Orang gila ini tidak henti-hentinya ngurusin Yesus, saat dia tidak mengurus 
nabi fiktif Muhammad yang dijadikannnya junjungan dan panutan..


--- In [email protected], "ndeboost" <rambitese...@...> wrote:
>
> Ga isa p...@tawang. Malah sabdane Jesus a.s baikan kembiri demi
> kerajaan surga/sorga. Atau rekomendasi Paulus, ga kawin. Namun
> siapa mau dikembiri? Lalu banyak kan yang ga bisa nahan. Lah
> wong saling mengampuni dimungkinkan, ga kawin ya gpp kan?
> Kok ndadak main kembiri? Yang penting kan bukan itu? "Dunia"
> dicegat kerajaan surga didapat?
> 
> Salam,
> nDeboost
> 
> --- In [email protected], "Tawangalun" <tawangalun@> wrote:
> >
> > Sebenarnya yg perlu dirubah itu mereka mbok dibolehkan kawin,wong kata
> barbara Theiring Yesus saja yo kawin dg Magdalena.Setiap cowok normal
> lihat cewek yo pasti pengin,kalau selibat namanya nglawan kodrat.Tur
> Injil itu gak menganggap bahwa kawin itu elek.
> >
> > Shalom,
> > Tawangalun.
> >
> > --- In [email protected], Harry Adinegara sans_culotte_30@
> wrote:
> > >
> > > Yang menjadikan orang bingung,terutama bagi para ibu2, atau kaum
> wanita pada
> > > umumnya
> > > yalah dalam satu bingkisan Vatikan ini, selain adanya
> aturan/penanganan  baru
> > > soal skandal pelecehan sex terhadap anak2, juga di ungkap soal
> pornography, tapi
> > > yang membuat para wanita merasa kurang puas/mengerti yalah soal:
> pengangkatan
> > > wanita untuk jabatan dalam gereja.
> > >
> > > Walaupun kita ber-pegang pada  kaidah, separation of church and
> state, tapi bagi
> > > gender wanita sangat menyinggung perasaan dan martabat mereka. Soal
> pengangkatan
> > > wanita dalam gereja katolik disamakan dosanya seperti pelecehan
> seksuil terhadap
> > > anak dan pornography. Disinilah rupanya gereja katolik sebenarnya
> /rupanya mau
> > > mengalihkan perhatian-nya soal pelecehan seksuil yang segedubrak
> banyaknya dan
> > > merembet-rembet ke soal yang sebetulnya  irelevan misal soal
> pengangkatan wanita
> > > untuk posisi penting dalam gereja. Alasan-nya karena Jesus beri
> perintah begitu
> > > dari itu rasul2 Jesus  semuanya laki2.
> > > Â
> > > Ada2 saja gereja ini ya? Dari itu tambah lama tambah melorot
> pengunjung, animo
> > > terhadap gereja katolik, karena gereja katolik sudah tidak mau tahu
> tentang
> > > kemajuan zaman.
> > >
> > > Â
> > > Harry Adinegara
> > >
> > > Â
> > >
> > >
> > >
> > > Cegah Skandal Seks, Vatikan Keluarkan Aturan Baru   Addy Hasan
> > >
> > >
> > >
> > > Artikel Terkait
> > >  * Paus Benedict Kutuk Pelaku Pelecehan Anak
> > >  * Paus Bertemu Penyerangnya di Malam Natal
> > >  * Sistem Keamanan Paus Lemah
> > > 16/07/2010 12:15
> > > Liputan6.com, Vatikan: Mengantisipasi terulangnya skandal seks yang
> terjadi di
> > > lingkungan keuskupan, Vatikan mengeluarkan aturan norma baru yang
> akan
> > > diberlakukan di seluruh gereja Katolik. Demikian pernyataan juru
> bicara Vatikan,
> > > baru-baru ini.
> > >
> > > Dijelaskan, aturan tersebut akan memperpanjang penanganan kasus yang
> tadinya
> > > maksimal hanya 10 tahun menjadi 20 tahun. Terutama, terhadap uskup
> yang diduga
> > > melakukan kejahatan seks ataupun memiliki serta mendistribusikan
> rekaman
> > > pornografi anak. Dokumen itu juga memuat pelecehan seksual terhadap
> wanita yang
> > > selama ini "terkubur" juga akan langsung ditangani oleh Kongregasi
> Vatikan.
> > >
> > > "Aturan itu merupakan langkah maju karena norma hukum Vatikan
> mengikat dan
> > > pasti," kata jaksa Monsignor Charles Scicluna.
> > >
> > > Namun, beberapa lembaga swadaya masyarakat mengkritik kebijakan
> tersebut karena
> > > tidak memberikan sanksi tegas. Misalnya, ketidakjelasan adanya
> pemecatan dari
> > > jabatan keuskupan ataupun melaporkan kasus pelecehan itu kepada
> pihak berwenang,
> > > terutama polisi.
> > >
> > > "Mereka hanya menangani satu prosedur kecil, namun masih menyisakan
> masalah
> > > baru, yaitu `uskup pedofilia`," kata Barbara Dorris dari Jaringan
> Korban
> > > Pelecehan Seksual. "Undang-undang tersebut memiliki kelemahan karena
> lambatnya
> > > penanganan cepat dalam menanggulangi kasus pelecehan anak ini.
> Alhasil, ratusan
> > > ribu kasus hanya menjadi tumpukan dokumen yang akan ditimbun selama
> beberapa
> > > tahun," imbuh Dorris.(ADI/ ANS/AP)
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke