Belanda Tak Pernah Kembali Jajah Indo Pasca PD2 !!! Tak mungkin Belanda kembali untuk menjajah Indonesia setelah usai PD2 karena Belanda sendiri hancur lebur, lebih hancur daripada Indonesia. Ratu Wilhelmina mengungsi ke Belgia. Namun sejarah Indonesia harus direkayasa Bung Karno untuk mengekspose kebenciannya kepada orang2 Belanda yang dulu menolak lamarannya.
> "loekyh" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Pak Panji, cerita sejarah kebiadaban penjajahan Belanda (dibantu > Inggris, setelah kemenangan sekutu) walaupun mungkin 95% benar, ttp > tinggal sejarah dg sedikit pelaku2-nya yg masih hidup. Cukuplah > urusan ganti rugi terjadi antara pelaku2 langsung, tak perlu kita > memanas2-i (= menanamkan 'jiwa pratiotisme') generasi muda sekarang > dg kebencian thd suatu bangsa. > Belanda enggak menjajah dengan bantuan Inggris, malah sebaliknya terjadi persaingan kedua negara ini dan juga negara eropah lain seperti spanyol dan portugis. Selama Perang Dunia kedua, Belanda hancur lebur dan Ratu-nya lari mengungsi ke Belgia, jelas disini, tak ada urusan Belanda untuk kembali ke Indonesia karena mereka sibuk untuk membawa dan mengamankan ratu Belanda balik ke Belanda. Pemenang Perang Dunia Kedua adalah Amerika, oleh karena itu Amerika berniat mengambil alih seluruh jajahan2 semua negara yang kalah perang waktu itu. Namun Amerika kekurangan personil, sehingga untuk mengambil wilayah2 bekas jajahan sebelumnya, Amerika membentuk berbagai task force untuk setiap wilayah, task force ini bisa disamakan dengan tentara bayaran asing yang bekerja untuk kepentingan Amerika. Mereka itulah yang masuk ke Indonesia yang tdd orang2 Belanda dan Inggris karena wilayah Malaka lebih dikenal oleh banyak opsir2 Inggris sedangkan untuk Indonesia lebih banyak orang2 Belanda yang memahaminya. Demikianlah Westerling adalah salah satunya dan dia bukan orang Belanda tapi orang Turki, namun sebelum perang dunia kedua dia pernah menjadi warganegara Belanda dan bekerja untuk Belanda. Hingga detik ini seluruh bekas jajahan secara tersamar sudah menjadi wilayah kekuasaan Amerika dimana bekas masing2 penjajahnya mewakili kepentingan Amerika karena bekas penjajahnya itu sendiri sebenarnya juga dijajah Amerika kalo kita mau menggunakan kata2 yang kasar. Sukarno memang menuduh Belanda, karena dia di Support oleh Amerika sehingga wajar kalo dia tak berani menuduh Amerika. Sedangkan perang di Indonesia bukanlah perang melawan Belanda ataupun Amerika melainkan perang antara pemimpin2 Indonesia yang bersaing ingin jadi presiden dengan cara memerangi orang2 asing yang ada di Indonesia agar mendapat perhatian pihak Amerika untuk bisa diangkat sebagai pengaman negeri ini. Demikianlah Bung Tomo melakukan serangan Surabaya itu juga untuk menggoyangkan kepercayaan pihak Amerika terhadap Bung Karno yang menyatakan dirinya pemimpin yang mampu mengamankan negeri ini. Dan kenyataannya, memang Bung Karno berhasil mengatasi semua teror2 ini sehingga wajar dia mendapatkan dukungan Amerika untuk menjadi Presiden. Sebetulnya, kepemimpinan Tan Malaka-lah yang lebih mampu menjamin keamanan dan perdamaian, namun karena beliau kalah dalam berkomunikasi dengan dunia Internasional, maka beliau mendukung Sukarno dalam mengamankan negera ini sebelum kemerdekaannya diakui oleh dunia Internasional yang dibawah pengaruh Amerika. Sejarah Indonesia banyak salahnya, karena memang direkayasa untuk kepentingan vested interest para pemimpinnya sementara rakyatnya diracuni dengan berbagai kepercayaan terutama agama Islam. Namun negara amburadul ini tidak akan pernah bisa maju karena mereka berasal dari bibit genetik manusia2 yang kalah dari zaman dulunya. Indonesia dari dulu adalah tempat pelarian baik dari Arab, Cina, Thailand, VietNam, India, dll. Tentu kita sama2 maklum bahwa semua pelarian itu adalah orang2 yang kalah. Bahkan Belanda yang menjadi penjajahnya juga merupakan kelompok yang selalu kalah sehingga cuma bisa menjajah Indonesia yang tidak ada peminat penjajah dari Eropah yang lebih kuat. Demikianlah, mulanya Belanda masuk ke Indonesia, dan kemudian kalah dari Inggris, dan Indonesia jatuh ketangan Inggris, namun setelah beberapa saat, Inggris tidak lagi berminat dengan Indonesia, maka oleh Inggris, Belanda dipaksa menukarkan Indonesia dengan Malaya yang dulunya justru diduduki oleh Belanda. Kembali Belanda terpaksa menyerah untuk dipaksa karena wilayah Indonesia sangatlah merugikan dimana semua jalan harus melalui lautan luas yang biayanya selalu lebih mahal sehingga pengangkutan rempah2 dari Asia Tenggara ini membuat Belanda selalu rugi dalam pemasarannya yang selalu lebih mahal katimbang yang dijual Inggris. Begitulah Akhirnya Inggris makin kuat, makin kaya, dan makin maju. Sebaliknya Belanda makin rapuh, yang akibatnya hancur lebur dalam beberapa minggu serangan Hitler. Perang Dunia baru dimulai, negara Belanda adalah yang pertama di Eropah yang hancur terlebih dulu. Jepang masuk ke Indonesia tanpa harus berperang dengan Belanda. Begitu Jepang masuk, semua tentara Belanda sudah lari mengungsi menyelamatkan dirinya ke Australia tanpa kendali lagi dari Belanda. Ny. Muslim binti Muskitawati. Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
