kau mau percaya atau tidak tak perlu harus sebut-sebut taik kucing. masa kamu mengadu pada taik kucing...??? stupid kan?
si jasad. --- In [email protected], "utusan.allah" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Taik kucing.. > > Einstein tidak percaya bahwa Tuhan itu ada. > > AFP > > > A Jew himself, Einstein said he had a great affinity with the Jewish > people > > Belief in God 'childish,' Jews not chosen people: Einstein letter > > May 13, 2008 > > LONDON (AFP) Albert Einstein described belief in God as "childish > superstition" and said Jews were not the chosen people, in a letter to > be sold in London this week, an auctioneer said Tuesday. > > The father of relativity, whose previously known views on religion > have been more ambivalent and fuelled much discussion, made the > comments in response to a philosopher in 1954. > > As a Jew himself, Einstein said he had a great affinity with Jewish > people but said they "have no different quality for me than all other > people". > > "The word God is for me nothing more than the expression and product > of human weaknesses, the Bible a collection of honourable, but still > primitive legends which are nevertheless pretty childish. > > "No interpretation no matter how subtle can (for me) change this," he > wrote in the letter written on January 3, 1954 to the philosopher Eric > Gutkind, cited by The Guardian newspaper. > > The German-language letter is being sold Thursday by Bloomsbury > Auctions in Mayfair after being in a private collection for more than > 50 years, said the auction house's managing director Rupert Powell. > > In it, the renowned scientist, who declined an invitation to become > Israel's second president, rejected the idea that the Jews are God's > chosen people. > > "For me the Jewish religion like all others is an incarnation of the > most childish superstitions," he said. > > "And the Jewish people to whom I gladly belong and with whose > mentality I have a deep affinity have no different quality for me than > all other people." > > And he added: "As far as my experience goes, they are no better than > other human groups, although they are protected from the worst cancers > by a lack of power. Otherwise I cannot see anything 'chosen' about them." > > Previously the great scientist's comments on religion -- such as > "Science without religion is lame, religion without science is blind" > -- have been the subject of much debate, used notably to back up > arguments in favour of faith. > > Powell said the letter being sold this week gave a clear reflection of > Einstein's real thoughts on the subject. "He's fairly unequivocal as > to what he's saying. There's no beating about the bush," he told AFP. > Hosted by Google > Copyright © 2008 AFP. All rights reserved. More » > > > > --- In [email protected], Awal Anugerah <awalanugerah@> wrote: > > > > JANGAN MAU DIPELINTIR OLEH ORANG YANG PURA PURA PINTER > > > > Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada? > > Apakah kejahatan itu ada? Apakah Tuhan menciptakan kejahatan? > Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang > mahasiswa-mahasiswa nya dengan pertanyaan ini, > > 'Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?'. > > Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, > > 'Betul, Dia yang menciptakan semuanya'. > > 'Tuhan menciptakan semuanya?' > > Tanya professor sekali lagi. > > 'Ya, Pak, semuanya' kata mahasiswa tersebut. > > Profesor itu menjawab, 'Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti > Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut > prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi > > kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan.' > > Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor > tersebut. Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri > > bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah > > mitos. > > Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, 'Profesor, boleh saya > > bertanya sesuatu?' > > 'Tentu saja,' jawab si Profesor > > Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, 'Profesor, apakah dingin itu ada?' > > 'Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Kamu tidak > pernah sakit flu?' Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya. > > Mahasiswa itu menjawab, 'Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada. > Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan > panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua > partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. > > Kita menciptakan kata 'dingin' untuk mendeskripsikan ketiadaan panas. > > Mahasiswa itu melanjutkan, 'Profesor, apakah gelap itu ada?' > > Profesor itu menjawab, 'Tentu saja itu ada.' > > Mahasiswa itu menjawab, 'Sekali lagi anda salah Pak. Gelap itu > > juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya > bisa kita pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton > untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari > berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur > gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan > > berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai > manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.' > > Akhirnya mahasiswa itu bertanya, 'Profesor, apakah kejahatan itu ada?' > > Dengan bimbang professor itu menjawab, 'Tentu saja, seperti yang telah > > kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak > > perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara > tersebut adalah manifestasi dari kejahatan.' > > Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, 'Sekali lagi Anda > salah, Pak. Kejahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. > Seperti dingin atau gelap, 'kejahatan' adalah kata yang dipakai > manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan > kejahatan. Kejahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan dihati > manusia. > > Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas > > dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya.' > > Profesor itu terdiam. > > > > Nama mahasiswa itu adalah Albert Einstein. > > > > > > FirmanMU itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. Aku telah > bersumpah dan aku akan menepatinya, untuk berpegang pada hukum hukumMU > yang adil (Mazmur 119:105 -106) Your word is a lamp to my feet and > a light for my path. I have taken an oath and confirmed it, that I > will follow your righteous laws (Psalm 119: 105 - 106) > > > > > > --- On Thu, 10/2/08, Hafsah Salim <muskitawati@> wrote: > > > > > From: Hafsah Salim <muskitawati@> > > > Subject: [proletar] Kejarlah Ilmu DiAmerika Bukan Ke Cina !!! > > > To: [email protected] > > > Date: Thursday, October 2, 2008, 6:05 PM > > > Kejarlah Ilmu DiAmerika Bukan Ke Cina !!! > > > > > > Kalo anda tanyakan kepada orang2 pandai di Cina, maka > > > mereka semuanya > > > sama pandangannya, yaitu belajarlah ke Amerika untuk > > > menuntut ilmu > > > pengetahuan. > > > > > > Tapi kalo anda tanya kepada sutradara2 Hollywood pencipta > > > filem2 > > > action, maka harapan mereka justru bisa berkunjung untuk > > > belajar > > > kungfu di Cina, belajar agama Buddha di Cina, belajar kita > > > Tao Tek > > > Keng di Cina. > > > > > > Jadi sebagai umat Islam, mau belajar apa anda di Cina ??? > > > jadi kalo > > > Quran dan Hadistnya mewajibkan umat Islam belajar hingga ke > > > Cina bukan > > > arti sebenarnya tetapi se-mata2 hanyalah sebagai ungkapan, > > > maka hal > > > itu merupakan ungkapan yang salah. Dan sebagai wahyu allah > > > yang > > > dilindungi keaseliannya tidak seharusnya melindungi > > > ungkapan yang > > > salah dan juga ajaran yang salah, termasuk juga salah kalo > > > melindungi > > > kitab yang salah dari wahyu yang salah. > > > > > > Belajar ke Cina bukan belajar Ilmu, melainkan belajar agama > > > Buddha, > > > belajar dari agama nabi Konghucu, belajar agama suci Pek > > > Lian Kauw, > > > belajar mantera2 pengusir setan dari Dewi Kwan-Im, bahkan > > > belajar > > > menghancurkan para Penyembah Allah maupun mengusir pemeluk > > > agama sesat > > > dari Arab seperti agama Islam sunni maupun Islam Syiah. > > > > > > Jelas ya, Islam lebih takut kepada Cina katimbang kepada > > > Yahudi, > > > sejarah sudah menyatakan, Cina berhasil memusnahkan Islam, > > > sebaliknya > > > di Arab, Islam berhasil memusnahkan Yahudi. Tapi dizaman > > > sekarang > > > justru, Islam mengharapkan bantuan Cina untuk memsunahkan > > > Yahudi. > > > > > > Cina memang bangsa yang pandai, dengan memanfaatkan ancaman > > > Islam > > > negara Cina berhasil memasarkan produk2nya dinegara Yahudi. > > > Dilain > > > pihak, Cina berhasil mendapatkan konsesi di negara2 Islam > > > dengan > > > memanfaatkan ancaman Yahudi. Bagi Cina yang cerdas, > > > keduanya adalah > > > baik, Islam dan Yahudi sama2 customer, pembeli adalah raja > > > dan penjual > > > hanyalah bertujuan memberi kepuasan pembelinya sebagai raja > > > tanpa > > > mahkota tapi punya uang. > > > > > > Cina orang pinter, Yahudi juga orang pinter, dan Islam > > > bermimpi > > > mengalahkan orang2 pinter dengan kekuatan keimanannya. > > > > > > > "fazar_sakti" <fazar_sakti@> wrote: > > > > pemikiran Anda yang menurut saya keliru > > > > mengapa saya bilang keliru? alasannya : > > > > 1. Bahwa Umat Islam tidak pernah diwajibkan > > > > untuk mengejar ilmu sampai negeri Cina! > > > > adapun kalimat " Kejarlah Ilmu Sampai Negeri > > > > Cina! " itu hanyalah sebuah UNGKAPAN yang > > > > sering dipakai oleh kebanyakan orang > > > > yang memang cukup populer tetapi, ungkapan > > > > itu hanya untuk mengibaratkan bahwa dalam > > > > mencari ilmu kita harus gigih > > > > > > > > > Wah... anda itu cuma mancing2 debat kusir, namun saya tidak > > > mungkin > > > meladeni debat kusir karena anda menuduh saya keliru, > > > apanya yang > > > keliru??? Wong semua yang saya tulis itu bukanlah pendapat > > > saya > > > melainkan sudah menjadi pendapat umum dalam komunitas Islam > > > sendiri > > > dimana tulisan saya itu sebetulnya merupakan kritik, bukan > > > berpihak > > > seperti yang anda prasangka-kan itu. > > > > > > Malah pendapat anda itulah yang pasti salahnya, karena anda > > > menganggapnya ungkapan yang bukan arti sebenarnya, padahal > > > patung > > > berhala juga ungkapan, Allah juga ungkapan, bahkan setan > > > dan jin juga > > > kesemuanya ungkapan, lalu apa bedanya ??? > > > > > > Bahkan, kenabian Ghulam Ahmad dan kenabian Muhammad > > > keduanya juga cuma > > > merupakan ungkapan. Namun kalo ungkapan kemudian di-ulang2 > > > jadi > > > ideology yang membrainwash umat untuk saling membunuh, maka > > > ungkapan > > > itu sudah seharusnya tidak lagi diungkapkan. Tapi > > > kenyataannya > > > ungkapan itu malah dijadikan kebenaran bukan lagi ungkapan > > > karena > > > ungkapan ini akhirnya berubah menjadi fatwa bahwa Islam > > > Ahmadiah > > > bukanlah Islam, halal dibunuh, halal dijarah, dan wajib > > > dibakar mesjidnya. > > > > > > Masalah anda keturunan Cina atau bukan, apa urusannya??? > > > Saya tidak > > > mempermasalahkan urusan keturunan sehingga sorry, saya > > > tidak akan > > > membahas kebanggaan anda kepada penjajah Ceng Ho yang anda > > > anggap > > > lebih bermutu dari penjajah Barat. Ceng Ho itu pun khan > > > cuma > > > ungkapan, tidak pernah ada bukti2nya bahkan makamnya pun > > > tidak ada, > > > dan makam yang dibuat raja isinya kosong karena memang Ceng > > > Ho itu > > > cuma ungkapan saja. > > > > > > Sama halnya, sewaktu nabi Muhammad hidup, belum pernah > > > beliau melihat > > > ada kitab suci AlQuran, apalagi mendorong umatnya untuk > > > membaca Alquran. > > > > > > Untuk pengetahuan anda, ketahuilah AlQuran pertama kali > > > dicetak oleh > > > pendeta Katolik 1638 di Venice dan Quran cetakan pertama > > > ini samapai > > > sekarang masih utuh tersimpan dan terpelihara di Vatican, > > > isinya bisa > > > dicocokin dengan Quran yang ada dizaman sekarang 100% sama > > > dan sebangun. > > > > > > Sebelum lahirnya pencetakan Quran yang pertama, belum > > > pernah ada umat > > > Islam manapun yang melihat apalagi membaca Quran. Anehnya, > > > didalam > > > Quran itu ditulis bahwa malaikat Gibril memerintahkan nabi > > > Muhammad > > > untuk membaca Quran di gua hira...... mungkin ini juga > > > cuma ungkapan, > > > Qurannya ungkapan, gua hira juga ungkapan, gibrilnya juga > > > ungkapan, > > > wahyu allah juga ungkapan, dan nabi muhammad juga cuma lah > > > sebuah > > > ungkapan, yaitu ungkapan untuk saling memusnahkan sesama > > > manusia yang > > > tidak sama agamanya dan sesama umat meskipun sama agamanya. > > > > > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > > > ------------------------------------ Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
