hehehe.. iya, 
memang sistem pemilu kita sudah jauh berubah.
pemilu presiden dan pemilu calon anggota dewanpun berubah.

tentu saja kalimat ini jadi ngawur: "Anggota DPR itu mengurus
kepentingan pemilihnya, seperti yang dijanjikannya selama kampanye
pemilihan umum."

gak bisa dibayangkan kl dengan anologi yg sama dipake buat pemilu
presiden.  
apa presiden hanya bertanggungjawab untuk mengurusi kepentingan 
konstituen pendukungnya saja? ya gak dong.
presiden ya untuk rakyat semua.

jadi, nyatet janji2 calon dewan ntu harus, nagih janji2nya juga harus.
 tapi bukan saja oleh para pemilihnya saja, tapi rakyat semua yg bukan
pemilihnya pun sah2 saja nagih janji karena si caleg posisinya sudah
menjadi wakil rakyat.  karena kinerjanya dan buah pikirannya dalam
menelorkan produk legislasi secara otomatis dirasakan oleh semua rakyat.

balik lagi ke topik awal soal kinerja fraksi, dan bagaimana seorang
dewan harus mengutamakan kepentingan rakyat - bukan kepentingan
partai, maka harus ada mekanisme yg bisa melepaskan
ketergantungan/imbal rasa si a-leg terhadap proses keterpilihannya
sebagai caleg dari sebuah partai.  dan saya sambut gembira ketika ada
satu partai yg menetapkan sistim skoring untuk menentukan nomor urut
caleg.  harus menjadi contoh buat partai lain, malah harus distandarkan.
memang gak bisa begitu saja bebas dari misi/visi partai tapi pada
kondisi tertentu yg mengharuskan untuk menentukan langkah yg berbeda
dari langkah partai (yg tidak sesuai dengan nuraninya), maka dia bisa
saja mengambil langkah yg berbeda.
dan keberanian untuk bertindak progresif spt itu hanya bisa dilakukan
oleh orang yg memang unggul dalam intelegensia, emotional quotient dan
spiritual quotient. caranya adalah dgn proses seleksi yg ketat, dan
tidak melulu mengandalkan basis masa doang.
 
--- In [email protected], ajegile lu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> 
> Serangan letoy. 
> 
> Alinea itu untuk nanggapi hadi yang tanya: "gimana kl si caleg yg
dicoblos ternyata gak masuk sebagai anggota dewan?" 
> 
> Jelas fiq? 
> 
> Yang pasti, situ nggak bantah alinea yang terakhir. 
> 
> 



------------------------------------

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke