Ngibul...

Dizaman sebelum Perang Duni ke II saja ada orang Indonesia yang jadi
anggota Tweede Kamer...

Tan Malaka juga pernah jadi calon anggota Tweede Kamer.

Salah seorang menteri di kabinet Belanda di pengasingan dizaman Perang
Dunia ke II juga orang Jawa.

Belanda setelah Multatuli itu tidak sama dengan Belanda sebelum Multatuli.


--- In [EMAIL PROTECTED], "mwidjoyo" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Saya kadang mikir dulu ditawari uni Indonesia Belanda kok gak mau,jane 
sekarang ini pasti gajinya pegawai negeri/ABRI GULDEN nah opo gak enak?
lalulintas bisa tertib,hukum berjalan apik.Hanya pasti ada 
kelemahannya pribumi paling pol hanya bisa jadi camat,bupati keatas 
harus menir dong.Ratunya Yuliana atau Beatrix.Sukarno gak bakal bisa 
pidato disenayan:new emerging forces! new emerging forces! yang bisa 
bikin dadanya wong PDI mbededeg.

Shalom,
MWidjoyo.

- In [EMAIL PROTECTED], "utusan.allah" <utusan.allah@> wrote:
> RIS kemudian diganti oleh Soekarno, kolaborator fascist Jepang dan
> penjual romusha dengan negara kesatuan...
> Uni Indonesia - Belandapun diputuskan.

--- End forwarded message ---




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke