aku kutip: Pemerintahan Hindia Belanda sepenuhnya di bawah kepemimpinan "Belanda-Totok". Orang Belanda asli yang lahir di Belanda yang boleh memerintah. Yang lahir di negeri jajahan, tidak boleh jadi pemimpin eksekutif ataupun penentu kebijakan.
http://www.sinarharapan.co.id/berita/0603/22/opi02.html belanda buangan aja jadi warga kelas 2, apalagi pribumi ? > --- In [EMAIL PROTECTED], "mwidjoyo" <mwidjoyo@> wrote: > > Saya kadang mikir dulu ditawari uni Indonesia Belanda kok gak mau,jane > sekarang ini pasti gajinya pegawai negeri/ABRI GULDEN nah opo gak enak? > lalulintas bisa tertib,hukum berjalan apik.Hanya pasti ada > kelemahannya pribumi paling pol hanya bisa jadi camat,bupati keatas > harus menir dong.Ratunya Yuliana atau Beatrix.Sukarno gak bakal bisa > pidato disenayan:new emerging forces! new emerging forces! yang bisa > bikin dadanya wong PDI mbededeg. > > Shalom, > MWidjoyo. > Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
