Tawang,

Cerita-cerita mulaf ini hanya berfaedah kaum goblok, atau mereka yang mau 
digoblokan, karena tidak membawa perubahan pada kehidupan sehari-hari  umat 
yang miskin bin melarat, cerita-cerita ini ialah untuk meninabobokan mereka, 
bukan untuk mencerdaskan.


  ----- Original Message ----- 
  From: tawangalun 
  To: [EMAIL PROTECTED] ; [email protected] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL 
PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Saturday, September 27, 2008 11:05 PM
  Subject: [proletar] Mualaf Paulus F.Tengker dari Manado


  Saya seorang pria, dilahirkan di Manado 27 tahun yang lalu, nama 
  saya Paulus F. Tengker, saya dilahirkan dalam tradisi keluarga 
  penganut Kristen yang fanatik. Ayah saya seorang Pendeta Gereja 
  Pantekosta, kakak wanita saya tertua menikah dengan seorang penginjil 
  Nehemia terkenal. Saya dididik untuk menjadi taat dalam beragama & 
  direncanakan papa untuk menjadi penerus tradisi keluarga, menjadi 
  Gembala Tuhan. Itulah sebabnya setamat SMA saya melanjutkan kuliah ke 
  sebuah Sekolah Misi Alkitab yang berlokasi di kawasan Jl. Arjuno - 
  Surabaya. Kota Surabaya dipilih karena selain lebih dekat ke Manado, 
  juga merupakan salahsatu kota dengan umat Kristiani yang terkemuka, 
  banyak Gereja megah berdiri ditengah kota & pekabaran gembira Cinta 
  Kasih Tuhan Yesus mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat 
  Jawa Timur yang mayoritas beragama Islam fanatik. Selama kuliah saya 
  juga bekerja part-time sebagai pelayan Tuhan di Gereja Nehemia & 
  Gereja Pantekosta di Indonesia Timur cabang Surabaya. Saya bekerja 
  sebagai penyusun kisah kesaksian dari hamba-hamba Islam yang bertobat 
  masuk Kristen. Karena kebanyakan orang-orang itu adalah orang dari 
  desa, atau orang yang awam, beberapa diantaranya bahkan sepertinya 
  sakit jiwa, atau para pemakai Narkoba yang masih kecanduan berat, 
  maka saya harus menuliskan kisah kesaksian yang hebat untuk mereka. 
  Saya biasa menulis cerita dengan tajuk: "Hamba Tuhan yang kembali, 
  mantan seorang Kyai masuk Kristen, Mantan Dosen IAIN masuk Kristen" 
  dsb. 
  Kisah-kisah kesaksian palsu karangan saya itu sangat sempurna 
  sekali, bahkan hampir tak bercela, saya ahli mengutip Al-Qur'an & 
  Hadist, saya juga tahu urutan pendidikan Islam dari mulai sekolah 
  Islam, pondok Pesantren hingga IAIN. Saya juga sering ditugaskan 
  untuk membuatkan dokumen asli tapi palsu, ijazah palsu & foto-foto 
  palsu, untuk memberi kesan bahwa mereka itu dulunya benar-benar bekas 
  tokoh Islam walaupun sebenarnya bukan!. Bahkan saya juga mengajari 
  mereka membaca Al-Qur'an yang akan dipakai untuk menohok orang-orang 
  Islam yang sedang kami injili & berusaha membantah kami. Beberapa 
  kisah kesaksian yang sudah dibukukan, beberapa diantaranya merupakan 
  hasil karangan saya. Memang betul orang Islam yang murtad itu ada, 
  tetapi mereka tidaklah sehebat kisah kesaksiannya, jika disebut 
  mantan Ulama atau Mahasiswa IAIN, atau Guru Ngaji yang sekolah di 
  Mesir, maka yang sebenarnya mereka itu adalah para pengemis, 
  gelandangan, bekas pecandu Narkoba, wanita nakal & para preman tak 
  beragama, orang desa yang berKTP Islam tapi berbudaya animisme didesa-
  desa pesisir selatan Jawa (misalnya Sukabumi & Blitar). Bahkan saya 
  sering berjumpa orang-orang Islam yang dibaptis itu ternyata seumur-
  hidupnya hampir tak pernah shalat & mengetahui ajaran Islam yang 
  paling dasar.tapi kami harus melaporkan keberhasilan ini dengan cara 
  yang gemilang kepada para jemaat yang telah berderma.maka kami 
  rekayasa kisah kesaksian orang-orang lugu ini menjadi hebat 
  &canggih.Tentu para domba di Gereja akan senang kalau mendengar 
  mantan Ulama masuk Kristen, walaupun yang bersangkutan sebenarnya 
  Cuma bekas gelandangan buta huruf misalnya. Saya jalani terus 
  pekerjaan ini hingga tamat kuliah & akhirnya saya dinobatkan sebagai 
  pendeta muda. Karena keahlian saya ini terhitung langka, maka tugas 
  ini tetap dipertahankan. Saya juga rajin membeli tafsir Al-Qur'an, 
  Hadist & buku-buku Islam untuk mencari kelemahan- kelemahannya, 
  Gereja mendanai setiap apapun yang berhubungan dengan kerjaan saya. 
  Saya menemukan bahwa sikap saling berbeda pendapat namun saling 
  menghargai sebagai kelemahan Islam yang paling utama dalam pandangan 
  Kristen. Bahkan saya juga pernah berpura-pura belajar mengaji & 
  mengaku sebagai Islam dengan mengundang seorang Guru Ngaji ke rumah 
  dinas saya, saya belajar ngaji hingga 1 tahun lebih & Ustad itu tak 
  pernah menyadari sampai saya tamat belajar, bahwa saya sebenarnya 
  seorang Kristen. Berkat pengajaran dia itu saya bahkan bisa mengaji & 
  hal ini ternyata berguna sekali untuk saya sekarang ini, ketika kali 
  ini saya dengan sesungguhnya belajar agama Islam. 

  Sayapun secara part time terkadang ikut misi penginjilan malam yang 
  bertajuk Tuhan Berkabar di Malam Hari. Kami mendatangi tempat-tempat 
  keremangan malam di seantero kota Surabaya, kami wartakan injil 
  kepada para pekerja seks, ABG, wanita nakal & kaum gay. Yang kami 
  target untuk dikristenkan biasanya adalah para pekerja seks 
  independent, para pengunjung diskotek & kafe yang menyambi, baik itu 
  gadis belia maupun para lelaki muda penjaja seks untuk kaum gay. 
  Setiap orang yang terpilih biasanya hasil seleksi & pengamatan yang 
  teliti, tidak sembarangan orang kami target, biasanya kami telah 
  mengawasi mereka selama kurang lebih 1 hingga 3 bulan. Para penginjil 
  yang aktif disini tidak aktif dalam kegiatan Gereja apalagi memimpin 
  kebaktian dan lain acara rohani. Sebab kami tak mau citra Gereja 
  rusak di mata umat yang kebetulan bertemu dengan para penginjil di 
  tempat keremangan malam tersebut. Juga para penginjil itu tidak 
  mengunakan seragam resmi, mereka berdandan seperti umumnya pengunjung 
  diskotik & kafe. Selain itu juga para penginjil Gembala Tuhan di 
  Malam Hari juga aktif dalam jaringan pengedaran narkoba, sebab inilah 
  cara termudah menjerumuskan seorang umat beragama lain dalam 
  kesesatan hidup lalu setelah mereka tersesat & butuh pertolongan 
  kamilah yang akan merangkul mereka. Apabila tidak terangkulpun, kami 
  sudah berhasil merusak sebagian dari generasi muda Islam yang sering 
  ke diskotik atau kafe. Mungkin para pembaca posting ini sudah membaca 
  artikel panjang tentang Jaringan Narkoba di Jakarta di harian Kompas 
  edisi hari Minggu tgl. 11 Maret 2001, disana diceritakan dengan 
  gamblang betapa penyebaran & mafia narkoba sudah menyebar sangat 
  pesat di Jakarta & sulit diberantas. Betapa aparat kepolisian, TNI, 
  pengelola tempat hiburan malam, para pengunjung & mafianya bekerja 
  sama begitu rapi. Tapi ada yang kurang dari cerita itu & ini sangat 
  sulit mereka telusuri, yaitu keterlibatan Gereja dalam jaringan & 
  sindikat narkoba! Berbeda dengan para mafia & Bandar yang ingin 
  mengeruk keuntungan materi, Gereja terlibat semata untuk menjaring 
  domba Kristus baru & menyesatkan generasi muda Islam! 

  Jujur saja, kisah kesaksian bahwa para gembala Tuhanpun banyak yang 
  memakai narkoba untuk menunjang performance mereka itu benar adanya. 
  Narkoba itu digunakan agar para Gembala Tuhan bisa tampil percaya 
  diri &, kami sangat yakin, bahwa kondisi fly & sakauw adalah kondisi 
  dimana kami bisa kontak langsung dengan Roh Kudus!. Kisah Kesaksian 
  yang dituturkan 4 mantan gembala itu benar adanya, sayapun tahu 
  persis karena selaku anggota tidak tetap penginjilan malam hari, 
  sayalah yang memasok kebutuhan mereka, saya kenal banyak dengan para 
  Bandar Besar Narkoba di Surabaya. Bahkan beberapa Bandar Besar itu 
  adalah jemaat Gereja yang taat, donasinya bahkan ada yang melebihi 
  nilai persepuluhan mereka. Selain menyumbang uang untuk penginjilan, 
  mereka juga menjual Narkoba dengan harga khusus kepada Gereja untuk 
  memasok kebutuhan para Gembala yang membutuhkan & untuk diedarkan 
  guna merusak generasi muda Islam. saya juga terkadang memakai 
  ectassy/inneks, hanya saja saya pakai ketika menjamu para tamu 
  Gembala Tuhan dari luar kota. Kamipun biasa ketemu & ngobrol-ngobrol 
  dibeberapa pub malam terkenal yang pasti 
  dikunjungi para Pelayan & Gembala Tuhan bila berkunjung ke 
  Surabaya. Kita punya private member di Kowloon, Club Deluxe & Top 
  Ten. Saya pernah menemani pendeta terkenal seperti; KAM Jusuf Roni 
  (yang mantan Mubaligh & tokoh Islam terkenal), Gilbert Lumoindang, & 
  Suradi Ben Abraham di pub-pub tersebut. Kami bahkan pernah melakukan 
  pembaptisan beberapa pekerja seks di private room salahsatu pub 
  terkenal itu sambl tripping!!, setelah itu kami "dating" dengan 
  mereka, "mandi suci bersama" istilahnya. Kalau masalah skandal seks 
  antara jemaat & pendeta atau penyanyi Gereja & Gembalanya, saya tak 
  tahu persis, tapi yang saya tahu memang sewaktu menemani para Gembala 
  Tuhan mengunjungi pub malam, pernah mereka diantaranya ditemani 
  beberapa wanita yang dikatakannya sebagai jemaat yang minta diurapi 
  secara khusus. Selain itu saya juga aktif dalam pembinaan domba-domba 
  baru yang kebanyakan berasal dari pedesaan & para pekerja malam. 
  Seperti diuraikan di awal kisah nyata ini. Sayalah terkadang 
  mengajari mereka tentang Islam, tetapi tentunya yang telah kami 
  sortir bahwa ajaran Islam itu mengakui ketuhanan Yesus misalnya. 

  Saya juga mengajari mereka berakting untuk menunjang penampilan 
  mereka di acara KKR atau kesaksian di Gereja. Jangan sampai mereka 
  tidak hapal kisah nyata hasil rekaan saya sendiri lalu melenceng ke 
  kisah nyata mereka sendiri, yang kalau ketahuan bisa berakibat fatal 
  bagi Gereja!. Khusus untuk KKR kami melatih orang-orang untuk berpura-
  pura lumpuh, buta, bisu & berbagai penyakit lainnya, lalu pura-pura 
  disembuhkan para pengkhotbah & jemaatpun akan histeris & percaya itu 
  mukjizat. Kamipun harus menyiapkan upacara pemanggilan Roh Kudus di 
  tempat-tempat keramat & angker di Surabaya sebelum acara penyembuhan 
  Ilahi dimulai. Terkadang ada jemaat yang diluar kendali & skenario 
  betul-betul minta diurapi, biasanya kami akan segera menahan dia 
  dengan mengatakan: maaf pendeta sibuk, dengan kedatangan umat yang 
  luar biasa, lain kali saja?!, Biasanya para penginjil malamlah yang 
  bertugas untuk menahan orang- orang yang diluar skrenario acara, kami 
  tidak pernah melibatkan pemuda Gereja karena mereka diluar gugus 
  kendali komando kami. Memang pengakuan 4 orang mantan Gembala itu 
  terdengar spektakuler & sulit dipercaya, tetapi saya beritahukan 
  kepada anda semua: SEMUA PENGAKUAN MEREKA ITU JUJUR & BENAR ADANYA, 
  SEMUA PRAKTEK TERCELA ITU MEMANG DIJALANKAN TERUTAMA OLEH: GEREJA 
  BETHEL GEREJA BETHANY GEREJA NEHEMIA GEREJA SIDANG JEMAAT PANTEKOSTA 
  GEREJA ABDIEL Bagi umat Kristiani atau para Gembala & pelayan 
  Tuhanpun yang tidak pernah ikut kegiatan ini akan terkejut & sulit 
  mempercayai kenyataan ini, tetapi saya beitahukan sekali lagi: SEMUA 
  ITU BENAR-BENAR TERJADI!. Selain 4 mantan gemabala itu, sayalah juga 
  saksi hidup lainnya. 

  Mengapa Saya Masuk Islam? 
  Ketertarikan saya kepada Islam bukan dari buku-buku yang saya baca, 
  karena buku-buku itu tak pernah saya baca dengan sepenuh hati & 
  sampai tuntas, saya hanya mencari point-point tertentu saja. Saya 
  masuk Islam bukan setelah bertemu atau berdiskusi dengan orang Islam, 
  karena saya selalu menganggap & diajarkan oleh Gereja bahwa orang-
  orang Islam itu sebagai orang-orang yang hina, kotor, bodoh, 
  terbelakang, kasar, keji, penuh tipu muslihat & penuh dosa. Ajaran 
  Islam dinyatakan sebagai ajaran sesat & umatnya kalau tidak kita 
  hinakan harus kita insyafkan, hal-hal inilah yang tertanam dalam 
  benak saya sejak kecil hingga dewasa ini. Perlu semuanya ketahui 
  ajaran kebencian kepada ajaran Islam & umatnya ini merupakan 
  pelajaran pokok yang diberikan kepada kader-kader umat Kristiani 
  sejak kecil, materi ini mulai disampaikan di pengajaran sekolah 
  minggu & jika kita akan menjadi berminat menjadi penginjil atau 
  Gembala Tuhan, pelajaran ini akan semakin diperdalam kembali. Saya 
  akhirnya masuk Islam justru setelah mengalami suatu mimpi luar biasa 
  & beberapa kejadian dikeesokan harinya, yang akhirnya merubah jalan 
  hidup saya menuju kebenaran sejati. 

  Bermula dari suatu Kamis malam, malam Jum'at tanggal 11 Januari 
  2001, saya bermimpi sedang berdoa di hadapan gambar Tuhan Yesus 
  disuatu Gereja yang sangat megah, lalu datanglah Tuhan Yesus menemui 
  saya, dengan senyumNya yang agung!, saya bahagia sekali, ini adalah 
  mukjizat bagi saya!. Sayapun lalu memandangi Tuhan Yesus dari ujung 
  kaki hingga ujung rambut, sungguh mirip sekali bahkan lebih agung 
  dibanding foto & gambar Tuhan Yesus yang saya miliki. Tetapi sesaat 
  kemudian datang menghampiri kami seorang pria berwajah Arab Palestina 
  mirip orang Yahudi atau Israel, dia berkata: "Kalian ini siapa?" 

  Saya menjawab: "Saya seorang domba yang sedang bertemu Tuhannya!" 
  Dia bertanya lagi : "Mana Tuhannya?" Tuhan Yesus menyela : "Akulah 
  Tuhan Yesus, Juru Selamat Umat Manusia & Dunia!, siapakah engkau 
  wahai pria asing?" Pria Yahudi itu berkata : "Akulah Isa Al-Masih, & 
  engkau bukanlah diriku!" Saya menyela : "Wahai engkau orang Yahudi 
  ataukah Arab, janganlah kamu berbuat begitu dihadapan Tuhanku!" Pria 
  Yahudi itu berkata : "Kalau begitu buktikanlah bahwa kamu adalah 
  Yesus atau Isa Al-Masih sebenarnya!" 
  Tuhan Yesus berkata : "Engkau akan kujadikan domba hina karena 
  telah menghina Tuhanmu!" Lalu Tuhan Yesus memejamkan mata & sungguh 
  ajaib! dari tangannya keluar mukjizat sinar api & dia menyemburkannya 
  kepada pria Yahudi itu, pikir saya pria Yahudi itu akan binasa karena 
  berani menghina Tuhan Yesus!. Keajaiban keduapun terjadi!, pria 
  Yahudi yang mengaku sebagai Nabi Isa Al-Masih itu tak kurang apapun & 
  dia lalu tersenyum, kemudian api itu kembali menyembur kepada Tuhan 
  Yesus, lalu Tuhan Yesus menjerit kesakitan & wujudnya tiba-tiba 
  berubah!, kedua telinganya memanjang..dari mulutnya keluar gigi 
  taring..& dari belakang tubuhnya keluar ekor, wajahnyapun berubah 
  mengerikan!...lalu salahsatu tangannya mendadak memegang sebuah 
  tombak seperti garpu!...TUHAN YESUS YANG SAYA LIHAT DALAM MIMPI INI 
  BERUBAH MENJADI IBLIS..!!!. 

  Sementara pria Yahudi itu lalu berdoa dalam bahasa seperti bahasa 
  orang Israel, Tuhan Yesus yang telah berubah wujud menjadi Iblis itu 
  lalu lari terbirit-birit!...Kemudian ada kejadian ajaib lainnya 
  terjadi, Gereja Megah tempat saya berdoa tiba-tiba menghilang, lalu 
  berganti dengan pemandangan seperti disebuah padang pasir yang sangat 
  tandus. Saya yang kaget & tak percaya melihat kejadian ini lalu 
  dengan terbata-bata saya bertanya pada pria Yahudi ini: "Siapakah 
  engkau sebenarnya?" Pria itu menjawab : "Akulah Isa Al-Masih, hamba 
  Allah, Rasul-Nya yang ke 24, yang oleh engkau beserta umat-umat 
  lainnya dinyatakan sebagai Tuhan Yesus". Saya berkata : "Bukankah 
  engkau telah mati dikayu salib & telah berkorban demi menebus dosa 
  umat manusia?" Nabi Isa Al-Masih menjawab: "Bukan seperti itu 
  kejadiannya, engkau telah diperdaya oleh Iblis & para pengikutnya 
  yang telah berusaha mencelakakanku tadi & sekarang dia telah terlihat 
  wujud aslinya".. 

  Saya berkata : "Maksud tuan, Iblis tadi itu..., jadi selama ini?.." 
  Nabi Isa Al-Masih menukas : "Sudahlah, maukah engkau tahu kebenaran 
  Ilahi sejati?" 
  > Saya menjawab : "Jika itu ada saya bersedia.." Nabi Isa Al-Masih 
  menjawab : "Tetapi untuk menemukan kebenaran sejati itu engkau harus 
  berkorban banyak, engkau akan kehilangan pekerjaanmu, hidup miskin, 
  kehilangan teman-temanmu, serta dibenci banyak orang?" 
  Saya menjawab : "..emmmmm" (tak bisa berkata-kata) Nabi Isa Al-
  Masih berkata : "Ketahuilah akulah Nabi Isa Al-Masih sebagaimana yang 
  telah aku katakan tadi, suatu saat nanti aku akan turun kembali ke 
  muka bumi untuk meluruskan segalanya yang salah tentang aku. 
  Janganlah engkau termasuk dalam golongan yang keliru itu, jika engkau 
  ingin menemukan kebenaran sejati, engkau sebenarnya telah memiliki 
  catatan-catatan kebenaran itu, tapi engkau tak membacanya dengan 
  pikiran & hatimu. Otakmu telah beku karena telah disesatkan orang-
  orang yang diilhami Iblis & para pengikutnya. Kalau engkau mau 
  mencari kebenaran, engkau akan menemukannya di suatu tempat, tepat 
  esok hari dimana kamu ditempat itu mendapatkan suatu kesulitan!" Lalu 
  pria yang mengaku dirinya sebagai Nabi Isa Al-Masih itu mengucap 
  salamnya orang Islam..kemudian pergi...sayapun lalu terbangun....hari 
  telah pagi...saya merenung mimpi apa itu tadi?, kesulitan apa yang 
  akan saya alami hari ini? Hari telah tiba kembali, rupanya ini hari 
  Jum'at tanggal 12 Januari 2001, saya pikir itu cuma sebuah mimpi 
  saja, saya lalu ingat cerita takhayul orang Jawa, kalau Malam Jum'at 
  pasti setan-setan itu gentayangan, mungkin saya mengalami itu 
  barangkali..

  Kemudian saya buka-buka buku-buku Islam yang saya miliki, tiba-tiba 
  saja saya merasa menemukan banyak hal yang selama ini tidak pernah 
  saya baca....betapa pikiran saya telah dibukakan..tapi saya belum 
  yakin betul... Ketika perjalanan menuju kantor saya di sekretariat 
  Gereja, mendadak mobil saya mogok tepat di depan sebuah Mesjid di 
  kawasan Jl. HR Muhammad - Jl. Mayjend Sungkono, Surabaya, sayapun 
  kaget, kok bisa-bisanya mogok di depan sebuah Mesjid yang saya benci? 
  Jangan-jangan mimpi itu betul?!. Akh saya pikir ini cuma kebetulan 
  saja jangan percaya takhayul!, namanya mogok itu bisa terjadi kapan 
  saja pikir saya, belum hilang kaget saya, tiba- tiba ada seorang pria 
  menghardik saya & meminta dengan kasar dompet & HP saya!, saya kaget, 
  panik campur takut, lalu saya berlari ke arah...Mesjid & masuk ke 
  sana, minta tolong sama orang-orang di situ..orang yang mau menodong 
  sayapun lalu berlari menghindari massa, rupanya waktu itu jam 
  11.30..mendekati jamnya shalat Jum'at, saya perhatikan sekitar 
  saya...orang-orang berpeci, bersarung hendak shalat Jum'at..saya ini 
  ada di mesjid...mimpi saya...pesan orang Yahudi yang mengaku sebagai 
  Nabi Isa Al-Masih dalam mimpi itu....saya bingung lalu saya tak 
  sadarkan diri.... Ketika tersadar..saya berada disebuah ruangan 
  Mesjid rupanya..& ada seorang Bapak tua berpeci yang mengatakan saya 
  tadi itu pingsan...saya lalu berdiri..tiba-tiba hati ini ingin 
  menangis..menjerit.."Ya Tuhan!..Engkau telah menunjukkan jalan 
  bagiku!"...Pak Tua itu kaget & bertanya: "ada apa nak?", lalu saya 
  ceritakan semua mimpi saya tadi malam & kejadian yang saya alami, 
  juga siapa saya & apa pekerjaan saya..serta perbuatan- perbuatan saya 
  dalam usaha memerangi & memperdaya agama Islam beserta umatnya. 

  Bapak Tua itu berkata: "Itu suatu petunjuk dari Tuhan bagimu, boleh 
  percaya apa tidak, saya bukanlah seorang ahli agama yang 
  baik....sekarang kamu teruskan perjalanan atau pulang" 
  Sayapun lalu pulang..menelpon Gereja bahwa saya hari ini tidak enak 
  badan, jadi nggak masuk kerja, tapi 3 jam kemudian, sekitar jam 16.00 
  sore saya kembali lagi ke Mesjid itu, lalu saya melihat ada 
  pengajian, pak tua berpeci itu memimpinnya, saya beranikan diri masuk 
  & berkata: "pak tolong yakinkan saya!..saya ingin mengetahui tentang 
  agama Islam sebenarnya!".

  Disaksikan para jamaah mesjid itu, kemudian kami berdiskusi panjang 
  lebar hingga malam hari, saya lalu pamitan pulang & menyatakan pada 
  pak tua bahwa diskusi ini belum selesai & akan kami sambung esok 
  pagi. Proses diskusi ini memakan waktu seminggu lamanya, setiap pagi 
  sebelum berangkat kerja sekitar jam 06.00 hingga jam 08.00 pagi saya 
  mampir ke Mesjid tersebut & kami berdiskusi Islam - Kristen. Akhirnya 
  setelah yakin dengan seyakin- yakinnya, setelah mendapat penjelasan 
  panjang lebar dari pak tua, dimana setiap penjelasan balik dari saya 
  yang sangat Ilahiah & Alkitabiah menurut saya, ternyata dinyatakan 
  tidak berargumen & berdasar oleh pak tua & beberapa jemaatnya yang 
  ikut hadir dalam diskusi pagi kami, terutama setelah saya mengetahui 
  bahwa pak tua ternyata fasih & hapal beberapa bagian dari Alkitab, 
  mengetahui sejarah Gereja & penulisan Alkitab, yang beliau tunjukkan 
  dengan dokumen-dokumen Kristen asli yang dia miliki yang menurut 
  beliau pernah diberikan beberapa penginjil sekitar 30 tahun yang 
  lalu, yang ketika saya baca, saya terkejut karena pemaparan dibuku-
  buku para missionaris 30 tahun lalu itu ternyata berbeda sekali 
  dengan dokumen yang ada di Gereja sekarang yang pernah saya pelajari. 
  Saya jadi ragu & bimbang, kenapa literatur agama yang dianggap sakral 
  oleh umat Kristiani ini bisa berubah setelah 30 tahun?, terlebih 
  setelah pak tua menunjukkan & memperbandingkan versi Alkitab cetakan 
  tahun 1960-an dengan versi Alkitab yang saya miliki (cetakan tahun 
  1990-an), yang mana diterbitkan oleh lembaga yang sama, kok bisa 
  memiliki perbedaan & revisi di sana-sini tanpa penjelasan di edisi 
  baru bahwa telah dilakukan revisi?, yang mana revisi itu ternyata 
  bukan sekedar perubahan EYD atau tata bahasa saja, akan tetapi juga 
  merubah makna & arti ayat Alkitab itu sendiri?. Akhirnya saya yakin 
  bahwa agama lama saya ini, Kristen memiliki banyak kelemahan & 
  merupakan suatu kesalahan sejarah, Islamlah agama penutup & penggenap 
  itu. Yang menggembirakan saya adalah agama Islam itu ternyata juga 
  menghargai & menghormati Tuhan Yesus sebagai Nabi Allah yang 
  dimuliakan, mengakui keberadaan agama-agama terdahulu & kitab-kitab 
  sucinya. Persamaan kisah & sejarah agama dalam Alkitab & Al-Qur'an, 
  yang lalu disempurnakan oleh wahyu Allah kepada Muhammad dalam Al-
  Qur'an, dimana semua ajaran Kristen yang dinyatakan menyimpang itu 
  dijelaskan dengan baik dimana menyimpangnya dan direposisi kembali 
  ajaran wahyu Ilahi itu secara benar dalam Islam. Penjelasan Pak Tua & 
  jemaatnya ini tentu tidak saya percaya begitu saja, saya juga mencoba 
  mengajak berdiskusi teman-teman sesama Gembala selama masa diskusi 
  ini, tetapi jawaban rekan Gembala lain sungguh sangat menyakitkan & 
  ketus sekali, bahkan ada yang bilang saya ini kena guna-guna dari 
  bekas Guru Ngaji saya berikut pembantu rumah dinas saya, juga 
  pengaruh kekuatan sihir yang tersembunyi dalam buku-buku Islam yang 
  saya miliki. Beberapa rekan dari Gereja Pantekosta bahkan menawarkan 
  jasa untuk melakukan upacara pengusiran roh Jahat Islam di rumah saya 
  & akan mengurapi serta mensucikan buku- buku Islam yang saya miliki 
  agar kekuatan sihirnya hilang..!..Sikap rekan- rekan Gembala ini 
  terasa kontras & tidak sepadan dengan sikap Pak Tua & jemaatnya di 
  mesjid yang sederhana itu. Saya merasa bersalah karena telah ikut 
  dibesarkan & dibina oleh lingkungan agama yang sesat..saya harus 
  segera mengambil keputus-an..setelah melalui berbagai pertimbangan 
  yang matang, menimbang segala resikonya... Akhirnya sudah mantap & 
  sudah bulat tekad saya, saya akan masuk Islam... 

  Di hari Minggu tgl. 21 Januari 2001, jam 10.00 pagi, saya berikrar 
  DUA KALIMAT SYAHADAT: ASYHADU ALLA ILAHA ILALLAH WA ASYHADU ALLA 
  MUHAMMADARRASULULLAH SAYA BERSAKSI TIADA TUHAN SELAIN ALLAH DAN SAYA 
  BERSAKSI PULA BAHWA MUHAMMAD ITU UTUSAN ALLAH. 
  Saya telah menjadi Islam, saya mengganti nama menjadi Rachmat 
  Hidayat, saya tidak memakai nama keluarga Tengker lagi, karena ketika 
  mengabarkan kepada keluarga saya di Manado bahwa saya masuk Islam, 
  mereka murka sekali, papa menyatakan tidak akan mengakui saya sebagai 
  anaknya, Oma bahkan mengutuk saya melarat bersama para pendosa Islam 
  & menyatakan bahwa saya telah disihir orang Islam. Lalu saya juga 
  memperoleh surat dari keluarga yang diberikan oleh mantan pembantu 
  saya di rumah dinas, bahwa keluarga saya sekarang tidak mengakui saya 
  lagi & menyatakan mencabut hak waris dalam marga saya & saya tidak 
  diperkenan-kan menyandang nama keluarga Tengker lagi. Bahkan dalam 
  surat itu papa menyatakan jikalau saya akhirnya dianiaya atau dibunuh 
  oleh pihak Gereja, mereka gembira karena itu merupakan sarana penebus 
  dosa saya kepada Tuhan Yesus.. Naudzubillah.!!!..Ya Allah..!!! 
  maafkan keluarga saya ini.mereka berkata begini karena mereka tidak 
  mengerti hakekat Ketuhananmu yang sesungguhnya... (edit ulang kiriman 
  dari Pak Sritomo Premier Oil)

  Shalom,
  Tawangalun.



   

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke