Bahwa "Lahirnya ilmu berawal dari masalah, curiosity yang tinggi, yang
ditindaklanjuti dengan sebuah penelitian dan itu harus dimiliki oleh
orang yang open-minded." tidak pernah saya bantah.

Yang saya bicarakan (justru) adalah sikap orang Islam tipikal yang
rata-rata dungu-dungu dan tidak punya harga diri dan rajin berebut
melahap begitu saja omong kosong orang Arab lalu mencari-cari
pembenaran omong kosong itu.

Pasukan gajah bisa sampai ke Makkah?

Dan gajahnya pada mati ditimpukan burung dengan batu panas?

Seperti dikatakan gkrantau untuk kesempatan lain:

http://groups.yahoo.com/group/apakabar/message/93540

"orang Islam ...tidak kritis dan tidak pernah melakukan due-diligence"

Mereka lahap begitu saja cerita di al-%ushaf (yang nota bene TIDAK
berbukti berisi wahyu Allah) tentang pasukan gajah yang sampai ke
Makkah dan ...... ditimpukin burung dengan batu panas hingga pada koit...

Dan berhari-hari beberapa orang Islam disini membenar-benarkan cerita
itu sebagai kejadian sejarah.

Sedangkan beberapa orang kafir, seperti juga mereka biasa menghadapi
apa yang mereka baca dikitab suci mereka pada bertanya-tanya: apa iya?

Dan karena saya juga mempertanyakan cerita itu maka saya dikatakan
tidak openmided oleh usman_maine yang memang tidak terlalu cerdas dan
korban kibulan orang Arab itu 


--- In [EMAIL PROTECTED], "Usman Kris Joko Suharjo"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Nah, inilah contoh kelompok insan yang masuk kategori pertama pada 
cerita lalat masuk minuman tadi. Lahirnya ilmu berawal dari masalah, 
curiosity yang tinggi, yang ditindaklanjuti dengan sebuah penelitian 
dan itu harus dimiliki oleh orang yang open-minded. Saya tidak 
melihat hal ini pada tulisan Jusfiq.

Hehehe, soal otak dan harga diri...biarlah yang bikin diriku hidup 
yang menilai...

=Joko Tingkir Jr=

--- In [EMAIL PROTECTED], "utusan.allah" 
<kesayangan.allah@> wrote:
>
> Orang Islam tipikal itu emang demen dikibulin dan membenar-benarkan
> kibulan...
> 
> Percaya ada pasukan gajah yang sampai ke Makkah (dan ditimpukin 
burung
> abibil hingga pada koit...
> 
> Percaya perintah nabi (yang nota bene fiktif) tentang laler yang 
kudu
> dicelupin...+
> 
> Otak dan harga diri: inilah yang tidak dimiliki orang Islam 
tipikal.
> 
> Di tahun 2001 masih saja pada berebut melahap omong kosong oragn 
Arab ..
> 
> 
> --- In [EMAIL PROTECTED], "Joko Tingkir Junior"
> <joko_tingkir_jr@> wrote:
> >
> > The way I see it. Paparan Sdr. Samosir lebih makes sense. Di KS 
> > hanya diceritakan adanya serangan tentara gajah. Tidak ada 
informasi 
> > gajahnya masuk lewat mana (lewat gurun atau dari dibawa kapal 
lewat 
> > laut baru jalan). 
> > 
> > Saya yakini informasi di KS itu benar. Yang saya perlukan adalah 
> > mencari tahu "why dan how" nya. Dan, ini perlu bantuan ilmu 
> > pengetahuan lain. 
> > 
> > Ini seperti perintah Nabi Muhammad agar merendam lalat yang 
hinggap 
> > di minuman kita (kalau kita mau tetap minum minuman itu). Bagi 
> > sebagian orang ini akan ditangkap sebagai tindakan stupid, 
karena 
> > lalat itu kotor dan bawa penyakit kok malah disuruh merendam. 
Bagi 
> > Sebagian yang lain, akan melakunkannya tanpa reserve karena itu 
> > perintah Nabi. Kelompok ketiga akan mencari tahu kenapa lalat 
harus 
> > direndam sebelum diminum? Could it be ada antidote di tubuh 
lalat 
> > itu yang bisa menetralisir racun/penyakit yang dibawa lalat? 
> > Pertanyaan bisa diteruskan direndam berapa lama? 
> > 
> > Sayang hanya sedikit orang yang termasuk ke kelompok ketiga ini. 
> > Mereka itulah yang sebenarnya bisa menggali ilmu dari kitab suci 
> > untuk keperntingan ummat manusia. Open-minded adalah modal 
utamanya.
> > 
> > =Joko Tingkir Jr=
> > (masih kecapain baru balik dari Jogya).
>

--- End forwarded message ---




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke