EHM adalah singkatan dari Economic Hit Man. Economic Hit Man adalah profesional berpenghasilan sangat tinggi yang menipu negara-negara di seluruh dunia dengan menyalurkan bantuan uang dari Bank Dunia, USAID, dan organisasi 'bantuan' luar negeri lainnya menjadi dana korporasi-korporasi raksasa dan pendapatan dari beberapa keluarga kaya yang mengendalikan sumber daya alam planet bumi ini.
John Perkins, adalah seorang EHM, penulis dari buku "Confessions of an Economic Hit Man", bercerita tentang 'corporatocracy', yaitu gabungan dari korporasi, bank dan pemerintah Amerika secara bersama-sama memajukan kekuasaan global dengan menggunakan kekuatan finansial dan politik. Buku "Confessions of an Economic Hit Man" bukanlah buku fiksi tetapi merupakan kejadian nyata, pengalaman hidup, John Perkins sebagai anggota EHM. Pertama, para EHM, datang ke negara yang dituju untuk meyakinkan dan memberikan bantuan (pinjaman), seperti membangun instalasi listrik, infrasruktur, pelabuhan, bandar udara atau kawasan industri, dengan menggelembungkan bantuan, dengan salah satu syarat pinjaman semacam itu perusahaan rekayasa dan kontraktor adalah perusahaan Amerika. Pada hakikatnya, sebagian besar uang tidak pernah meninggalkan Amerika Serikat. Uang tersebut hanya ditransfer dari kantor perbankan di Washington ke kantor bagian rekayasa di New York, Houston, atau San Francisco. Meskipun faktanya uang tersebut dikembalikan hampir dengan seketika kepada korporasi yang merupakan anggota 'corporatocracy' (kreditor), negara penerima bantuan diharuskan untuk membayar semuanya kembali, pokok pinjaman disertai bunganya. Jika seorang EHM berhasil sepenuhnya, pinjaman itu demikian besarnya sehingga negara penerima pinjaman tersebut terpaksa mengalami dan menjadi gagal bayar sesudah beberapa tahun. Ketika ini terjadi, maka seperti Mafia, EHM menuntut pembayaran penuh. Berawal dari pergeseran ekonomi neoklasik ke Keynesian pada saat pemerintahan Kennedy - Johnson dan pengaruh utamanya adalah Robert Mc Namara, CEO Ford pertama yang dipilh dari kalangan luar kalangan keluarga Ford. Tidak lama sesudah itu ditunjuk menjadi Menteri Pertahanan oleh kennedy. Perusahaan dan konstruktor Amerika seperti Bechtel, Halliburton adalah contohnya EHM. Misalnya, George Shultz adalah Menteri Keuangan dan ketua 'Council of Economic Policy' dibawah Nixon, menjadi Presiden Bechtel, kemudian menjadi Menteri Luar Negeri dibawah Reagan. Caspar Weinberger adalah wkl presiden dan penasihat umum Bechtel, dan kemudian ditunjuk menjadi Menteri pertahanan dibawah Reagan. Dan terakhir, Richard Chenney, menjadi menteri Pertahanan dibawah Bush, menjadi CEO Halliburton dan menjadi wapres G. W. Bush. Konsekuensinya mencakup satu atau lebih tindakan seperti: pengendalian atas hak pilih di PBB, instalasi pangkalan militer, atau akses kepada sumber daya alam yang berharga seperti minyak ataupun Terusan Panama. Jika para EHM gagal meyakinkan negara tersebut maka tugasnya beralih ke satu 'hit man' yang lebih mengerikan dan keji akan turun tangan, the jackals (serigala-serigala), yang didukung CIA akan melangkah maju. Dan jika serigala gagal, seperti ketika mereka gagal di Afghanistan dan Irak, maka model lama tampil ke permukaan. Tugas akan jatuh ke tangan militer, pemuda-pemudi Amerika dikirim untuk membunuh dan dibunuh. Contohnya adalah Presiden Ekuador, Jaime Roldos dan Presiden Panama Omar Torrijos, keduanya tewas dalam kecelakaan. Kematian mereka bukan merupakan suatu kebetulan. Mereka dibunuh oleh karena menolak bantuan uluran tangan persaudaraan korporat, pemerintah, dan pimpinan perbankan yang memiliki tujuan untuk berkuasa secara global. Untuk US$ 100 yang diambil dari minyak, perusahaan minyak mendapat US$ 75. Dari sisa US$ 25, tigaperempatnya harus dipakai untuk membayar hutang luar negeri. Sebagian besar dari yang tersisa dipakai untuk biaya militer dan biaya pemerintah lainnya, yang hanya menyisakan sekitar US$ 2.50 untuk kesehatan, pendidikan, dan program bantuan orang miskin. Hampir setiap negara yang berada dibawah payung kekuasaan global (para EHM) mengalami nasib yang sama. Utang dunia ketiga telah tumbuh menjadi lebih 2,3 triliun dolar dan biaya pemeliharaannya, lebih dari $ 375 miliar setahun pada tahun 2004, melebihi semua pengeluaran dunia ketiga untuk kesehatan dan pendidikan, dan 20 kali dari apa yang diterima oleh negara-negara berkembang setiap tahun sebagai bantuan luar negeri. Indonesia adalah salah satu negara yang menjadi korban kelicikan para EHM. John Perkins datang ke Indonesia sebagai kontrak dengan pemerintah Indonesia, Bank Pembangunan Asia, dan USAID. John Perkin menginap di Hotel InterContinental, di Jakarta. Lalu tinggal di Bandung yang disebut Wisma dekat kantor PLN Bandung. ========= Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
