Jadi, kata Ency.Britanica:

"The Muslim tradition credits him with a fruitless military expedition
with elephants (alluded to in the title, "the Elephant," of chapter..."

Agar jelas: bukan kejadian yang dibuktikan, tapi berdasarkan Tradisi
Islam...

Allahu Akbar...

Orang Islam tipikal seperti "tari.susanto" ini emang dungu-dungu dan
percaya bahwa kejadian yang tidak dibuktikan itu sebagai kejadian
sejarah...



--- In [EMAIL PROTECTED], "tari.susanto" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Berikut kisah abraha nyerbu makkah ada di dalam eksiklopedi
britannica. Yang pasti beliau-beliau yang buat eksiklopedi ini lebih
ahli dari saya. Dan, tentunya dalam memutuskan untuk memasukan kisah
abraha ini (ke ensikopedi), tentunya mereka lebih dalam risetnya
dibanding kita-kita yang bermodal google.

http://www.britannica.com/eb/topic-1540/Abraha

Ada juga di wiki versi englishnya ttg abraha ini. Silakan baca.
Menurut saya, berdebat apakah gajah bisa masuk ke makkah atau ngak
bukan debat iman. Tapi cuma debat logika. Kalau pake logika, jangankan
gajah, patung liberti ajah dari prancis bisa dipindahin ke new york.
Itu kalau manusia sudah punya mau. Spt yg pernah saya posting,
batu-batu untuk bangun piramid giza yg sangat besar dan banyak yg
totalnya  ratusan juta ton bisa dibawa ke mesir. Apalagi gajah yg bisa
aneka variasi rute jalannya.

Biasa lewat darat. Jika ada gurun tinggal bawa persiapan makan dan
minum. Jika ada badai, tinggal duduk jangan bergerak. Ransum kurang ya
tinggal jarah (ngak mungkin tentara abraha ngak jarah kampung2 yg
dilewati). Kalau susah lewat darat, ya lewat laut. Apakah anda
bermaksud mengatakan bahwa untuk membawa 13 gajah ke makkah tidak mungkin?

Penyerangan ke byzantium yang betul-betul tertutup rapat. Dilapis
tembok tiga lapis dan laut dirantai hingga tidak mungkin dilalui kapal
kecil sekalipun. Apa yg dilakukan Mahmud Al Fatif adalah 70 kapal
(kapal laut loh) dinaikan di darat kemudian ditarik melintasi bukit.
Itu kalau manusia sudah punya mau. Kok gajah melintasi darat dibilang
imposible. Bukan daerah asing bagi abraha. Dan abraha banyak bertempur
sblm sampai makkah untuk menundukan dan menjarah makanan juga untuk
penunjuk jalan.

Tank, Humvee, Hummer sekalipun ngak bisa niti jalan selebar batang
pohon kelapa even itu kendaraan cangih. Ngak bisa jadi patokan kalau
hummer or humvee gak bisa lewat. Artinya gajah juga ngak bisa. Analogi
bpk sangat keliru (atau saya yg norak gak bisa beli hummer- bisa sih
tapi sy lebih seneng naik alphard- lebih ekonomis)

salam....



--- In [EMAIL PROTECTED], "HH Samosir" <dayungsampan@> wrote:
>
> 
> > Tari: Berikut peta Yemen dan Arab Saudi. Jika kita hitung dari
kota Sanna ke Mecca sekitar 500 milies. Kira-kira Jakarta Tegal, kalau
ditempuh jaman sekarang dgn mobil kurang lebih 4 jam. Kalau jaman dulu
naik onta or gajah sekitar 4 sd 5 hari. Dan terlihat jalur penyerangan
tidak begitu jauh dari garis pantai. Jadi, bisa juga dengan
menelursuri pantai maka bisa mencapai Makkah. 
> > 
> 
> 
> Dalam hemat saya asumsi yang anda ambil adalah memakai metoda
linear, yang mana ini tidak berlaku jika diaplikasikan pada sistem
navigasi darat (kecuali udara), apalagi dijaman Pre-Classic.
> 
> Dari pengalaman saya selama operasi di KSA, Kuwait, perbatasan
Syria, Afghanistan dan Iraq, walau hanya berjarak 5 km tetapi jika
ditempuh dalam keadaan badai gurun dapat ditempuh selama 5 hari.
Padahal yang dikendarai adalah kendaraan tempur mutahir, apalagi
pasukan War Elephants dengan berikut pasukan infantry pengiringnya
sekitar 4-5 divisi jaman Abraha yang sangat prone terhadap perubahan
kondisi alam yang dilaluinya. Pengerahan pasukan sebesar ini tidak
semudah seperti hitungan diatas kertas.
> 
> Kepadatan tanah sekitar garis pantai hingga 30km inland adalah
betul. Pohon palm tidak tumbuh seperti rumput liar yang tidak
beraturan dan rapat, tetapi menyerupai cluster yang berkelompok
sekitar 5-10 pohon tiap cluster, yang mana tiap cluster berjarak
variatif sekitar 10-35 meter. Kondisi tanah adalah seperti tanah padas
yang berkerikil/krakal (yang bongkahannya lebih besar).
> 
> Berikut saya sertakan foto badai gurun (pic. 100-059) dibandingkan
dengan Humvee pasukan saya, dapat dibayangkan berapa ketinggian badai
tersebut.
> Lalu digambar selanjutnya (pic. dusty) adalah apa yang dilakukan
selama sand storm.
> 
> Semoga menambah wawasan dan manfaat.
> 
> Semper Fi,
> HH Samosir
> --- end ---
> 
> 
> 
> 
> -------------------- m2f --------------------
> dikirim lewat  http://forums.apakabar.ws - tanpa moderasi
> http://forums.apakabar.ws/viewtopic.php?p=97320#97320
> -------------------- m2f --------------------
> 
> 
> Attachments: 
> http://forums.apakabar.ws//files/dusty_186.jpg
> http://forums.apakabar.ws//files/100_059_136.jpg
>

--- End forwarded message ---




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke