Taik kucing..

Taik kebo.

Niorang ngomong asal cuap-cuap kayak nonok bebek yang  baru dientin
monyet bonobo..

Selama blokade itu tidak ada barang yang boleh masuk ke Gaza, termasuk
obat-obatan dan bahan makanan...

Nggqk kebetulan Vatikan menyebut Gaza itu sebagai kamp konsentrasi..


--- In [email protected], "ki_sabdopalon" <ki_sabdopa...@...>
wrote:
>
> Blokade itu sebenarnya ditujukan agar senjata dan rudal tidak masuk ke 
> Gaza sehingga hamas tidak punya amunisi untuk menyerang Israel dengan 
> roket-roketnya. Sedangkan bahan-bahan makanan sebenarnya tetap 
> diijinkan masuk melalui Mesir setelah diperiksa tentara Israel.
> 
> Tapi rupanya blokade itu tidak berhasil, hamas membuat terowongan-
> terowongan ke perbatasan Mesir yang tidak dijaga oleh tentara Mesir 
> untuk menyelundupkan senjata dan roket.
> 
> Karena blokade itu rakyat Palestina memang mengalami banyak kesulitan 
> terutama ruang gerak mereka yang terbatas. Tetapi apakah hamas 
> memikirkan hal itu?
> Organisasi teroris macam hamas sebenarnya tidak pernah memikirkan 
> penderitaan rakyat Palestina. Mereka sendiri tidak perduli rakyat 
> Palestina mau sengsara atau mati. Rakyat Palestina di jalur Gaza 
> mereka perlakukan layaknya sandera agar kemauan mereka diikuti.
> 
> Coba sekarang anda pikirkan rakyat Palestina yang ada di Tepi Barat 
> yang dikuasai Fatah. Mereka baik-baik saja, hidup normal sebagaimana 
> biasanya. Kenapa? Karena mereka mau damai dan tidak melakukan 
> penyerangan. Jadi tidak ada alasan Israel buat menyerang. Bila keadaan 
> seperti itu terus berjalan, lama-lama Israel akan melepaskan dan 
> meninggalkan Tepi Barat serta mendukung berdirinya negara Palestina 
> Merdeka.
> 
> Israel itu ribut perang sana sini itu karena negaranya selalu 
> diserang. Orang-orang Islam karena diajarkan dalam Islam mereka 
> mengganggap orang Yahudi adalah musuh yang utama selain orang Kristen.
> Bahkan orang-orang Indonesia Islam yang kenal atau tahu saja endak 
> dengan orang Yahudi kemudian tiba-tiba memusuhi Yahudi. Dan karena 
> Israel adalah negara orang Yahudi mereka langsung memusuhi dan ingin 
> melenyapkan negara Israel. Ajaran gila Islam telah menumbuhkan 
> kebencian yang tidak beralasan kepada bangsa dan umat lain. Untung itu 
> bangsa Yahudi, bagaimana kalau Islam mengajarkan umatnya membenci 
> bangsa Indonesia. Wah tanpa alasan yang diterima akal kita bisa 
> diserang Malaysia dan Brunei. 
> 
> Tinggalkan Islam
> Buang Kebencian
> Hiduplah Dengan Damai
> 
> 
> 
> --- In [email protected], "utusan.allah" <utusan.allah@> 
> wrote:
> >
> > 
> > Dan selama gencatan senjata Gaza tetap saja di blokade hingga Gaza
> > jadi hidup disemacam kamp konsentrasi...
> > 
> > 
> > 
> > --- In [email protected], "ki_sabdopalon" <ki_sabdopalon@>
> > wrote:
> > >
> > > Itu sudah dilakukan bos. Bahkan pernah ada kesepakatan genjatan 
> > > senjata. Tapi selama genjatan senjata tetep saja hamas menembakkan 
> > > roketnya.
> > > 
> > > Susah deh berurusan dengan hamas. Kalau dari dulu hamas selalu 
> > > mengikuti kesepakatan dan Israel yang melanggar kesepakatan, maka 
> > > Mesir dan para pemimpin Liga Arab akan mati-matian membela hamas 
> dan 
> > > bertindak terhadap Israel.
> > > Tapi karena hamas yang selalu cari perkara, makanya para pemimpin 
> > > Liga Arab susah menentukan sikap dan bertindak terhadap Israel.
> > > 
> > > Herannya lagi ini TVOne, dalam sebuah wawancara dengan seorang 
> warga 
> > > Mesir yang memberi komentar bahwa mereka sudah biasa dengan 
> situasi 
> > > perang di Gaza karena antara hamas dan fatah juga sering terjadi 
> > > peperangan. Langsung terjemahannya dihentikan dan reporternya 
> > > memberikan kesimpulan wawancara yang tidak sesuai dengan apa yang 
> > > dikatakan oleh warga Mesir tersebut.
> > > 
> > > Kesimpulannya TVOne seolah-olah berusaha menggiring opini publik 
> > > bahwa semua adalah salah Israel dan hamas adalah organisasi 
> pejuang 
> > > yang berusaha melindungi rakyatnya.
> > >   
> > > 
> > > --- In [email protected], "gsuryana" <gsuryana@> wrote:
> > > >
> > > > From: "ki_sabdopalon" <ki_sabdopalon@>
> > > > > 
> > > > > Sekarang coba pikir siapa yang gila. Tentara Israel atau 
> hamas. 
> > > > > Taktik perang dengan mengorbankan rakyat wanita dan anak-anak 
> > > sendiri 
> > > > > untuk mencapai tujuan adalah taktik perang yang lumrah bagi 
> > > > > organisasi teroris semacam hamas. Mereka tidak punya belas 
> > > kasihan 
> > > > > bahkan kepada rakyat sendiri. 
> > > > +++++
> > > > Yang gila tetap saja Israel, karena untuk menekan Hamas, bisa 
> > > melalui
> > > > tekanan mPek Be Bek, Ingris, Amerika, RRT dan negara negara UE 
> > > > lainnya, aku yakin dengan solusi ini Hammas tidak bisa tidak tak 
> > > akan
> > > > mengirim mortir dan roket ke wilayah Israel.
> > > > 
> > > > sur.
> > > >
> > >
> >
>



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke