Jangan tanya kepada saya dong, tapi tanyakan kepada Albert Einstein sendiri

FirmanMU itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. Aku telah bersumpah 
dan aku akan menepatinya, untuk berpegang pada hukum hukumMU yang adil (Mazmur 
119:105 -106)     Your word is a lamp to my feet and a light for my path. I 
have taken an oath and confirmed it, that I will follow your righteous laws 
(Psalm 119: 105 - 106)


--- On Thu, 10/2/08, Wulan Dari <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> From: Wulan Dari <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Re: [proletar] Ini ada penjelasan dari Albert Einstein
> To: [email protected]
> Date: Thursday, October 2, 2008, 9:08 PM
> Nanya,
> bukannya einstein itu pantheis.yg beranggapan kalo
> tuhan=alams
> semesta.bukan tuhan yg memiliki pribadi semacam
> pengasih,pelindung etc
> yg ada dalam ajaran rumpun abraham?
> 
> 2008/10/3, Awal Anugerah <[EMAIL PROTECTED]>:
> > JANGAN MAU DIPELINTIR OLEH ORANG YANG PURA PURA PINTER
> >
> > Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?
> > Apakah kejahatan itu ada? Apakah Tuhan menciptakan
> kejahatan? Seorang
> > Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang
> mahasiswa-mahasiswa nya
> > dengan pertanyaan ini,
> > 'Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?'.
> > Seorang mahasiswa dengan berani menjawab,
> > 'Betul, Dia yang menciptakan semuanya'.
> > 'Tuhan menciptakan semuanya?'
> > Tanya professor sekali lagi.
> > 'Ya, Pak, semuanya' kata mahasiswa tersebut.
> > Profesor itu menjawab, 'Jika Tuhan menciptakan
> segalanya, berarti Tuhan
> > menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan
> menurut prinsip kita
> > bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi
> > kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah
> kejahatan.'
> > Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab
> hipotesis professor tersebut.
> > Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri
> > bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama
> itu adalah sebuah
> > mitos.
> > Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata,
> 'Profesor, boleh saya
> > bertanya sesuatu?'
> > 'Tentu saja,' jawab si Profesor
> > Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, 'Profesor,
> apakah dingin itu ada?'
> > 'Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu
> ada. Kamu tidak pernah
> > sakit flu?' Tanya si professor diiringi tawa
> mahasiswa lainnya.
> > Mahasiswa itu menjawab, 'Kenyataannya, Pak, dingin
> itu tidak ada. Menurut
> > hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah
> ketiadaan panas. Suhu -460F
> > adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel
> menjadi diam dan
> > tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut.
> > Kita menciptakan kata 'dingin' untuk
> mendeskripsikan ketiadaan panas.
> > Mahasiswa itu melanjutkan, 'Profesor, apakah gelap
> itu ada?'
> > Profesor itu menjawab, 'Tentu saja itu ada.'
> > Mahasiswa itu menjawab, 'Sekali lagi anda salah
> Pak. Gelap itu
> > juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada
> cahaya. Cahaya bisa
> > kita pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan
> prisma Newton untuk
> > memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan
> mempelajari berbagai panjang
> > gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur
> gelap. Seberapa gelap
> > suatu ruangan diukur dengan
> > berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata
> gelap dipakai manusia
> > untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.'
> > Akhirnya mahasiswa itu bertanya, 'Profesor, apakah
> kejahatan itu ada?'
> > Dengan bimbang professor itu menjawab, 'Tentu
> saja, seperti yang telah
> > kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di
> Koran dan TV. Banyak
> > perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia.
> Perkara-perkara tersebut
> > adalah manifestasi dari kejahatan.'
> > Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab,
> 'Sekali lagi Anda salah,
> > Pak. Kejahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah
> ketiadaan Tuhan. Seperti
> > dingin atau gelap, 'kejahatan' adalah kata
> yang dipakai manusia untuk
> > mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak
> menciptakan kejahatan.
> > Kejahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan
> dihati manusia.
> > Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas
> > dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya.'
> > Profesor itu terdiam.
> >
> > Nama mahasiswa itu adalah Albert Einstein.
> >
> >
> > FirmanMU itu pelita bagi kakiku dan terang bagi
> jalanku. Aku telah bersumpah
> > dan aku akan menepatinya, untuk berpegang pada hukum
> hukumMU yang adil
> > (Mazmur 119:105 -106)     Your word is a lamp to my
> feet and a light for my
> > path. I have taken an oath and confirmed it, that I
> will follow your
> > righteous laws (Psalm 119: 105 - 106)
> >
> >
> > --- On Thu, 10/2/08, Hafsah Salim
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> >> From: Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]>
> >> Subject: [proletar] Kejarlah Ilmu DiAmerika Bukan
> Ke Cina !!!
> >> To: [email protected]
> >> Date: Thursday, October 2, 2008, 6:05 PM
> >> Kejarlah Ilmu DiAmerika Bukan Ke Cina !!!
> >>
> >> Kalo anda tanyakan kepada orang2 pandai di Cina,
> maka
> >> mereka semuanya
> >> sama pandangannya, yaitu belajarlah ke Amerika
> untuk
> >> menuntut ilmu
> >> pengetahuan.
> >>
> >> Tapi kalo anda tanya kepada sutradara2 Hollywood
> pencipta
> >> filem2
> >> action, maka harapan mereka justru bisa berkunjung
> untuk
> >> belajar
> >> kungfu di Cina, belajar agama Buddha di Cina,
> belajar kita
> >> Tao Tek
> >> Keng di Cina.
> >>
> >> Jadi sebagai umat Islam, mau belajar apa anda di
> Cina ???
> >> jadi kalo
> >> Quran dan Hadistnya mewajibkan umat Islam belajar
> hingga ke
> >> Cina bukan
> >> arti sebenarnya tetapi se-mata2 hanyalah sebagai
> ungkapan,
> >> maka hal
> >> itu merupakan ungkapan yang salah.  Dan sebagai
> wahyu allah
> >> yang
> >> dilindungi keaseliannya tidak seharusnya
> melindungi
> >> ungkapan yang
> >> salah dan juga ajaran yang salah, termasuk juga
> salah kalo
> >> melindungi
> >> kitab yang salah dari wahyu yang salah.
> >>
> >> Belajar ke Cina bukan belajar Ilmu, melainkan
> belajar agama
> >> Buddha,
> >> belajar dari agama nabi Konghucu, belajar agama
> suci Pek
> >> Lian Kauw,
> >> belajar mantera2 pengusir setan dari Dewi Kwan-Im,
> bahkan
> >> belajar
> >> menghancurkan para Penyembah Allah maupun mengusir
> pemeluk
> >> agama sesat
> >> dari Arab seperti agama Islam sunni maupun Islam
> Syiah.
> >>
> >> Jelas ya, Islam lebih takut kepada Cina katimbang
> kepada
> >> Yahudi,
> >> sejarah sudah menyatakan, Cina berhasil
> memusnahkan Islam,
> >> sebaliknya
> >> di Arab, Islam berhasil memusnahkan Yahudi.  Tapi
> dizaman
> >> sekarang
> >> justru, Islam mengharapkan bantuan Cina untuk
> memsunahkan
> >> Yahudi.
> >>
> >> Cina memang bangsa yang pandai, dengan
> memanfaatkan ancaman
> >> Islam
> >> negara Cina berhasil memasarkan produk2nya
> dinegara Yahudi.
> >>  Dilain
> >> pihak, Cina berhasil mendapatkan konsesi di
> negara2 Islam
> >> dengan
> >> memanfaatkan ancaman Yahudi.  Bagi Cina yang
> cerdas,
> >> keduanya adalah
> >> baik, Islam dan Yahudi sama2 customer, pembeli
> adalah raja
> >> dan penjual
> >> hanyalah bertujuan memberi kepuasan pembelinya
> sebagai raja
> >> tanpa
> >> mahkota tapi punya uang.
> >>
> >> Cina orang pinter, Yahudi juga orang pinter, dan
> Islam
> >> bermimpi
> >> mengalahkan orang2 pinter dengan kekuatan
> keimanannya.
> >>
> >> > "fazar_sakti"
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >> > pemikiran Anda yang menurut saya keliru
> >> > mengapa saya bilang keliru? alasannya :
> >> > 1. Bahwa Umat Islam tidak pernah diwajibkan
> >> > untuk mengejar ilmu sampai negeri Cina!
> >> > adapun kalimat " Kejarlah Ilmu Sampai
> Negeri
> >> > Cina! " itu hanyalah sebuah UNGKAPAN
> yang
> >> > sering dipakai oleh kebanyakan orang
> >> > yang memang cukup populer tetapi, ungkapan
> >> > itu hanya untuk mengibaratkan bahwa dalam
> >> > mencari ilmu kita harus gigih
> >>
> >>
> >> Wah... anda itu cuma mancing2 debat kusir, namun
> saya tidak
> >> mungkin
> >> meladeni debat kusir karena anda menuduh saya
> keliru,
> >> apanya yang
> >> keliru???  Wong semua yang saya tulis itu bukanlah
> pendapat
> >> saya
> >> melainkan sudah menjadi pendapat umum dalam
> komunitas Islam
> >> sendiri
> >> dimana tulisan saya itu sebetulnya merupakan
> kritik, bukan
> >> berpihak
> >> seperti yang anda prasangka-kan itu.
> >>
> >> Malah pendapat anda itulah yang pasti salahnya,
> karena anda
> >> menganggapnya ungkapan yang bukan arti sebenarnya,
> padahal
> >> patung
> >> berhala juga ungkapan, Allah juga ungkapan, bahkan
> setan
> >> dan jin juga
> >> kesemuanya ungkapan, lalu apa bedanya ???
> >>
> >> Bahkan, kenabian Ghulam Ahmad dan kenabian
> Muhammad
> >> keduanya juga cuma
> >> merupakan ungkapan.  Namun kalo ungkapan kemudian
> di-ulang2
> >> jadi
> >> ideology yang membrainwash umat untuk saling
> membunuh, maka
> >> ungkapan
> >> itu sudah seharusnya tidak lagi diungkapkan.  Tapi
> >> kenyataannya
> >> ungkapan itu malah dijadikan kebenaran bukan lagi
> ungkapan
> >> karena
> >> ungkapan ini akhirnya berubah menjadi fatwa bahwa
> Islam
> >> Ahmadiah
> >> bukanlah Islam, halal dibunuh, halal dijarah, dan
> wajib
> >> dibakar mesjidnya.
> >>
> >> Masalah anda keturunan Cina atau bukan, apa
> urusannya???
> >> Saya tidak
> >> mempermasalahkan urusan keturunan sehingga sorry,
> saya
> >> tidak akan
> >> membahas kebanggaan anda kepada penjajah Ceng Ho
> yang anda
> >> anggap
> >> lebih bermutu dari penjajah Barat.  Ceng Ho itu
> pun khan
> >> cuma
> >> ungkapan, tidak pernah ada bukti2nya bahkan
> makamnya pun
> >> tidak ada,
> >> dan makam yang dibuat raja isinya kosong karena
> memang Ceng
> >> Ho itu
> >> cuma ungkapan saja.
> >>
> >> Sama halnya, sewaktu nabi Muhammad hidup, belum
> pernah
> >> beliau melihat
> >> ada kitab suci AlQuran, apalagi mendorong umatnya
> untuk
> >> membaca Alquran.
> >>
> >> Untuk pengetahuan anda, ketahuilah AlQuran pertama
> kali
> >> dicetak oleh
> >> pendeta Katolik 1638 di Venice dan Quran cetakan
> pertama
> >> ini samapai
> >> sekarang masih utuh tersimpan dan terpelihara di
> Vatican,
> >> isinya bisa
> >> dicocokin dengan Quran yang ada dizaman sekarang
> 100% sama
> >> dan sebangun.
> >>
> >> Sebelum lahirnya pencetakan Quran yang pertama,
> belum
> >> pernah ada umat
> >> Islam manapun yang melihat apalagi membaca Quran. 
> Anehnya,
> >> didalam
> >> Quran itu ditulis bahwa malaikat Gibril
> memerintahkan nabi
> >> Muhammad
> >> untuk membaca Quran di gua hira......  mungkin ini
> juga
> >> cuma ungkapan,
> >> Qurannya ungkapan, gua hira juga ungkapan,
> gibrilnya juga
> >> ungkapan,
> >> wahyu allah juga ungkapan, dan nabi muhammad juga
> cuma lah
> >> sebuah
> >> ungkapan, yaitu ungkapan untuk saling memusnahkan
> sesama
> >> manusia yang
> >> tidak sama agamanya dan sesama umat meskipun sama
> agamanya.
> >>
> >> Ny. Muslim binti Muskitawati.
> >
> >
> >
> >
> 
> 
> -- 
> Indonesia tanah airku, tanah tumpah darahku.


      

------------------------------------

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke