Nanya,
bukannya einstein itu pantheis.yg beranggapan kalo tuhan=alams
semesta.bukan tuhan yg memiliki pribadi semacam pengasih,pelindung etc
yg ada dalam ajaran rumpun abraham?

2008/10/3, Awal Anugerah <[EMAIL PROTECTED]>:
> JANGAN MAU DIPELINTIR OLEH ORANG YANG PURA PURA PINTER
>
> Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?
> Apakah kejahatan itu ada? Apakah Tuhan menciptakan kejahatan? Seorang
> Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswa nya
> dengan pertanyaan ini,
> 'Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?'.
> Seorang mahasiswa dengan berani menjawab,
> 'Betul, Dia yang menciptakan semuanya'.
> 'Tuhan menciptakan semuanya?'
> Tanya professor sekali lagi.
> 'Ya, Pak, semuanya' kata mahasiswa tersebut.
> Profesor itu menjawab, 'Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan
> menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita
> bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi
> kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan.'
> Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut.
> Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri
> bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah
> mitos.
> Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, 'Profesor, boleh saya
> bertanya sesuatu?'
> 'Tentu saja,' jawab si Profesor
> Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, 'Profesor, apakah dingin itu ada?'
> 'Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Kamu tidak pernah
> sakit flu?' Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.
> Mahasiswa itu menjawab, 'Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada. Menurut
> hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F
> adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan
> tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut.
> Kita menciptakan kata 'dingin' untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.
> Mahasiswa itu melanjutkan, 'Profesor, apakah gelap itu ada?'
> Profesor itu menjawab, 'Tentu saja itu ada.'
> Mahasiswa itu menjawab, 'Sekali lagi anda salah Pak. Gelap itu
> juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa
> kita pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk
> memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang
> gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap
> suatu ruangan diukur dengan
> berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia
> untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.'
> Akhirnya mahasiswa itu bertanya, 'Profesor, apakah kejahatan itu ada?'
> Dengan bimbang professor itu menjawab, 'Tentu saja, seperti yang telah
> kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak
> perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut
> adalah manifestasi dari kejahatan.'
> Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, 'Sekali lagi Anda salah,
> Pak. Kejahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti
> dingin atau gelap, 'kejahatan' adalah kata yang dipakai manusia untuk
> mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kejahatan.
> Kejahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan dihati manusia.
> Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas
> dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya.'
> Profesor itu terdiam.
>
> Nama mahasiswa itu adalah Albert Einstein.
>
>
> FirmanMU itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. Aku telah bersumpah
> dan aku akan menepatinya, untuk berpegang pada hukum hukumMU yang adil
> (Mazmur 119:105 -106)     Your word is a lamp to my feet and a light for my
> path. I have taken an oath and confirmed it, that I will follow your
> righteous laws (Psalm 119: 105 - 106)
>
>
> --- On Thu, 10/2/08, Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>> From: Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]>
>> Subject: [proletar] Kejarlah Ilmu DiAmerika Bukan Ke Cina !!!
>> To: [email protected]
>> Date: Thursday, October 2, 2008, 6:05 PM
>> Kejarlah Ilmu DiAmerika Bukan Ke Cina !!!
>>
>> Kalo anda tanyakan kepada orang2 pandai di Cina, maka
>> mereka semuanya
>> sama pandangannya, yaitu belajarlah ke Amerika untuk
>> menuntut ilmu
>> pengetahuan.
>>
>> Tapi kalo anda tanya kepada sutradara2 Hollywood pencipta
>> filem2
>> action, maka harapan mereka justru bisa berkunjung untuk
>> belajar
>> kungfu di Cina, belajar agama Buddha di Cina, belajar kita
>> Tao Tek
>> Keng di Cina.
>>
>> Jadi sebagai umat Islam, mau belajar apa anda di Cina ???
>> jadi kalo
>> Quran dan Hadistnya mewajibkan umat Islam belajar hingga ke
>> Cina bukan
>> arti sebenarnya tetapi se-mata2 hanyalah sebagai ungkapan,
>> maka hal
>> itu merupakan ungkapan yang salah.  Dan sebagai wahyu allah
>> yang
>> dilindungi keaseliannya tidak seharusnya melindungi
>> ungkapan yang
>> salah dan juga ajaran yang salah, termasuk juga salah kalo
>> melindungi
>> kitab yang salah dari wahyu yang salah.
>>
>> Belajar ke Cina bukan belajar Ilmu, melainkan belajar agama
>> Buddha,
>> belajar dari agama nabi Konghucu, belajar agama suci Pek
>> Lian Kauw,
>> belajar mantera2 pengusir setan dari Dewi Kwan-Im, bahkan
>> belajar
>> menghancurkan para Penyembah Allah maupun mengusir pemeluk
>> agama sesat
>> dari Arab seperti agama Islam sunni maupun Islam Syiah.
>>
>> Jelas ya, Islam lebih takut kepada Cina katimbang kepada
>> Yahudi,
>> sejarah sudah menyatakan, Cina berhasil memusnahkan Islam,
>> sebaliknya
>> di Arab, Islam berhasil memusnahkan Yahudi.  Tapi dizaman
>> sekarang
>> justru, Islam mengharapkan bantuan Cina untuk memsunahkan
>> Yahudi.
>>
>> Cina memang bangsa yang pandai, dengan memanfaatkan ancaman
>> Islam
>> negara Cina berhasil memasarkan produk2nya dinegara Yahudi.
>>  Dilain
>> pihak, Cina berhasil mendapatkan konsesi di negara2 Islam
>> dengan
>> memanfaatkan ancaman Yahudi.  Bagi Cina yang cerdas,
>> keduanya adalah
>> baik, Islam dan Yahudi sama2 customer, pembeli adalah raja
>> dan penjual
>> hanyalah bertujuan memberi kepuasan pembelinya sebagai raja
>> tanpa
>> mahkota tapi punya uang.
>>
>> Cina orang pinter, Yahudi juga orang pinter, dan Islam
>> bermimpi
>> mengalahkan orang2 pinter dengan kekuatan keimanannya.
>>
>> > "fazar_sakti" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>> > pemikiran Anda yang menurut saya keliru
>> > mengapa saya bilang keliru? alasannya :
>> > 1. Bahwa Umat Islam tidak pernah diwajibkan
>> > untuk mengejar ilmu sampai negeri Cina!
>> > adapun kalimat " Kejarlah Ilmu Sampai Negeri
>> > Cina! " itu hanyalah sebuah UNGKAPAN yang
>> > sering dipakai oleh kebanyakan orang
>> > yang memang cukup populer tetapi, ungkapan
>> > itu hanya untuk mengibaratkan bahwa dalam
>> > mencari ilmu kita harus gigih
>>
>>
>> Wah... anda itu cuma mancing2 debat kusir, namun saya tidak
>> mungkin
>> meladeni debat kusir karena anda menuduh saya keliru,
>> apanya yang
>> keliru???  Wong semua yang saya tulis itu bukanlah pendapat
>> saya
>> melainkan sudah menjadi pendapat umum dalam komunitas Islam
>> sendiri
>> dimana tulisan saya itu sebetulnya merupakan kritik, bukan
>> berpihak
>> seperti yang anda prasangka-kan itu.
>>
>> Malah pendapat anda itulah yang pasti salahnya, karena anda
>> menganggapnya ungkapan yang bukan arti sebenarnya, padahal
>> patung
>> berhala juga ungkapan, Allah juga ungkapan, bahkan setan
>> dan jin juga
>> kesemuanya ungkapan, lalu apa bedanya ???
>>
>> Bahkan, kenabian Ghulam Ahmad dan kenabian Muhammad
>> keduanya juga cuma
>> merupakan ungkapan.  Namun kalo ungkapan kemudian di-ulang2
>> jadi
>> ideology yang membrainwash umat untuk saling membunuh, maka
>> ungkapan
>> itu sudah seharusnya tidak lagi diungkapkan.  Tapi
>> kenyataannya
>> ungkapan itu malah dijadikan kebenaran bukan lagi ungkapan
>> karena
>> ungkapan ini akhirnya berubah menjadi fatwa bahwa Islam
>> Ahmadiah
>> bukanlah Islam, halal dibunuh, halal dijarah, dan wajib
>> dibakar mesjidnya.
>>
>> Masalah anda keturunan Cina atau bukan, apa urusannya???
>> Saya tidak
>> mempermasalahkan urusan keturunan sehingga sorry, saya
>> tidak akan
>> membahas kebanggaan anda kepada penjajah Ceng Ho yang anda
>> anggap
>> lebih bermutu dari penjajah Barat.  Ceng Ho itu pun khan
>> cuma
>> ungkapan, tidak pernah ada bukti2nya bahkan makamnya pun
>> tidak ada,
>> dan makam yang dibuat raja isinya kosong karena memang Ceng
>> Ho itu
>> cuma ungkapan saja.
>>
>> Sama halnya, sewaktu nabi Muhammad hidup, belum pernah
>> beliau melihat
>> ada kitab suci AlQuran, apalagi mendorong umatnya untuk
>> membaca Alquran.
>>
>> Untuk pengetahuan anda, ketahuilah AlQuran pertama kali
>> dicetak oleh
>> pendeta Katolik 1638 di Venice dan Quran cetakan pertama
>> ini samapai
>> sekarang masih utuh tersimpan dan terpelihara di Vatican,
>> isinya bisa
>> dicocokin dengan Quran yang ada dizaman sekarang 100% sama
>> dan sebangun.
>>
>> Sebelum lahirnya pencetakan Quran yang pertama, belum
>> pernah ada umat
>> Islam manapun yang melihat apalagi membaca Quran.  Anehnya,
>> didalam
>> Quran itu ditulis bahwa malaikat Gibril memerintahkan nabi
>> Muhammad
>> untuk membaca Quran di gua hira......  mungkin ini juga
>> cuma ungkapan,
>> Qurannya ungkapan, gua hira juga ungkapan, gibrilnya juga
>> ungkapan,
>> wahyu allah juga ungkapan, dan nabi muhammad juga cuma lah
>> sebuah
>> ungkapan, yaitu ungkapan untuk saling memusnahkan sesama
>> manusia yang
>> tidak sama agamanya dan sesama umat meskipun sama agamanya.
>>
>> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>
>
>
>


-- 
Indonesia tanah airku, tanah tumpah darahku.

------------------------------------

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke