Tawang,

Itu lihat di Puwekerto itu gara-gar miskin, orang berbebut zakat akibatnya  
banyak yang mati . Kamu nulis yang gitu-gitu tidak akan bisa maju manusia 
Indonesia  miskin nan lapar. Kalau nyuruh mereka sekolah atau bilang pemerintah 
harus kasi pengobatan gratis bagi yang sakit, khan bagus. Kamu kena tipu 
orang-orang cari fulus sambil teriak Allohu Akbar atau cerita dongeng bilang 
Alohu Akbar, itu khan tidak beres otak. 



  ----- Original Message ----- 
  From: tawangalun 
  To: [email protected] 
  Sent: Sunday, September 28, 2008 12:18 AM
  Subject: [proletar] Re: Mualaf Paulus F.Tengker dari Manado


  Hanya Ambonlah satu2nya yg responnya negatip,lainnya do seneng je.

  Shalom,
  Tawangalun.

  - In [email protected], "Sunny" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  >
  > 
  > Tawang,
  > 
  > Cerita-cerita mulaf ini hanya berfaedah kaum goblok, atau mereka 
  yang mau digoblokan, karena tidak membawa perubahan pada kehidupan 
  sehari-hari umat yang miskin bin melarat, cerita-cerita ini ialah 
  untuk meninabobokan mereka, bukan untuk mencerdaskan.
  > 
  > 
  > ----- Original Message ----- 
  > From: tawangalun 
  > To: [EMAIL PROTECTED] ; [email protected] ; 
  [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; 
  [EMAIL PROTECTED] 
  > Sent: Saturday, September 27, 2008 11:05 PM
  > Subject: [proletar] Mualaf Paulus F.Tengker dari Manado
  > 
  > 
  > Saya seorang pria, dilahirkan di Manado 27 tahun yang lalu, nama 
  > saya Paulus F. Tengker, saya dilahirkan dalam tradisi keluarga 
  > penganut Kristen yang fanatik. Ayah saya seorang Pendeta Gereja 
  > Pantekosta, kakak wanita saya tertua menikah dengan seorang 
  penginjil 
  > Nehemia terkenal. Saya dididik untuk menjadi taat dalam beragama 
  & 
  > direncanakan papa untuk menjadi penerus tradisi keluarga, menjadi 
  > Gembala Tuhan. Itulah sebabnya setamat SMA saya melanjutkan 
  kuliah ke 
  > sebuah Sekolah Misi Alkitab yang berlokasi di kawasan Jl. Arjuno -

  > Surabaya. Kota Surabaya dipilih karena selain lebih dekat ke 
  Manado, 
  > juga merupakan salahsatu kota dengan umat Kristiani yang 
  terkemuka, 
  > banyak Gereja megah berdiri ditengah kota & pekabaran gembira 
  Cinta 
  > Kasih Tuhan Yesus mendapat respon yang sangat baik dari 
  masyarakat 
  > Jawa Timur yang mayoritas beragama Islam fanatik. Selama kuliah 
  saya 
  > juga bekerja part-time sebagai pelayan Tuhan di Gereja Nehemia & 
  > Gereja Pantekosta di Indonesia Timur cabang Surabaya. Saya 
  bekerja 
  > sebagai penyusun kisah kesaksian dari hamba-hamba Islam yang 
  bertobat 
  > masuk Kristen. Karena kebanyakan orang-orang itu adalah orang 
  dari 
  > desa, atau orang yang awam, beberapa diantaranya bahkan 
  sepertinya 
  > sakit jiwa, atau para pemakai Narkoba yang masih kecanduan berat, 
  > maka saya harus menuliskan kisah kesaksian yang hebat untuk 
  mereka. 
  > Saya biasa menulis cerita dengan tajuk: "Hamba Tuhan yang 
  kembali, 
  > mantan seorang Kyai masuk Kristen, Mantan Dosen IAIN masuk 
  Kristen" 
  > dsb. 
  > Kisah-kisah kesaksian palsu karangan saya itu sangat sempurna 
  > sekali, bahkan hampir tak bercela, saya ahli mengutip Al-Qur'an & 
  > Hadist, saya juga tahu urutan pendidikan Islam dari mulai sekolah 
  > Islam, pondok Pesantren hingga IAIN. Saya juga sering ditugaskan 
  > untuk membuatkan dokumen asli tapi palsu, ijazah palsu & foto-
  foto 
  > palsu, untuk memberi kesan bahwa mereka itu dulunya benar-benar 
  bekas 
  > tokoh Islam walaupun sebenarnya bukan!. Bahkan saya juga 
  mengajari 
  > mereka membaca Al-Qur'an yang akan dipakai untuk menohok orang-
  orang 
  > Islam yang sedang kami injili & berusaha membantah kami. Beberapa 
  > kisah kesaksian yang sudah dibukukan, beberapa diantaranya 
  merupakan 
  > hasil karangan saya. Memang betul orang Islam yang murtad itu 
  ada, 
  > tetapi mereka tidaklah sehebat kisah kesaksiannya, jika disebut 
  > mantan Ulama atau Mahasiswa IAIN, atau Guru Ngaji yang sekolah di 
  > Mesir, maka yang sebenarnya mereka itu adalah para pengemis, 
  > gelandangan, bekas pecandu Narkoba, wanita nakal & para preman 
  tak 
  > beragama, orang desa yang berKTP Islam tapi berbudaya animisme 
  didesa-
  > desa pesisir selatan Jawa (misalnya Sukabumi & Blitar). Bahkan 
  saya 
  > sering berjumpa orang-orang Islam yang dibaptis itu ternyata 
  seumur-
  > hidupnya hampir tak pernah shalat & mengetahui ajaran Islam yang 
  > paling dasar.tapi kami harus melaporkan keberhasilan ini dengan 
  cara 
  > yang gemilang kepada para jemaat yang telah berderma.maka kami 
  > rekayasa kisah kesaksian orang-orang lugu ini menjadi hebat 
  > &canggih.Tentu para domba di Gereja akan senang kalau mendengar 
  > mantan Ulama masuk Kristen, walaupun yang bersangkutan sebenarnya 
  > Cuma bekas gelandangan buta huruf misalnya. Saya jalani terus 
  > pekerjaan ini hingga tamat kuliah & akhirnya saya dinobatkan 
  sebagai 
  > pendeta muda. Karena keahlian saya ini terhitung langka, maka 
  tugas 
  > ini tetap dipertahankan. Saya juga rajin membeli tafsir Al-
  Qur'an, 
  > Hadist & buku-buku Islam untuk mencari kelemahan- kelemahannya, 
  > Gereja mendanai setiap apapun yang berhubungan dengan kerjaan 
  saya. 
  > Saya menemukan bahwa sikap saling berbeda pendapat namun saling 
  > menghargai sebagai kelemahan Islam yang paling utama dalam 
  pandangan 
  > Kristen. Bahkan saya juga pernah berpura-pura belajar mengaji & 
  > mengaku sebagai Islam dengan mengundang seorang Guru Ngaji ke 
  rumah 
  > dinas saya, saya belajar ngaji hingga 1 tahun lebih & Ustad itu 
  tak 
  > pernah menyadari sampai saya tamat belajar, bahwa saya sebenarnya 
  > seorang Kristen. Berkat pengajaran dia itu saya bahkan bisa 
  mengaji & 
  > hal ini ternyata berguna sekali untuk saya sekarang ini, ketika 
  kali 
  > ini saya dengan sesungguhnya belajar agama Islam. 
  > 
  > Sayapun secara part time terkadang ikut misi penginjilan malam 
  yang 
  > bertajuk Tuhan Berkabar di Malam Hari. Kami mendatangi tempat-
  tempat 
  > keremangan malam di seantero kota Surabaya, kami wartakan injil 
  > kepada para pekerja seks, ABG, wanita nakal & kaum gay. Yang kami 
  > target untuk dikristenkan biasanya adalah para pekerja seks 
  > independent, para pengunjung diskotek & kafe yang menyambi, baik 
  itu 
  > gadis belia maupun para lelaki muda penjaja seks untuk kaum gay. 
  > Setiap orang yang terpilih biasanya hasil seleksi & pengamatan 
  yang 
  > teliti, tidak sembarangan orang kami target, biasanya kami telah 
  > mengawasi mereka selama kurang lebih 1 hingga 3 bulan. Para 
  penginjil 
  > yang aktif disini tidak aktif dalam kegiatan Gereja apalagi 
  memimpin 
  > kebaktian dan lain acara rohani. Sebab kami tak mau citra Gereja 
  > rusak di mata umat yang kebetulan bertemu dengan para penginjil 
  di 
  > tempat keremangan malam tersebut. Juga para penginjil itu tidak 
  > mengunakan seragam resmi, mereka berdandan seperti umumnya 
  pengunjung 
  > diskotik & kafe. Selain itu juga para penginjil Gembala Tuhan di 
  > Malam Hari juga aktif dalam jaringan pengedaran narkoba, sebab 
  inilah 
  > cara termudah menjerumuskan seorang umat beragama lain dalam 
  > kesesatan hidup lalu setelah mereka tersesat & butuh pertolongan 
  > kamilah yang akan merangkul mereka. Apabila tidak terangkulpun, 
  kami 
  > sudah berhasil merusak sebagian dari generasi muda Islam yang 
  sering 
  > ke diskotik atau kafe. Mungkin para pembaca posting ini sudah 
  membaca 
  > artikel panjang tentang Jaringan Narkoba di Jakarta di harian 
  Kompas 
  > edisi hari Minggu tgl. 11 Maret 2001, disana diceritakan dengan 
  > gamblang betapa penyebaran & mafia narkoba sudah menyebar sangat 
  > pesat di Jakarta & sulit diberantas. Betapa aparat kepolisian, 
  TNI, 
  > pengelola tempat hiburan malam, para pengunjung & mafianya 
  bekerja 
  > sama begitu rapi. Tapi ada yang kurang dari cerita itu & ini 
  sangat 
  > sulit mereka telusuri, yaitu keterlibatan Gereja dalam jaringan & 
  > sindikat narkoba! Berbeda dengan para mafia & Bandar yang ingin 
  > mengeruk keuntungan materi, Gereja terlibat semata untuk 
  menjaring 
  > domba Kristus baru & menyesatkan generasi muda Islam! 
  > 
  > Jujur saja, kisah kesaksian bahwa para gembala Tuhanpun banyak 
  yang 
  > memakai narkoba untuk menunjang performance mereka itu benar 
  adanya. 
  > Narkoba itu digunakan agar para Gembala Tuhan bisa tampil percaya 
  > diri &, kami sangat yakin, bahwa kondisi fly & sakauw adalah 
  kondisi 
  > dimana kami bisa kontak langsung dengan Roh Kudus!. Kisah 
  Kesaksian 
  > yang dituturkan 4 mantan gembala itu benar adanya, sayapun tahu 
  > persis karena selaku anggota tidak tetap penginjilan malam hari, 
  > sayalah yang memasok kebutuhan mereka, saya kenal banyak dengan 
  para 
  > Bandar Besar Narkoba di Surabaya. Bahkan beberapa Bandar Besar 
  itu 
  > adalah jemaat Gereja yang taat, donasinya bahkan ada yang 
  melebihi 
  > nilai persepuluhan mereka. Selain menyumbang uang untuk 
  penginjilan, 
  > mereka juga menjual Narkoba dengan harga khusus kepada Gereja 
  untuk 
  > memasok kebutuhan para Gembala yang membutuhkan & untuk diedarkan 
  > guna merusak generasi muda Islam. saya juga terkadang memakai 
  > ectassy/inneks, hanya saja saya pakai ketika menjamu para tamu 
  > Gembala Tuhan dari luar kota. Kamipun biasa ketemu & ngobrol-
  ngobrol 
  > dibeberapa pub malam terkenal yang pasti 
  > dikunjungi para Pelayan & Gembala Tuhan bila berkunjung ke 
  > Surabaya. Kita punya private member di Kowloon, Club Deluxe & Top 
  > Ten. Saya pernah menemani pendeta terkenal seperti; KAM Jusuf 
  Roni 
  > (yang mantan Mubaligh & tokoh Islam terkenal), Gilbert 
  Lumoindang, & 
  > Suradi Ben Abraham di pub-pub tersebut. Kami bahkan pernah 
  melakukan 
  > pembaptisan beberapa pekerja seks di private room salahsatu pub 
  > terkenal itu sambl tripping!!, setelah itu kami "dating" dengan 
  > mereka, "mandi suci bersama" istilahnya. Kalau masalah skandal 
  seks 
  > antara jemaat & pendeta atau penyanyi Gereja & Gembalanya, saya 
  tak 
  > tahu persis, tapi yang saya tahu memang sewaktu menemani para 
  Gembala 
  > Tuhan mengunjungi pub malam, pernah mereka diantaranya ditemani 
  > beberapa wanita yang dikatakannya sebagai jemaat yang minta 
  diurapi 
  > secara khusus. Selain itu saya juga aktif dalam pembinaan domba-
  domba 
  > baru yang kebanyakan berasal dari pedesaan & para pekerja malam. 
  > Seperti diuraikan di awal kisah nyata ini. Sayalah terkadang 
  > mengajari mereka tentang Islam, tetapi tentunya yang telah kami 
  > sortir bahwa ajaran Islam itu mengakui ketuhanan Yesus misalnya. 
  > 
  > Saya juga mengajari mereka berakting untuk menunjang penampilan 
  > mereka di acara KKR atau kesaksian di Gereja. Jangan sampai 
  mereka 
  > tidak hapal kisah nyata hasil rekaan saya sendiri lalu melenceng 
  ke 
  > kisah nyata mereka sendiri, yang kalau ketahuan bisa berakibat 
  fatal 
  > bagi Gereja!. Khusus untuk KKR kami melatih orang-orang untuk 
  berpura-
  > pura lumpuh, buta, bisu & berbagai penyakit lainnya, lalu pura-
  pura 
  > disembuhkan para pengkhotbah & jemaatpun akan histeris & percaya 
  itu 
  > mukjizat. Kamipun harus menyiapkan upacara pemanggilan Roh Kudus 
  di 
  > tempat-tempat keramat & angker di Surabaya sebelum acara 
  penyembuhan 
  > Ilahi dimulai. Terkadang ada jemaat yang diluar kendali & 
  skenario 
  > betul-betul minta diurapi, biasanya kami akan segera menahan dia 
  > dengan mengatakan: maaf pendeta sibuk, dengan kedatangan umat 
  yang 
  > luar biasa, lain kali saja?!, Biasanya para penginjil malamlah 
  yang 
  > bertugas untuk menahan orang- orang yang diluar skrenario acara, 
  kami 
  > tidak pernah melibatkan pemuda Gereja karena mereka diluar gugus 
  > kendali komando kami. Memang pengakuan 4 orang mantan Gembala itu 
  > terdengar spektakuler & sulit dipercaya, tetapi saya beritahukan 
  > kepada anda semua: SEMUA PENGAKUAN MEREKA ITU JUJUR & BENAR 
  ADANYA, 
  > SEMUA PRAKTEK TERCELA ITU MEMANG DIJALANKAN TERUTAMA OLEH: GEREJA 
  > BETHEL GEREJA BETHANY GEREJA NEHEMIA GEREJA SIDANG JEMAAT 
  PANTEKOSTA 
  > GEREJA ABDIEL Bagi umat Kristiani atau para Gembala & pelayan 
  > Tuhanpun yang tidak pernah ikut kegiatan ini akan terkejut & 
  sulit 
  > mempercayai kenyataan ini, tetapi saya beitahukan sekali lagi: 
  SEMUA 
  > ITU BENAR-BENAR TERJADI!. Selain 4 mantan gemabala itu, sayalah 
  juga 
  > saksi hidup lainnya. 
  > 
  > Mengapa Saya Masuk Islam? 
  > Ketertarikan saya kepada Islam bukan dari buku-buku yang saya 
  baca, 
  > karena buku-buku itu tak pernah saya baca dengan sepenuh hati & 
  > sampai tuntas, saya hanya mencari point-point tertentu saja. Saya 
  > masuk Islam bukan setelah bertemu atau berdiskusi dengan orang 
  Islam, 
  > karena saya selalu menganggap & diajarkan oleh Gereja bahwa orang-
  > orang Islam itu sebagai orang-orang yang hina, kotor, bodoh, 
  > terbelakang, kasar, keji, penuh tipu muslihat & penuh dosa. 
  Ajaran 
  > Islam dinyatakan sebagai ajaran sesat & umatnya kalau tidak kita 
  > hinakan harus kita insyafkan, hal-hal inilah yang tertanam dalam 
  > benak saya sejak kecil hingga dewasa ini. Perlu semuanya ketahui 
  > ajaran kebencian kepada ajaran Islam & umatnya ini merupakan 
  > pelajaran pokok yang diberikan kepada kader-kader umat Kristiani 
  > sejak kecil, materi ini mulai disampaikan di pengajaran sekolah 
  > minggu & jika kita akan menjadi berminat menjadi penginjil atau 
  > Gembala Tuhan, pelajaran ini akan semakin diperdalam kembali. 
  Saya 
  > akhirnya masuk Islam justru setelah mengalami suatu mimpi luar 
  biasa 
  > & beberapa kejadian dikeesokan harinya, yang akhirnya merubah 
  jalan 
  > hidup saya menuju kebenaran sejati. 
  > 
  > Bermula dari suatu Kamis malam, malam Jum'at tanggal 11 Januari 
  > 2001, saya bermimpi sedang berdoa di hadapan gambar Tuhan Yesus 
  > disuatu Gereja yang sangat megah, lalu datanglah Tuhan Yesus 
  menemui 
  > saya, dengan senyumNya yang agung!, saya bahagia sekali, ini 
  adalah 
  > mukjizat bagi saya!. Sayapun lalu memandangi Tuhan Yesus dari 
  ujung 
  > kaki hingga ujung rambut, sungguh mirip sekali bahkan lebih agung 
  > dibanding foto & gambar Tuhan Yesus yang saya miliki. Tetapi 
  sesaat 
  > kemudian datang menghampiri kami seorang pria berwajah Arab 
  Palestina 
  > mirip orang Yahudi atau Israel, dia berkata: "Kalian ini siapa?" 
  > 
  > Saya menjawab: "Saya seorang domba yang sedang bertemu Tuhannya!" 
  > Dia bertanya lagi : "Mana Tuhannya?" Tuhan Yesus 
  menyela : "Akulah 
  > Tuhan Yesus, Juru Selamat Umat Manusia & Dunia!, siapakah engkau 
  > wahai pria asing?" Pria Yahudi itu berkata : "Akulah Isa Al-
  Masih, & 
  > engkau bukanlah diriku!" Saya menyela : "Wahai engkau orang 
  Yahudi 
  > ataukah Arab, janganlah kamu berbuat begitu dihadapan Tuhanku!" 
  Pria 
  > Yahudi itu berkata : "Kalau begitu buktikanlah bahwa kamu adalah 
  > Yesus atau Isa Al-Masih sebenarnya!" 
  > Tuhan Yesus berkata : "Engkau akan kujadikan domba hina karena 
  > telah menghina Tuhanmu!" Lalu Tuhan Yesus memejamkan mata & 
  sungguh 
  > ajaib! dari tangannya keluar mukjizat sinar api & dia 
  menyemburkannya 
  > kepada pria Yahudi itu, pikir saya pria Yahudi itu akan binasa 
  karena 
  > berani menghina Tuhan Yesus!. Keajaiban keduapun terjadi!, pria 
  > Yahudi yang mengaku sebagai Nabi Isa Al-Masih itu tak kurang 
  apapun & 
  > dia lalu tersenyum, kemudian api itu kembali menyembur kepada 
  Tuhan 
  > Yesus, lalu Tuhan Yesus menjerit kesakitan & wujudnya tiba-tiba 
  > berubah!, kedua telinganya memanjang..dari mulutnya keluar gigi 
  > taring..& dari belakang tubuhnya keluar ekor, wajahnyapun berubah 
  > mengerikan!...lalu salahsatu tangannya mendadak memegang sebuah 
  > tombak seperti garpu!...TUHAN YESUS YANG SAYA LIHAT DALAM MIMPI 
  INI 
  > BERUBAH MENJADI IBLIS..!!!. 
  > 
  > Sementara pria Yahudi itu lalu berdoa dalam bahasa seperti bahasa 
  > orang Israel, Tuhan Yesus yang telah berubah wujud menjadi Iblis 
  itu 
  > lalu lari terbirit-birit!...Kemudian ada kejadian ajaib lainnya 
  > terjadi, Gereja Megah tempat saya berdoa tiba-tiba menghilang, 
  lalu 
  > berganti dengan pemandangan seperti disebuah padang pasir yang 
  sangat 
  > tandus. Saya yang kaget & tak percaya melihat kejadian ini lalu 
  > dengan terbata-bata saya bertanya pada pria Yahudi ini: "Siapakah 
  > engkau sebenarnya?" Pria itu menjawab : "Akulah Isa Al-Masih, 
  hamba 
  > Allah, Rasul-Nya yang ke 24, yang oleh engkau beserta umat-umat 
  > lainnya dinyatakan sebagai Tuhan Yesus". Saya berkata : "Bukankah 
  > engkau telah mati dikayu salib & telah berkorban demi menebus 
  dosa 
  > umat manusia?" Nabi Isa Al-Masih menjawab: "Bukan seperti itu 
  > kejadiannya, engkau telah diperdaya oleh Iblis & para pengikutnya 
  > yang telah berusaha mencelakakanku tadi & sekarang dia telah 
  terlihat 
  > wujud aslinya".. 
  > 
  > Saya berkata : "Maksud tuan, Iblis tadi itu..., jadi selama 
  ini?.." 
  > Nabi Isa Al-Masih menukas : "Sudahlah, maukah engkau tahu 
  kebenaran 
  > Ilahi sejati?" 
  > > Saya menjawab : "Jika itu ada saya bersedia.." Nabi Isa Al-
  Masih 
  > menjawab : "Tetapi untuk menemukan kebenaran sejati itu engkau 
  harus 
  > berkorban banyak, engkau akan kehilangan pekerjaanmu, hidup 
  miskin, 
  > kehilangan teman-temanmu, serta dibenci banyak orang?" 
  > Saya menjawab : "..emmmmm" (tak bisa berkata-kata) Nabi Isa Al-
  > Masih berkata : "Ketahuilah akulah Nabi Isa Al-Masih sebagaimana 
  yang 
  > telah aku katakan tadi, suatu saat nanti aku akan turun kembali 
  ke 
  > muka bumi untuk meluruskan segalanya yang salah tentang aku. 
  > Janganlah engkau termasuk dalam golongan yang keliru itu, jika 
  engkau 
  > ingin menemukan kebenaran sejati, engkau sebenarnya telah 
  memiliki 
  > catatan-catatan kebenaran itu, tapi engkau tak membacanya dengan 
  > pikiran & hatimu. Otakmu telah beku karena telah disesatkan orang-
  > orang yang diilhami Iblis & para pengikutnya. Kalau engkau mau 
  > mencari kebenaran, engkau akan menemukannya di suatu tempat, 
  tepat 
  > esok hari dimana kamu ditempat itu mendapatkan suatu kesulitan!" 
  Lalu 
  > pria yang mengaku dirinya sebagai Nabi Isa Al-Masih itu mengucap 
  > salamnya orang Islam..kemudian pergi...sayapun lalu 
  terbangun....hari 
  > telah pagi...saya merenung mimpi apa itu tadi?, kesulitan apa 
  yang 
  > akan saya alami hari ini? Hari telah tiba kembali, rupanya ini 
  hari 
  > Jum'at tanggal 12 Januari 2001, saya pikir itu cuma sebuah mimpi 
  > saja, saya lalu ingat cerita takhayul orang Jawa, kalau Malam 
  Jum'at 
  > pasti setan-setan itu gentayangan, mungkin saya mengalami itu 
  > barangkali..
  > 
  > Kemudian saya buka-buka buku-buku Islam yang saya miliki, tiba-
  tiba 
  > saja saya merasa menemukan banyak hal yang selama ini tidak 
  pernah 
  > saya baca....betapa pikiran saya telah dibukakan..tapi saya belum 
  > yakin betul... Ketika perjalanan menuju kantor saya di 
  sekretariat 
  > Gereja, mendadak mobil saya mogok tepat di depan sebuah Mesjid di 
  > kawasan Jl. HR Muhammad - Jl. Mayjend Sungkono, Surabaya, sayapun 
  > kaget, kok bisa-bisanya mogok di depan sebuah Mesjid yang saya 
  benci? 
  > Jangan-jangan mimpi itu betul?!. Akh saya pikir ini cuma 
  kebetulan 
  > saja jangan percaya takhayul!, namanya mogok itu bisa terjadi 
  kapan 
  > saja pikir saya, belum hilang kaget saya, tiba- tiba ada seorang 
  pria 
  > menghardik saya & meminta dengan kasar dompet & HP saya!, saya 
  kaget, 
  > panik campur takut, lalu saya berlari ke arah...Mesjid & masuk ke 
  > sana, minta tolong sama orang-orang di situ..orang yang mau 
  menodong 
  > sayapun lalu berlari menghindari massa, rupanya waktu itu jam 
  > 11.30..mendekati jamnya shalat Jum'at, saya perhatikan sekitar 
  > saya...orang-orang berpeci, bersarung hendak shalat Jum'at..saya 
  ini 
  > ada di mesjid...mimpi saya...pesan orang Yahudi yang mengaku 
  sebagai 
  > Nabi Isa Al-Masih dalam mimpi itu....saya bingung lalu saya tak 
  > sadarkan diri.... Ketika tersadar..saya berada disebuah ruangan 
  > Mesjid rupanya..& ada seorang Bapak tua berpeci yang mengatakan 
  saya 
  > tadi itu pingsan...saya lalu berdiri..tiba-tiba hati ini ingin 
  > menangis..menjerit.."Ya Tuhan!..Engkau telah menunjukkan jalan 
  > bagiku!"...Pak Tua itu kaget & bertanya: "ada apa nak?", lalu 
  saya 
  > ceritakan semua mimpi saya tadi malam & kejadian yang saya alami, 
  > juga siapa saya & apa pekerjaan saya..serta perbuatan- perbuatan 
  saya 
  > dalam usaha memerangi & memperdaya agama Islam beserta umatnya. 
  > 
  > Bapak Tua itu berkata: "Itu suatu petunjuk dari Tuhan bagimu, 
  boleh 
  > percaya apa tidak, saya bukanlah seorang ahli agama yang 
  > baik....sekarang kamu teruskan perjalanan atau pulang" 
  > Sayapun lalu pulang..menelpon Gereja bahwa saya hari ini tidak 
  enak 
  > badan, jadi nggak masuk kerja, tapi 3 jam kemudian, sekitar jam 
  16.00 
  > sore saya kembali lagi ke Mesjid itu, lalu saya melihat ada 
  > pengajian, pak tua berpeci itu memimpinnya, saya beranikan diri 
  masuk 
  > & berkata: "pak tolong yakinkan saya!..saya ingin mengetahui 
  tentang 
  > agama Islam sebenarnya!".
  > 
  > Disaksikan para jamaah mesjid itu, kemudian kami berdiskusi 
  panjang 
  > lebar hingga malam hari, saya lalu pamitan pulang & menyatakan 
  pada 
  > pak tua bahwa diskusi ini belum selesai & akan kami sambung esok 
  > pagi. Proses diskusi ini memakan waktu seminggu lamanya, setiap 
  pagi 
  > sebelum berangkat kerja sekitar jam 06.00 hingga jam 08.00 pagi 
  saya 
  > mampir ke Mesjid tersebut & kami berdiskusi Islam - Kristen. 
  Akhirnya 
  > setelah yakin dengan seyakin- yakinnya, setelah mendapat 
  penjelasan 
  > panjang lebar dari pak tua, dimana setiap penjelasan balik dari 
  saya 
  > yang sangat Ilahiah & Alkitabiah menurut saya, ternyata 
  dinyatakan 
  > tidak berargumen & berdasar oleh pak tua & beberapa jemaatnya 
  yang 
  > ikut hadir dalam diskusi pagi kami, terutama setelah saya 
  mengetahui 
  > bahwa pak tua ternyata fasih & hapal beberapa bagian dari 
  Alkitab, 
  > mengetahui sejarah Gereja & penulisan Alkitab, yang beliau 
  tunjukkan 
  > dengan dokumen-dokumen Kristen asli yang dia miliki yang menurut 
  > beliau pernah diberikan beberapa penginjil sekitar 30 tahun yang 
  > lalu, yang ketika saya baca, saya terkejut karena pemaparan 
  dibuku-
  > buku para missionaris 30 tahun lalu itu ternyata berbeda sekali 
  > dengan dokumen yang ada di Gereja sekarang yang pernah saya 
  pelajari. 
  > Saya jadi ragu & bimbang, kenapa literatur agama yang dianggap 
  sakral 
  > oleh umat Kristiani ini bisa berubah setelah 30 tahun?, terlebih 
  > setelah pak tua menunjukkan & memperbandingkan versi Alkitab 
  cetakan 
  > tahun 1960-an dengan versi Alkitab yang saya miliki (cetakan 
  tahun 
  > 1990-an), yang mana diterbitkan oleh lembaga yang sama, kok bisa 
  > memiliki perbedaan & revisi di sana-sini tanpa penjelasan di 
  edisi 
  > baru bahwa telah dilakukan revisi?, yang mana revisi itu ternyata 
  > bukan sekedar perubahan EYD atau tata bahasa saja, akan tetapi 
  juga 
  > merubah makna & arti ayat Alkitab itu sendiri?. Akhirnya saya 
  yakin 
  > bahwa agama lama saya ini, Kristen memiliki banyak kelemahan & 
  > merupakan suatu kesalahan sejarah, Islamlah agama penutup & 
  penggenap 
  > itu. Yang menggembirakan saya adalah agama Islam itu ternyata 
  juga 
  > menghargai & menghormati Tuhan Yesus sebagai Nabi Allah yang 
  > dimuliakan, mengakui keberadaan agama-agama terdahulu & kitab-
  kitab 
  > sucinya. Persamaan kisah & sejarah agama dalam Alkitab & Al-
  Qur'an, 
  > yang lalu disempurnakan oleh wahyu Allah kepada Muhammad dalam Al-
  > Qur'an, dimana semua ajaran Kristen yang dinyatakan menyimpang 
  itu 
  > dijelaskan dengan baik dimana menyimpangnya dan direposisi 
  kembali 
  > ajaran wahyu Ilahi itu secara benar dalam Islam. Penjelasan Pak 
  Tua & 
  > jemaatnya ini tentu tidak saya percaya begitu saja, saya juga 
  mencoba 
  > mengajak berdiskusi teman-teman sesama Gembala selama masa 
  diskusi 
  > ini, tetapi jawaban rekan Gembala lain sungguh sangat menyakitkan 
  & 
  > ketus sekali, bahkan ada yang bilang saya ini kena guna-guna dari 
  > bekas Guru Ngaji saya berikut pembantu rumah dinas saya, juga 
  > pengaruh kekuatan sihir yang tersembunyi dalam buku-buku Islam 
  yang 
  > saya miliki. Beberapa rekan dari Gereja Pantekosta bahkan 
  menawarkan 
  > jasa untuk melakukan upacara pengusiran roh Jahat Islam di rumah 
  saya 
  > & akan mengurapi serta mensucikan buku- buku Islam yang saya 
  miliki 
  > agar kekuatan sihirnya hilang..!..Sikap rekan- rekan Gembala ini 
  > terasa kontras & tidak sepadan dengan sikap Pak Tua & jemaatnya 
  di 
  > mesjid yang sederhana itu. Saya merasa bersalah karena telah ikut 
  > dibesarkan & dibina oleh lingkungan agama yang sesat..saya harus 
  > segera mengambil keputus-an..setelah melalui berbagai 
  pertimbangan 
  > yang matang, menimbang segala resikonya... Akhirnya sudah mantap 
  & 
  > sudah bulat tekad saya, saya akan masuk Islam... 
  > 
  > Di hari Minggu tgl. 21 Januari 2001, jam 10.00 pagi, saya 
  berikrar 
  > DUA KALIMAT SYAHADAT: ASYHADU ALLA ILAHA ILALLAH WA ASYHADU ALLA 
  > MUHAMMADARRASULULLAH SAYA BERSAKSI TIADA TUHAN SELAIN ALLAH DAN 
  SAYA 
  > BERSAKSI PULA BAHWA MUHAMMAD ITU UTUSAN ALLAH. 
  > Saya telah menjadi Islam, saya mengganti nama menjadi Rachmat 
  > Hidayat, saya tidak memakai nama keluarga Tengker lagi, karena 
  ketika 
  > mengabarkan kepada keluarga saya di Manado bahwa saya masuk 
  Islam, 
  > mereka murka sekali, papa menyatakan tidak akan mengakui saya 
  sebagai 
  > anaknya, Oma bahkan mengutuk saya melarat bersama para pendosa 
  Islam 
  > & menyatakan bahwa saya telah disihir orang Islam. Lalu saya juga 
  > memperoleh surat dari keluarga yang diberikan oleh mantan 
  pembantu 
  > saya di rumah dinas, bahwa keluarga saya sekarang tidak mengakui 
  saya 
  > lagi & menyatakan mencabut hak waris dalam marga saya & saya 
  tidak 
  > diperkenan-kan menyandang nama keluarga Tengker lagi. Bahkan 
  dalam 
  > surat itu papa menyatakan jikalau saya akhirnya dianiaya atau 
  dibunuh 
  > oleh pihak Gereja, mereka gembira karena itu merupakan sarana 
  penebus 
  > dosa saya kepada Tuhan Yesus.. Naudzubillah.!!!..Ya Allah..!!! 
  > maafkan keluarga saya ini.mereka berkata begini karena mereka 
  tidak 
  > mengerti hakekat Ketuhananmu yang sesungguhnya... (edit ulang 
  kiriman 
  > dari Pak Sritomo Premier Oil)
  > 
  > Shalom,
  > Tawangalun.
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > [Non-text portions of this message have been removed]
  >



   

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke