Tapi Reza, anda sering sekali nyebut Jembut? Puasa apa itu? GP
2008/12/11 rezameutia <[email protected]> > > Puasa Senin-Kamis. > > Manusia secara sunatullah mempunyai 4 kebutuhan utama yang menjadi > potensi dasar yang dibawa sejak lahir. Ke 4 kebutuhan utama itu > adalah: jasmani, intelektual, spiritual, dan sosial. > > Filsuf barat Abraham Maslow membagi kebutuhan-kebutuhan manusia dari > yang paling rendah, 'basic needs' (makan, minum), 'secondary needs', > hingga tingkat yang tidak nyata yang disebut 'self transcendence' > (keinginan bermanfaat bagi orang lain). > > Dengan kata lain, kebutuhan manusia ada yang 'rendah, ada pula yang > 'menengah', dan 'tinggi'. Hanya manusia-manusia yang sudah memenuhi > kebutuhan 'rendah' nya saja yang bisa memenuhi kebutuhan 'tinggi' nya. > Artinya, hanya mereka yang mampu memenuhi kebutuhan pokok yang bisa > beramal soleh. > > So?! Kalo gitu, hanya orang kaya lah yang bisa memiliki peluang > paling besar masuk surga. > > Padahal, prinsip agama Islam mengajarkan bahwa manusia itu sama > dihadapan Allah. Manusia yang mulia adalah manusia taqwa dan amal > ibadahnya. Perbedaan 4 kebutuhan dalam Islam dan Abraham Maslow, > berdasarkan niat (nawaitu), perjuangan (mujahadah), sabar, dan > istiqomah (teguh dalam pendirian karena benar). > > Sebab itu dalam Islam, tingkat jenjang manusia 4 kebutuhan manusia > bukan dilihat dari kemampuan material seperti Abraham Maslow, tetapi > berdasarkan pada niat (nawaitu), perjuangan (mujahadah), sabar, dan > istiqomah (teguh dalam pendirian karena benar). > > Sehingga itulah dalam prinsip ajaran Islam, semua manusia (tanpa > dilihat satus sosial) dapat leluasa menaiki jenjang demi jenjang > menuju tingkat yang lebih baik. Karena ketiga syarat itu (nawaitu, > mujahadah, istiqomah) bisa dimiliki oleh siapa saja. > > Puasa sebagai media latih keempat kebutuhan manusia tersebut, > mengajarkan kepada kita untuk bergerak secara simultan dari keadaan > yang kurang baik menuju keadaan yang lebih baik. > > Puasa dua kali seminggu (Senin - Kamis) adalah media latih praktik > langsung untuk mengendalikan nafsu manusia dan melatih jiwa sosial > terhadap sesama. > > Secara medis, pencernaan yang istirahat berpengaruh terhadap pacu > jantung yang tidak berdetak secara keras. Disamping itu, kegemukan > adalah ancaman terhadap kesehatan dan sangat rentan dengan kematian, > apakah karena jantungan atau sebab lain yang disebabkan kegemukan. > > Puasa, bila dikaji secara medis, secara langsung telah memperlakukan > tubuh dengan mencontoh tata cara makan dan minum dan tidak memanjakan > tubuh manusia dengan menumpuk makanan. > > Oleh karena itu, alat pencernaan makanan seseorang yang terbiasa > puasa, daya kerjanya tentu lebih stabil karena memang sudah teratur > dan terukur. > > Disamping itu, puasa tidak saja menahan lapar dan haus, melainkan > secara psikologis dituntut untuk menahan hawa nafsu yang sering > menggoda manusia. > > Sehingga dalam perspektif sosial, puasa juga mendidik orang memiliki > rasa peduli terhadap sesama. Dengan menahan rasa lapar dan haus, > orang berpuasa tentunya dapat merasakan kelaparan dan kehausan kaum > dhuafa hingga mendorongnya mau meringankan beban orang lain. > > Sehingga, refleksi dalam berpuasa semakin jelas, tidak hanya melatih > diri berdisiplin secara jasmaniah tetapi juga disiplin rohaniah. > Kepedulian sosial orang yang ikhlas berpuasa dan solidaritasnya > kemasyarakatannya tinggi untuk berbagi pertolongan dan bantuan. > > Sesuai dengan ajaran Islam, memerintahkan manusia agar senantiasa > berderma, menahan marah (sabar), berlapang dada (memberi maaf), dan > segera bertaubat jika berbuat kesalahan. > > Kesimpulannya, puasa adalah jenjang amal perbuatan manusia yang > cenderung mengarah dari buruk menjadi lebih baik. Dalam esensi puasa > Senin - Kamis merupakan kebutuhan universal, semakin terjaga > kesehatannya secara jasmaniah dan mentalnya secara spiritual, karena > kebajikan merupakan kebutuhan semua orang sepanjang masa. > > Jika hidup dan kehidupan seseorang hanya untuk memenuhi kebutuhan > nafsu perut dan nafsu syahwat, maka nyaris tidak ada perbedaan antara > manusia (yang punya akal) dengan hewan (yang tidak punya akal). > > ============== > > > -- Salam, Great Pretender [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
