--- In [EMAIL PROTECTED], "Bang PM" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> --- In [EMAIL PROTECTED], "hadjar_wish" <hadjar@> wrote:
> >
> > 
> >>>>
> > Sekarang kereta api di negeri Belanda termasuk yang terbaik di 
> Eropa:
> > tiap seperempat jam ada kereta api dari Leiden ke Amsterdam, 
> misalnya.
> > 
> > Dan yang asyik (tiap orang boleh coba) ada service www.9292ov.nl 
> yang
> > memberi tahu transport umum apa yang bisa diambil orang dari 
> rumahnya
> >  di Leiden hingga rumah temannya di Groningen, atau Maastrich 
> misalnya.
> > 
> > Jadi, bila anda tinggal di Rapenburg di Leiden dan mau mertamu ke
> > Uithof di Maastricht tinggl isi kedua alamat alamat kedua alamat itu
> > dan di jelaskan perhentianbus yang paling dekat, berapa menit bus
> > bakal sampai di stasiun Leiden, ganti kereta api di mana etc.  
> > 
> > Rapi.
> > 
> > Dan kalau kereta api terlambat beberapa menit saja maka orang juga
> > bakal protes.
> > 
> > (Di Jerman, pernah kami naik kereta api cepat 'ICE' dan terlambat
> > setengah jam. Lalu  kami dikasih voucher untuk beli karcis 
> berikutnya,
> > kalau tidak salah, lima puluh euro..)
> > 
> >>>>
> 
> jusfiq, berapa duit ente kudu bayar buat naek kereta nyang "rapi" 
> itu? 
> 

Kereta api di negeri Belanda memang rapi.

Tanpa tanda petik.

Selanjutnya: 

Berbeda dengan Indonesia yang dibikin dedel duwel oleh orang Indonesia
 sendiri, negeri Belanda termasuk negeri Eropa yang paling bagus
jaminan sosialnya, yang "the wealth of the nation" nya dibagi lebih
rata...

Saya ulang, tiap penduduk Belanda yang berumur 65 tahun dan tinggal di
negeri Belanda sejak tahun 1957 dapat penghasilan (AOW istilahnya)
hampir seribu euro (saya lupa persisnya).

Tiap orang, dari mulai ratu Beatrix hingga tukang angkut sampah...

Lalu ada pensiun yang juga lumayan karena gaji orang juga tinggi sekali.

Orang yang sedang menganggur karena perusahaannnya lagi bangkrut juga
terus mendapat penghasilan...

Jadi orang Belanda itu koceknya jarang yang kosong.

Oleh sebab itu karcis kereta api itu berada dijangkauan tiap orang.

Tapi betul, secara absolut harga karcis memang tiggi dibandignkan
dengan harga karcis kereta api untuk jarak yang sama di Indonesia.

Lalu kenapa di Indonesia yang begitu kaya dengan minyak, gas alam,
emas dll. harga karcis kereta api tidak bisa dinaikkan agar layanannya
bisa sebagus di negeri Belanda ini..

Sebabnya jelas: orang Indonesia telah berebut menghancurkan ekonomi
Indonesia.

Orang komunis (PKI dan SOBSI) beserta TNI telah merampok perusahan
Belanda lalu mereka ber korupsi ria menghancurkan perusahan yang
mereka rampok itu.

Pendukung Orde Baru menghambur-hamburkan uang minyak dengan Pertamina....

Saya ulang: Orang Indonesia pada berebut memurukkan Indonesia ke
lembah kehancuran.

Inilah yang kudu disadari.

Dan bukan hanya nasionalis, komunis, serdadu, pendukng Orde Baru, atau
Bambang Yudoyono (yang mengawinkan anaknya di Istana negara) tapi
boleh dibilang tiap orang Indonesia: seperti "kolusi
kondektur-penumpang" yang anda ceritakan itu.

Atau pengemudi mobil yang salah jalan dan main damai dengan  polisi
lalu lintas.

(...)

> PM





Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke