Ya ampun...

Apa berita ini bener?

Masih terjadi kelaparan di Indonesia?

Karena orang Papua berperang?

Kalau berita ini bener, pertanyaan anak Martha dulu
itu sungguh bukan pertanyaan anak-anak: "Apakah
Indonesia tidak terlalu cepat Merdeka?"...

Sementara puluhana ribu orang Indoneisa ( apa akan
sampai dua ratus ribu tahun ini?) bersiap-siap untuk
membuang-buang uang untuk pergi ke Makkah buat
lari-lari kayak anjing dan melempar batu di tengah
padang pasir...


----

         

Departemen Kesehatan Belum Tahu Kabar Warga Papua
Tewas Kelaparan
Jum'at, 30 November 2007 | 20:48 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Kepala Biro Humas Departemen Kesehatan Lily
Sulistyowati mengaku dirinya belum mendengar kabar
adanya warga Papua yang tewas karena Kelaparan.

"Wah, saya harus crosscheck kebenarannya dengan dinas
setempat," ujarnya saat dihubungi Tempo, Jum'at malam
(30/11).

Sebelumnya, Kepala Sub Dinas Pemberantasan Penyakit
Menular Dinas Kesehatan, Kabupaten Paniai, Provinsi
Papua, Roby Kayame, mengatakan jatuhnya 16 korban
tewas akibat kelaparan di Distrik Duma Dame, merupakan
buntut dari perang suku yang berlangsung sejak enam
bulan lalu di wilayah tersebut.

"Karena perang berkepanjangan, warga dari kedua suku
takut keluar wilayah,” kata Roby melalui telepon
kepada Tempo. “Mereka tidak bisa kemana-mana dan tidak
sempat berkebun, sehingga kelaparan."

Roby menjelaskan, saat ini dua anak yang menderita
busung lapar sudah dibawa keluar dari Duma Dame.
Keduanya telah mendapatkan perawatan di Puskesmas yang
berada di Distrik Dibida.

Pemerintah setempat hingga saat ini terus mengusahakan
helikopter untuk menerbangkan obat-obatan, 2 orang
dokter dan 4 orang perawat ke daerah konflik di Duma
Dame. Namun, karena cuaca yang tidak bersahabat,
helikopter baru bisa diterbangkan besok.

Menurut Lily, pemerintah pusat tidak harus menangani
langsung kasus ini. "Kami memiliki dinas kesehatan
yang menjadi perwakilan pemerintah pusat, seharusnya
mereka bergerak langsung bila terjadi kasus ini,"
ujarnya.

Kalau mereka belum bergerak, kata dia, pemerintah
pusat akan memberikan peringatan dan imbauan agar
mereka segera bergerak. Pemerintah pusat baru akan
bergerak bila dinas kesehatan setempat tidak mampu
menangani kasus ini. “Saat itulah pemerintah pusat
akan turun langsung ke lapangan.” Amandra Mustika Megarani


      ___________________________________________________________
Support the World Aids Awareness campaign this month with Yahoo! For Good 
http://uk.promotions.yahoo.com/forgood/



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke