Puasa Senin-Kamis.

Manusia secara sunatullah mempunyai 4 kebutuhan utama yang menjadi
potensi dasar yang dibawa sejak lahir.  Ke 4 kebutuhan utama itu
adalah: jasmani, intelektual, spiritual, dan sosial.  

Filsuf barat Abraham Maslow membagi kebutuhan-kebutuhan manusia dari
yang paling rendah, 'basic needs' (makan, minum), 'secondary needs',
hingga tingkat yang tidak nyata yang disebut 'self transcendence'
(keinginan bermanfaat bagi orang lain).

Dengan kata lain, kebutuhan manusia ada yang 'rendah, ada pula yang
'menengah', dan 'tinggi'.  Hanya manusia-manusia yang sudah memenuhi
kebutuhan 'rendah' nya saja yang bisa memenuhi kebutuhan 'tinggi' nya.
 Artinya, hanya mereka yang mampu memenuhi kebutuhan pokok yang bisa
beramal soleh. 

So?!  Kalo gitu, hanya orang kaya lah yang bisa memiliki peluang
paling besar masuk surga.

Padahal, prinsip agama Islam mengajarkan bahwa manusia itu sama
dihadapan Allah.  Manusia yang mulia adalah manusia taqwa dan amal
ibadahnya.  Perbedaan 4 kebutuhan dalam Islam dan Abraham Maslow,
berdasarkan niat (nawaitu), perjuangan (mujahadah), sabar, dan
istiqomah (teguh dalam pendirian karena benar). 

Sebab itu dalam Islam, tingkat jenjang manusia 4 kebutuhan manusia
bukan dilihat dari kemampuan material seperti Abraham Maslow, tetapi
berdasarkan pada niat (nawaitu), perjuangan (mujahadah), sabar, dan
istiqomah (teguh dalam pendirian karena benar). 

Sehingga itulah dalam prinsip ajaran Islam, semua manusia (tanpa
dilihat satus sosial) dapat leluasa menaiki jenjang demi jenjang
menuju tingkat yang lebih baik.  Karena ketiga syarat itu (nawaitu,
mujahadah, istiqomah) bisa dimiliki oleh siapa saja. 

Puasa sebagai media latih keempat kebutuhan manusia tersebut,
mengajarkan kepada kita untuk bergerak secara simultan dari keadaan
yang kurang baik menuju keadaan yang lebih baik.  

Puasa dua kali seminggu (Senin - Kamis) adalah media latih praktik
langsung untuk mengendalikan nafsu manusia dan melatih jiwa sosial
terhadap sesama.

Secara medis, pencernaan yang istirahat berpengaruh terhadap pacu
jantung yang tidak berdetak secara keras.  Disamping itu, kegemukan
adalah ancaman terhadap kesehatan dan sangat rentan dengan kematian,
apakah karena jantungan atau sebab lain yang disebabkan kegemukan.

Puasa, bila dikaji secara medis, secara langsung telah memperlakukan
tubuh dengan mencontoh tata cara makan dan minum dan tidak memanjakan
tubuh manusia dengan menumpuk makanan.  

Oleh karena itu, alat pencernaan makanan seseorang yang terbiasa
puasa, daya kerjanya tentu lebih stabil karena memang sudah teratur
dan terukur.

Disamping itu, puasa tidak saja menahan lapar dan haus, melainkan
secara psikologis dituntut untuk menahan hawa nafsu yang sering
menggoda manusia.  

Sehingga dalam perspektif sosial, puasa juga mendidik orang memiliki
rasa peduli terhadap sesama.  Dengan menahan rasa lapar dan haus,
orang berpuasa tentunya dapat merasakan kelaparan dan kehausan kaum
dhuafa hingga mendorongnya mau meringankan beban orang lain.

Sehingga, refleksi dalam berpuasa semakin jelas, tidak hanya melatih
diri berdisiplin secara jasmaniah tetapi juga disiplin rohaniah.
Kepedulian sosial orang yang ikhlas berpuasa dan solidaritasnya
kemasyarakatannya tinggi untuk berbagi pertolongan dan bantuan.  

Sesuai dengan ajaran Islam, memerintahkan manusia agar senantiasa
berderma, menahan marah (sabar), berlapang dada (memberi maaf), dan
segera bertaubat jika berbuat kesalahan.

Kesimpulannya, puasa adalah jenjang amal perbuatan manusia yang
cenderung mengarah dari buruk menjadi lebih baik.  Dalam esensi puasa
Senin - Kamis merupakan kebutuhan universal, semakin terjaga
kesehatannya secara jasmaniah dan mentalnya secara spiritual, karena
kebajikan merupakan kebutuhan semua orang sepanjang masa.  

Jika hidup dan kehidupan seseorang hanya untuk memenuhi kebutuhan
nafsu perut dan nafsu syahwat, maka nyaris tidak ada perbedaan antara
manusia (yang punya akal) dengan hewan (yang tidak punya akal).


==============


------------------------------------

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke