van mook menginginkan indonesia itu bagus. tapi tanpa van mook toh indonesia sudah bisa merdeka sendiri. dan ini yg harus dicatet: indonesia sudah mendapat legitimasi internasional atas kemerdekaannya tanpa perlu campur tangan van mook. jadi ngapain van mook balik lagi ke indonesia yg sudah merdeka ?
eehh.. ternyata keinginannya untuk memerdekakan indonesia cuman setengah hati. artinya jendral van mook yg datang kembali ke indonesia bersama rombongan sekutu, dan menimbulkan agresi militer, dan bikin situasi jadi runyam, - masih belum rela indonesia merdeka. lho .. katanya pengen indonesia merdeka ? ya itu lah van mook, berbulu domba berhati srigala. kenapa van mook menginginkan indonesia menjadi negara federasi, sebuah negara boneka, sedangkan nkri sudah berdiri ? itu artinya sekali lagi, niat van mook adalah setengah hati. ada kepentingan belanda yg membonceng, yang belum puas krn harus meninggalkan asset yg ditinggalkan. dan belanda tidak menginginkan indonesia untuk nagih konsesi atas perkosaannya selama 350 tahun. dan buktinya adalah indonesia malah diharuskan membayar semua hutang bekas hindia belanda. sableng ? saya gak peduli soekarno dicaci. tapi van mook adalah orang yg pantas dimaki. --- In [email protected], "utusan.allah" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Jadi, saya kutip: > > "Sedang van Mook mengemukakan pemerintahan kolonial Belanda harus > memperhatikan kesejahteraan masyarakat Hindia Timur. Hukum dan > ketenteraman harus ditegakkan sebagai dasar bagi terwujudnya > pembangunan. Van Mook juga menyinggung kemerdekaan yang harus > diberlakukan bagi negeri jajahan. " > > Saya garis bawahi: > > "Van Mook juga menyinggung kemerdekaan yang harus diberlakukan bagi > negeri jajahan. " > > Dan itulah yang saya bilang. > > (Dan ini dikatakan van Mook tahun 1917 lho..) > > Hanya karena saya mengatakan kebenaran maka saya dikatakan anjing van > Mook dan entah apa lagi. > > Edan. > > Sungguh edan. > > > > > --- In [email protected], "hadingrh" <hadingrh@> wrote: > > > > aku kutip: > > Pemerintahan Hindia Belanda sepenuhnya di bawah kepemimpinan > > "Belanda-Totok". Orang Belanda asli yang lahir di Belanda yang boleh > > memerintah. Yang lahir di negeri jajahan, tidak boleh jadi pemimpin > > eksekutif ataupun penentu kebijakan. > > > > http://www.sinarharapan.co.id/berita/0603/22/opi02.html > > > > belanda buangan aja jadi warga kelas 2, apalagi pribumi ? > > > --- In [EMAIL PROTECTED], "mwidjoyo" <mwidjoyo@> wrote: > > > > > > Saya kadang mikir dulu ditawari uni Indonesia Belanda kok gak > mau,jane > > > sekarang ini pasti gajinya pegawai negeri/ABRI GULDEN nah opo gak > enak? > > > lalulintas bisa tertib,hukum berjalan apik.Hanya pasti ada > > > kelemahannya pribumi paling pol hanya bisa jadi camat,bupati keatas > > > harus menir dong.Ratunya Yuliana atau Beatrix.Sukarno gak bakal bisa > > > pidato disenayan:new emerging forces! new emerging forces! yang bisa > > > bikin dadanya wong PDI mbededeg. > > > > > > Shalom, > > > MWidjoyo. > > > > > > Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
