http://www.kaltengpos.com/berita/index.asp?Berita=Fokus&id=35761

Sabtu, 29 September 2007

Berhenti Menipu Diri



ORANG-orang yang berpuasa pada hakikatnya sedang memperjuangkan keselamatan 
kehidupan seluruh umat manusia. Orang berpuasa sesungguhnya diam-diam sedang 
melakukan proses penyembuhan atas sakitnya seluruh kehidupan di alam semesta 
ini. 
Betapa dahsyatnya kehidupan masyarakat kita kalau banyak orang membina dirinya, 
agar memiliki kualitas hidup. Ini jika memang manusia bersikap serius terhadap 
fenomena puasa dan tidak sekadar memperlakukan sebagai ritual tahunan yang 
disakralkan sebagai jimat yang dikantongi. 

Betapa afdhalnya jika para pemimpin apa pun yang ada di daerah ini mengolah 
prilakunya untuk berhenti menipu diri. Berprilaku ketatanan kualitas wajib, 
sehingga rakyat merasa terayomi, bukan malah ditindas oleh ketidakadilan, 
kemiskinan dan keterpinggirkan. 

Rakyat berpikir memang seorang pemimpin rela menderita, bahkan miskin sekalipun 
demi mensejahterakan orang banyak, bukan memperkaya diri sendiri bersama 
kroni-kroninya. 

Coba amati disekeliling mu dimana para bupati dan wakilnya, pimpinan 
legislatif, kepala dinas, pimpinan parpol, bahkan para bakal calon atau yang 
merasa dirinya mencalonkan kepala daerah melakukan safari Ramadhan untuk 
berbuka puasa bersama. Mereka menyapa sekaligus menyalurkan bantuan baik berupa 
materi maupun sumbangan ke masjid-masjid yang sebelumnya belum tersentuh oleh 
tangan-tangan mereka. 

Mereka berlomba-lomba untuk beramal, kendati ada segelintir pemimpin atau calon 
bupati memposisikan puasa untuk kepentingan pilkada. Siapa pun berhak menolong 
dan membantu pihak mana pun asal apa yang diberikan untuk kepentingan orang 
banyak. 

Bantuan tidak saja terbatas pada golongan mana pun. Bahkan kepada bukan orang 
yang seimam pun wajib memberikan pertolongan pada kontek-konteks tertentu. 
Kalau ada orang jatuh dari motor perlu bantuan, jangan tanya kamu pendukung 
siapa, langsung saja bawa orangnya ke rumah sakit untuk mendapat pengobatan. 

Kalau ada orang kesusahan, langsung saja dihibur, jangan tanya saat pencoblosan 
milih siapa? Lakukan dengan ikhlas agar engkau mendapatkan pahala untuk bersama 
meningkatkan kekepentingan yang lebih tinggi, yaitu tauhid ilahiyah. 

Mampukah para pemimpin dan tokoh di daerah ini yang semestinya bersifat 
mengatasi kepentingan-kepentingan subyektif demi kepentingan yang lebih tinggi. 
Yaitu kepentingan orang banyak, kepentingan kerakyatan dan kemanusiaan. 
Setidak-tidaknya selama Ramadhan bersedia merevolusi hidup ini, jiwa, akal, 
mental dan perasaan diri untuk sekadar nikmatnya kesadaran tinggi itu? Apalagi 
sebagai pelayan umat, jika memang sudah berjanji memberikan ceramah jangan 
biasakan membatalkan acara orang lain dengan alasan ada memberi ceramah di 
tempat kumpulan orang-orang elit, itu sama saja mendzalimi umat. 
astagfirullahalazim.


[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke