--- Haniwar Syarif <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Kebenaran memang gak harus milik aku kok > walau juga belum tentu milik anda
Nah, kalau mau, yang ini bisa membuka jalan ke titik temu. Bahwa 'kebenaran' itu relatif, iya. Sejauh ini keliatannya begitu. Belum berubah. Repotnya, kebenaran sering digandeng dengan kemenangan: "karena benar harus menang" atau "harus menang karena benar". Padahal, kebenaran itu relatif (sekedar tambahan mengenai benar-salah & menang-kalah ini boleh buka-buka lagi arsip di: http://groups.yahoo.com/group/proletar/message/214539) Jadi, bicara kebenaran dalam pemilu adalah mutlak bicara tentang kemenangan bangsa mencapai cita-citanya. Sedangkan apa yang ada sekarang cuma orang berapi-api bicara kebenaran, maju tak gentar, padahal yang dia mau cuma menang pemilu doang. Menang secara "demokratis" katanya. Setelah menang, dia persilakan rakyat bertebaran di muka bumi mencari rejeki masing-masing.. Seperti itukah demokrasi yang kita mau? Setelah suaranya dipetik lalu rakyat dibiarkan terlantar? Lupakah kita bahwa pemilu itu alat, salahsatu alat, untuk menjaga kesinambungan mencapai cita-cita bersama? Sepertinya kita memang lupa bahwa perjalanan ke sana sangat panjang, perlu kesinambungan. Atau sebenarnya kita nggak ingat lagi mau ke mana - sehingga iklim demokrasi yang dibangun, termasuk lewat iklan-iklan politik, cuma rebutan menarik dukungan rakyat untuk kemenangan sesaat. Bisa diulang setiap 5 tahun. Kalau Anda mengiklankan Budiman Sudjatmiko misalnya, ya silakan. Tapi sebaiknya perhatikan kata-katanya yang juga menggambarkan jalan yang masih panjang. Sekurangnya ada kesadaran pada Budiman (dkk seangkatannya yang berpotensi baik itu) bahwa pilihan mereka masuk partai saat ini membawa konsekuensi yang cukup berat yakni membenahi partai masing-masing. Jadi, berilah mereka ruang untuk itu. Jangan bebani mereka dengan macam-macam tuntutan di luar kemampuan mereka. Tanaman kalau terlalu menggebu diberi air hasilnya juga bisa tidak sesuai harapan. Sekali lagi, kalau partai / caleg dst. yakin tidak pernah meninggalkan rakyat, mereka tidak perlu takut ditinggalkan rakyat. Percayalah. Persoalan dengan golput di sini bukanlah memenangkan Budiman cs (peluang menang mereka besar kok), tapi bagaimana mendorong partai untuk mulai bekerja memenangkan tujuan akhir, memenangkan cita-cita bersama. Golput adalah barometer. Kalau kinerja partai membaik, dengan sendirinya angka golput mengecil. > > Tapi saya sadar banget kok.. golput bukan KELOMPOK DGN suatu > kesatuan cita Salah lagi :) Golput itu kumpulan manusia. Datang dari berbagai latar (demokratis :) tapi punya kesamaan pandang tentang upaya politis partai menggapai cita-cita bersama. Seperti apa hasil upaya partai bisa terlihat dari pendapat masyarakat. Masih banyak orang yang mengeluhkan layanan publik sehari-hari, yang kalau semua itu (pelayanan buruk itu) dikumpulkan bakal menggambarkan laju kemunduran bangsa ini. Laju yang tidak berubah dari pemilu ke pemilu sehingga jadi tambah parah. Jelas yang beginian ini berlawanan dengan cita-cita bersama kan? Nah, kumpulan manusia yang datang dari berbagai latar itu pun bereaksi. Serempak tidak memberikan suaranya (setelah itu barangkali baru mojok ngopi-ngopi nonton bajing berlompatan masuk lingkar kekuasaan dengan pijakan "suara rakyat"). Jadi, golput memang bukan kumpulan yang punya kesatuan cita seperti di organisasi-organisasi itu. Golput adalah kumpulan manusia dari latar beragam tapi punya kesamaan pandang tentang upaya politikus menggapai cita-cita bersama. Setiap orang bebas untuk "masuk" atau "keluar" golput (tentang kebebasan ini barangkali masih ingat obrolan di: http://groups.yahoo.com/group/proletar/message/213361 Atau, boleh jugalah golput itu diurai dengan kata-kata seperti ini: “There are strong democratic pressures almost in the air without them having to be organised in a systematic way” - ólafur ragnar grimson Presiden Islandia (tanah es yang ternyata punya kehangatan) ------------------------------------ Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
