Rez, memang itulah yang ditulis di national geographic tentang ABB. tapi seperti kata Anda , sebaiknya juga didengarkan omongan Islam mainstream di Indonesia.
masih di artikel national geographic juga, di situ ada komentarnya Robin Bush, dari the Asia Foundation, saya kutip, "Islam in Indonesia is a huge tent under which all voices can talk to each other" sepertinya itulah yang hendak Anda sampaikan? --- In [email protected], "rezameutia" <rezameu...@...> wrote: > > > tuh.., kan keliatan gobloknya kalian berdua. > > masak omongan abb ditelan begitu aja? mbok ya, yang didengerin omongannya > guds dur, dan pemimpin islam organisasi besar seperti nu atau muhammadiyah. > > mosok omongan islam minoritas islam keras seperti abb dijadikan dipercaya? > lalu, apa bedanya kalian berdua dengan orang tolol seperti amrozy yang juga > percaya omongan abb? > > > > > --- In [email protected], "wawan" <selarasmilis@> wrote: > > > > > > pak sunny > > > > saya kira ya memang...ini problem serius bagi demokratisasi di indonesia. > > > > semoga kaum muslim menyadari hal ini dengan sendirinya.... > > > > --- In [email protected], "sunny" <ambon@> wrote: > > > > > > Wan, > > > > > > Ustadz Abubakar BaƔyasir menjatakan dalam majalah National Geography > > > >bulan Oktober 2009, bahwa demokrasi tidak cocok bagi islam. > > > > > > > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
