Usul boleh, sayang isinya untuk kepentingan partai & caleg melulu, bukan untuk
kepentingan rakyat. Jadi, usul ditolak.
Sori mori.
Harus dijelasin lagi rupanya bahwa golput itu berangkat dari latar penyebab
yang beraneka ragam tapi punya aksi yang serempak yaitu, sama-sama tidak
menggunakan hak pilihnya. Salah besar kalau golput dibilang cuma diam di
pojokan.
Kenapa jumlah golput tambah banyak, nggak lain karena semakin tumbuh kesadaran
di masyarakat bahwa tidak sedikit "orang baik" yang sudah dipilih tapi hasilnya
lagi-lagi nol putul.
Artinya, ada yang salah dengan sistem sehingga begitu cepat membuat orang baik
menjadi busuk. Sistem inilah yang harus dibenahi karena samasekali tidak
menghargai kemanusiaan.
Benahi dulu dari sistem pemilunya.
Kalau betul mengakui bahwa tidak memilih adalah hak, coba konkritkan dengan
menyediakan kolom kosong di surat suara bagi yang mau golput ataupun abstain.
Hitung suara yang mencoblos kolom kosong itu sebagai suara rakyat juga.
Sistem pemilu yang ada, jangankan golput, pemilih yang niatnya abstain pun -
nyoblos lebih dari satu - dinyatakan sebagai 'suara rusak' belaka. Samasekali
tidak dianggap sebagai (suara) rakyat. Tidak dianggap manusia.
Gimana kalo sediakan kolom kosong di surat suara,
Brani?
--- Haniwar Syarif <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> kalau usul selalu boleh kan ?
>
> nah anda kan kecewa dgn partai ..
>
> lalu mau golput ... banyak juga pihak lain yg pikir tindakan
> anda itu gak merubah apa apa bagaimana kalau kita cari jalan
> tengah
>
> Tentunya anda para golputer masih punya pandangan bhw paling gak
> sebagian dr caleg yg ada... kwlaitasnya lumayan
>
> Nah ini usulan konkretku utk teman yg mau Golput.
>
> Pertama tentukan kriteriuan caleg yg cukup lumayan utk
> memperjuangkan aspirasi anda, dgn menutup mata dr partai apa dia
> diusulkan
>
> Misal kalau PDIP ya Budiman.., kalau PBR ya Dita.., kalau Golkat
> IJP
>
> Di tiap dapil kumpulkan nama sejumlah kursi tersedia , misal
> dapilnya IJP ada 6, maka saring dan cari 6 nama dari ke 40
> partai itu yg memenuhikriteria para golputer.
>
> Lalu buat daftar itu untuk semua dapil di sleuruh Indonesia.
>
> Lalu kampanyekan lah itu sebagai calon "Partai Golput "anda.
>
> Tentunya memilih gak bisa milih tanda gambar golput , tapi
> bisa langsung mencontreng nama si caleg ..,
>
> Jadi gak penting partainya dee..., yg penting orangnya aja
>
> Harapannya.. ., ya kalau yg ngumpul memang para pejuangrakyat
> walau dr manapun partainya .. , maka ada harapan Indonesia
> berubah
>
> Lha dari pada diam dian aja di pojokkan gak milih, kan mending
> milih ornagyg baik
>
> SETUJU ????
>
> HS
------------------------------------
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/