Penjara Tempat Rehabilitasi Manusia Kriminal Bukan Tempat Hukuman !!! > Lasma siregar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Kalau dibandingkan dengan penjara Tangerang di Indonesia > yang katanya "masuk gemuk pulang tinggal tulang" (lagu) > maka penjara di negeri Sakura ini bagaikan ClubMed saja.... >
Benaaaar.... disemua negara maju, penjara adalah tempat pendidikan bukan tempat membalas dendam atau tempat menghukum. Hanya ajaran agama, terutama agama Islam yang mengajarkan bahwa orang bersalah harus dihukum, orang berdosa harus masuk neraka, hukum pancung, hukum rajam dan segala bentuk penghukuman yang membawa akibat yang irreversible. Berbeda dizaman beradab sekarang ini, yang menganggap pelanggaran hanya terjadi karena tuna pendidikan, tuna pengetahuan, dan tuna moralitas. Oleh karena itu, untuk menghasilkan manusia2 yang baik, dibutuhkan pendidikan, pengetahuan maupun moral yang hanya bisa dikembangkan melalui pendidikan bukan melalui hukuman. Ada seorang laki2 Indonesia suku Batak di Amerika ini yang membunuh isterinya, akibatnya dia mendapat hukuman penjara disini selama 10 tahun. Meskipun dia dipenjara, didalam penjara ada sekolah, dan selepas hukumannya yang 10 tahun itu, dia keluar bebas sambil juga menggondol gelar SARJANA HUKUM, karena selama dia dipenjara dia kuliah dibidang hukum dan perpustakaan dipenjara sangatlah lengkap. Namun kalo mau membandingkan penjara2 di Indonesia, maka sudah pengetahuan umum bahwa siapapun yang masuk penjara maka keluarnya menjadi penjahat yang lebih berbahaya. Namun berbeda dengan di-negara2 Islam, disana malah tidak dibutuhkan banyak penjara, karena jarang sekali dan hampir tidak ada penjahat yang dipenjara karena semuanya dibunuh hukum pancung. Juga tidak ada anak haram, karena semua bayi2 haram yang lahir juga dibunuh. Semua inilah yang merupakan ciri dari Syariah Islam yang menyatakan bahwa dengan tegaknya Syariah Islam maka tidak ada lagi penjahat, tidak ada lagi pezinah karena semua pezinah dihukum rajam hingga mati, tidak ada anak haram karena semua bayi haram dimusnahkan bersama ibunya. Namun kebiadaban dan kekejaman Syariah Islam ini sudah ditentang oleh Lembaga HAM dunia sehingga penguasa2 negara Islam harus tunduk kepada HAM. Namun kebiadaban Syariah Islam ini tetap berlangsung meskipun secara sembunyi2, hanya kalo kadang2 saja kepergok maka lembaga HAM ikut campur menekan penguasanya. Ny. Muslim binti Muskitawati. > Bayangkanlah makan tiga kali, tidur di tempat tidur plus > ada colour tv, internet, library dan sebagainya... > Nampaknya narapidana di Indonesia cuma bisa dalam mimpi > hidup begitu. > > Salam > Las > > > Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
