Hweleh, hapal nama-nama Islami. Apa ga sadar yang namanya politik? Paling-paling yang Islam dipakai 1-2 perioda sudah itu di krek........ Lah wong Al Qur'an sudah ngingatkan kok ga digugu. Mau contohnya? Dulu kan yang Islam, demi persatuan, membuang 7 kata dari Panca Sila (namun tetap tersimpan dalam Piagam Jakarta). Lah kok yang Kristen sebagian besar setelah sekian waktu kemudian mau nyempal, pemimpinnya mau diikuti?
Ga kebagian posisi lalu ngambek, kalik? Kalau niat mau nyempal dari RI kan ujung akhirnya RI harus tegas kalau terpaksa di "krek" gitu? Kek DI-TII, PRRI- Permesta dst? Setuju ga mBoong? Si o...@yusfiqkadalkurapkudis bisa ga ya share kehidupan keturunan kaum RMS yang ngibrit ke Landa? Atau anda saja sebagai "jubir"nya? Bagaimana pengunduh RMS yang Islam disana? Adakah masih usaha nggapai mimpi mimpi, dan secara umum, dipelihara? --- In [email protected], "sunny" <am...@...> wrote: > > Kalau ikut propaganda Laskar Jihad dan kaum rakusnya memang begitu. Tetapi > kalau mau tahu kebenaran ini contohnya, panglima perang RMS bernama Abdullah > Lesteluhu (beragma Islam), dia dibunuh oleh agen TNI yang bernama Nussy, di > TNI, pangkat Nussy dinaikan menjadi kolonel sampai dipensiunkan. Menteri > Dalam Negeri RMS bernama Abdullah Soulisa, setelah menjalani hukum singkat > waktu Sokarno menjadi Iman di Mesjid Al Fatah. Wakil Presiden RMS in exile, > bernama Dr Hassan Tan. Sultan Ternate (ayahnya yang sekarang) itu > dipenjarakan 4 tahun oleh pemerintah Soekarno, gara-gara terlibat dengan > kasus RMS. > > Kalau mau mengembik seperti kambing kehausan yang mengikuti suara gembala > di padang pasir silahkan. > > > ----- Original Message ----- > From: ajeg > To: [email protected] > Sent: Monday, August 09, 2010 2:17 AM > Subject: Re: [proletar] JG: Hard-line Islamic Groups Again Attack Praying > Christians > > > > > Ya betul, eks RMS garis keras yang Kristen juga pada trauma > sama Belanda (Barat) yang janji-janji palsu melulu. > > --- yhnugroho <yhnugroho@> wrote: > > > > > > ada semacam "trauma" umat muslim di indonesia khususnya thd bangsa > > > barat atau sesuatu yang berbau asing, saya kira ini efek penjajahan > > > jaman dahulu. > > > > +++ benar Wan, "trauma" itu masih melekat, barangkali ada di alam bawah > > sadar dan celakanya menjadi ideologi. saya ingat ketika libur sekolah > > bersama sepupu saya puluhan tahun lalu di rumah simbah di lereng gunung > > Merapi, almarhum mbah putri ngasih wejangan bahwa kristen itu identik > > dengan londo dan londo itu elek karena menjajah negeri kita selama > > ratusan tahun, saya dan sepupu cuman bisa injih-injih mbah, tapi > > almarhum kakek dengan bijaksana bilang ke istrinya, "itu kan jaman dulu > > to sibu, ora biso dipadakke dengan jaman sekarang".+++ > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
