerintah Indonesia akan sangat tergantung pada
> keputusan DK PBB dalam menetapkan gencatan senjata.
>>
>> "Ya atau tidak (gencatan senjata --Red). Kalau gencatan senjata
> ditentukan maka pasukan perdamaian jenis apa yang disepakati," katanya.
>>
>> Wirajuda mengatakan, jika pasukan yang disepakati berupa pasukan
> multinasional maka komandonya bukan di bawah pengawasan PBB.
>>
>> Indonesia, kata dia, tidak akan mengambil bagian dalam pasukan
> multinasional karena pasukan multinasional memiliki kewenangan yang
> lebih besar termasuk memerangi pihak-pihak yang melawan terhadap
> gencatan senjata.
>>
>> "Kalau bukan di bawah pengawasan PBB bisa jadi negara yang kuat atau
> berkuasa yang menentukan kebijakan, dan hal itu belum tentu sesuai
> dengan kebijakan kita," ujarnya.
>>
>> Pasukan multinasional dipersenjatai dengan senjata berat sedangkan
> pasukan perdamaian hanya senjata untuk bela diri.
>>
>> "Contoh misalnya, kalau pasukan multinasional yang dipersenjatai
> dengan senjata berat itu memerangi Hezbollah maka lebih runyamlah
> kira-kira," katanya.
>>
>> Oleh karena itu, lanjut Wirajuda, Indonesia akan mengikuti secara
> cermat jenis mandat dan pasukan yang disepakati DK PBB. [EL, Ant]
>>
>>
>> [Non-text portions of this message have been removed]
>>
>
>
>
>
>
>
> Post message: [EMAIL PROTECTED]
> Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
> Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
> List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
> Homepage    :  http://proletar.8m.com/
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> -- 
> No virus found in this incoming message.
> Checked by AVG Free Edition.
> Version: 7.1.394 / Virus Database: 268.10.7/410 - Release Date: 8/5/2006
> 



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke