sorry sir: you are a moron. elo mencoba utk membengkokkan kalimat saya.

no more discussion for you, ass hole.



On 10/29/07, rahmi budi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Pagi Leo...,
> sebelumnya, gw mo komentari dulu pernyataan lo, di bawah ini:
>
> gue ngerti bahwa kaum kapitalis itu enggak bertanggung jawab
> SEPENUHNYA atas degradasi masyarakat.
>
> Nah menurut gw yang miskin ini seharusnya kalimat lo tuh:
>
> gue ngerti bahwa kaum kapitalis itu SEPENUHNYA (SAMA SEKALI) enggak 
> bertanggung jawab atas degradasi masyarakat.
>
> Oya....lo dulu katanya gak mau berdebat definis proletar, tapi sekarang lo 
> nanya juga.
> tapi othreh lah, sejauh yang gw pernah denger, gw pernah dikasi tau sama 
> seorang mahasiswa proletar yang progresif (cie...cie...progresif?), menurut 
> dia, definifis arti kata kaum proletar itu sering kali dideketin dengan kata 
> "'working-class" atau kelas pekerja/kaum buruh (benar kata lo), tapi 
> sebenernya kalo menurut definisi Karl Marx, kaum proletar atau orang-orang 
> yang dikategorikan ke dalam kelas proletar adalah orang yang cuma memiliki 
> satu-satunya cara untuk bertahan hidup, yaitu dengan menjual tenaga kerjanya, 
> bahkan dapat dikatakan sebagai orang yang menjual dirinya sendiri untuk 
> mendapatkan upah. Manganya menurut dia bahwa  perbudakan pun merupakan proses 
> proletariatisasi, dimana secara esensi sama-sama menyebabkan KETERIKATAN para 
> budak terhadap pemilik budak, sedangkan secara praktek proletariatisasi juga 
> menyebabkan KETERGANTUNGAN kaum proletar terhadap kaum kapitalis, cuma 
> bedanya para proletariatisasi enggak kentara menggambarkan proses jual-beli 
> manusia oleh
>  individu-individu lain dan menjadi harta milik si pemilik budak. makanya 
> posisi tersebut membuat mereka sangat tergantung hidupnya pada para kapitalis.
>
> mangka katanya kaum Proletar kemudian melakukan analisis kelas, bahwa 
> ternyata cuma ada dua kelas di dunia ini, dan keduanya tak mungkin 
> terdamaikan sebab secara kelas mereka mengalami kontradiksi pokok, yaitu 
> EKONOMI (sebab bagi kaum proletar ketertindasan ekonomis-politis adalah 
> ketertindasan superstruktur), sementara urusan agama, ideologi dan sosial 
> lainnya cuma masalah BASESTRUCTUR yang tak menyebabkan kontradiksi pokok.
>
> Mangka karena kaum proletar dalam keadaan tertindas, yah kalo kata para 
> aktivis mah kaum miskin harus melawan, sebab tunduk tertindas, maka bangkit 
> melawan, sebab MUNDUR adalah penghianatan. MUNDUR dalam artian baik mundur 
> (mengalah secara fisik), atau mundur dalam PEMIKIRAN. dimana kesadaran 
> MATERIAL massa proletar yang seharusnya semakin maju seiring kemajuan keran 
> demokrasi yang semakin terbuka, jangan sampai dibalikkan ke arah pemahaman 
> IDEALIS seperti AGAMA, TUHAN, SETAN, SURGA dan sebagainya, apalagi kalo kaum 
> INTELEKTUALIS yang menotabenekan diri sebagai proletar kemudian cuma bisa 
> membawa kelas buruh ini pada kesadaran yang mundur seperti KONFLIK AGAMA, itu 
> sungguh-sungguh telah biadab, sebab sekalipun para pemeluk agama di dunia ini 
> BERDAMAI, kemiskinan dan penindasan terhadap KAUM PROLETARA tidak dijamin 
> MUSNA.
>
> Ingat mari kita sadarin kaum BORJUIS KECIL yang menguasai MILLIS PROLETAR 
> supaya membawa KAMI (kaum proletar) tetap berada di jalur perjuangan kami, 
> minimal terbebas dari isu-isu kesejahteraan seperti kemiskinan, pencabutan 
> subsidi, penindasan globalisasi, buruh migran, kenaikan BBM, mahalnya 
> pendidikan, dll. jangan malah kesadaran kami dibawa ke jalan salah seperti 
> mempermasalahkan Agama/Tuhan.
>
> Agama cuma masalah BASESTRUCTUR, masalah pokoknya adalah ekonomi dan politik, 
> yaitu ALAT PRODUKSI, ketika alat produksi dikuasai sepenuhnya oleh para 
> kapitalis. tentulah para kapitalis akan saling "BEREBUT" sesama mereka, 
> dengan berbagai MODUS, ya salah satunya adalah dengan menciptakan VONIS-VONIS 
> atau  KLAIM-KLAIM sosial untuk melakukan PERANG. misalnya vonis-vonis dan 
> klaim-klaim agama sesungguhnya hanya diciptakan oleh para BORJUIS yang 
> berebut pengaruh demi kelanggengan kapitalnya, dari isu HOLOCAUST 
> (pembantaian Nazi atas Yahudi), Perang Irlandia Utara, Palestina, Perang 
> Bosnia, Perang Ambon, hingga yang ter-update yaitu Terorisme, semuanya 
> berbasiskan POLITIS atau EKONOMIS bukan masalah agama. misalnya perang di 
> Palestina, semuanya cuma bersandar pada masalah KEKUASAAN atas TANAH (negara 
> Palestina), para KAPITALIS EROPA sejak 1948 secara paksa menduduki Palestina, 
> dengan cuma bersandar kepada ALASAN KLISE seperti TANAH TERJANJI, yang 
> termaktub dalam TAURAT, atau
>  alasan HOLOCOUST, padahal kalo asalan holocoust sekalipun menagapa harus 
> Palestina kenapa bukan Jerman?. begitu pula para borjuis Palestina dan Arab 
> menggunakan dalil-dalil agama untuk membuat klaim-klaim dan vonis-vonis atas 
> tanah Palestina, misalnya dengan menyebutkan sebagai TANAH SUCI KETIGA UMAT 
> ISLAM. jadi seolah-olah perang yang ada adalah PERANG AGAMA ISLAM VS YAHUDI, 
> padahal pertentangan semua kelas dimana kaum borjuis mempetahankan palestina 
> karena semata-mata cadangan kapital yang cukup tinggi misal dari sisi 
> pariwisata (wisata ziarah, keilmuan secara kesejarahan/banyak bangunan dan 
> tempat yang secara empiris telah ada sejak ribuan tahun lalu, bahkan cadangan 
> bahan-bahan galian dan pertambangan energi, terutama minyak bumi).
> inilah yang tidak diakui dan sekaligus dijadikan alat kapitalis untuk 
> melunakkan PERLAWANAN KELAS SADAR, yang ada adalah perang sukareala untuk 
> para borjuis.
>
> Mangkanya, posisi kita sebagai kaum proletar yang memiliki visi sejati yang 
> memiliki kesadaran kritis-progressif, salah besar jika kita menjebakkan diri 
> dalam PERANG WACANA pusaran PEMAHAMAN yang BORJUSITIK pemahaman yang 
> mematikan kesadaran kelas pekerja untuk menguasai ekonomi-politik. oleh 
> karena itu dimankah posisi kita sebenarnya?dan bagaimanakah kita memahami 
> posisi BASESTRUCTURe seperti agama? kenapa kita tidak memanfaatkan agama juga 
> (sperti KAPITALIS-BORJUIS) tetapi dengan pemahaman cuma sekadar basestructure 
> dan alat perjuangan seperti di AMERIKA LATIN (TEOLOGI PEMBEBASAN), atau 
> REVOLUSI ISLAM IRAN (setidaknya bisa merubah tatanan negara dari 
> FEODALISTIK-KAPITALISTIK menjadi REPUBLIK, tinggal tugas kaum muda Iran 
> selanjutnya meneruskan revolusi menjadi lebih progresif menuju REVOLUSI 
> DEMOKRATIK).
>
> dan banyak sekali alat kita untuk mencapai tujuan, internet adalah salah 
> satunya, meskipun para kapitalis pemilik WEBHOSTING/PROVIDER internet tetap 
> diuntungkan oleh sarana ini. tetapi apabila sarana ini sama sekali tidak 
> digunakan sebagai alat perjuangan betapa kita berada di abad gelap pergerakan 
> modern.
>
> Ya intinya, kalo lo punya pemahaman yang lebih progressif GW SELAMANYA IKUT 
> LO!, (kalopun lo nggak mau gw tetep ikut), tapi kalo ternyata lebih tidak 
> progresif, lebih baik ini millis di-blounder-in aja biar KACAU 
> SEKALIAN.........HEHEHEH....hehee..
> karena apabila member millis ini tetep meng-KAMPANYE-kan pemahaman-pemahaman 
> KAPITALISTIK, berarti millis ini musuh kaum PROLETAR! karena terus terang 
> ngerugiin kaum proletar!
>
> aduh capek banget neh kepanjangan....
>  malum lah proletar TULEN belajar nge-mail walaupun belepotan, dan yang pasti 
> NGARANG abis nih gw akui. ya namanya juga gak sekolah tingi-tinggi....Otreh!
> NGANTUK ah pulang dulu, abis duit!
>
>
>
> Leo Susanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                               hello? 
> biar gue ngerti apa, bud?
>
>  gue ngerti bahwa kaum kapitalis itu enggak bertanggung jawab
>  sepenuhnya atas degradasi masyarakat.
>
>  gue ngerti kaum proletar itu adalah kelas pekerja. mnrt kamu, kaum
>  proletar itu apa?
>
>  gue ngerti kelas pekerja itu boleh memiliki properti dan boleh mapan.
>  mnrt kamu, kaum proletar itu apa?
>
>
>
>
>
>
>
>  Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> Post message: [EMAIL PROTECTED]
> Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
> Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
> List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
> Homepage    :  http://proletar.8m.com/
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>


Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke