mash ada yg kurang ,orangnya bisa idup abis di solatin,udah gitu jadi
mualaf.

On 8/24/10, ayub yahya <[email protected]> wrote:
>
>
>
> masa sih Wang ?!
> Oke,  nih gw ulang copas ama resoursenya.....
>
> http://www.harianterbit.com/artikel/info/artikel.php?aid=96309
>
> Hidup Setelah Mati
>
> Tanggal : 12 Jun 2010
> Sumber : Harian Terbit
> JAKARTA-Dalam beberapa kasus, orang yang mati
> kedinginan pada suhu ekstrembisa hidup lagi. Seorang peneliti berhasil
> menjelaskan fenomena ini lewat eksperimen yang dilakukan dengan ragi dan
> cacing tanah.
>
> Mati beku atau 'freezes to death' dipicu
> oleh suhu dingin yang terlalu ekstem, yang sering terjadi di pegunungan
> atau daerah beriklim dingin. Meski sangat jarang, seseorang yang mati
> beku bisa hidup kembali.
>
> Kasus pertama terjadi pada musim dingin
> 2001, menimpa Erika, seorang bayi 13 bulan di Kanada. Gara-gara hanya
> mengenakan popok saat berkeliaran di luar rumah, ia tewas dengan suhu
> tubuh anjlok hingga 16 derajat celcius.
>
> Saat ditemukan, jantung
> bayi itu diperkirakan telah berhenti berdenyut selama 2 jam. Ajaibnya,
> jantung si bayi kembali berdenyut tak lama setelah dihangatkan dan
> diberi napas buatan.
>
> Kasus berikutnya terjadi di Jepang pada
> tahun 2006. Seorang pria, Mitsutaka Uchikoshi hilang di Gunung Rokko
> yang bersalju dan ditemukan 23 hari kemudian dalam kondisi membeku dan
> tidak menunjukkan tanda-tanda adanya metabolisme.
>
> Pria ini
> akhirnya hidup lagi setelah dibawa ke tempat yang lebih hangat, dan
> diberi pertolongan. Bahkan kondisi kesehatannya dilaporkan pulih tak
> lama kemudian.
>
> Didahului dengan kondisi anoksia (tidak memiliki oksigen)
>
> Ilmuwan dari Fred Hutchinson Cancer Research Center,
> Mark B. Roth, Ph.D. berusaha menjelaskan fenomena ini lewat sebuah
> eksperimen. Roth menggunakan ragi dan embrio cacing tanah
> (nematoda).Pada eksperimen pertama, ia menyimpan ragi dan embrio
> tersebut pada suhu di atas titik beku. Dalam waktu 24 jam, 99
> persen dari makhluk itu benar-benar mati dan tidak bisa hidup lagi meski
> dihangatkan.Berikutnya, ragi dan embrio cacing diletakkan dalam
> lingkungan kurang oksigen sebelum dibekukan dalam keadaan anoksia (tidak
> memiliki oksigen). Pada percobaan ini, 66 persen ragi dan 97 embrio
> cacing bisa hidup lagi setelah dihangatkan dan diberi cukup oksigen.
>
> Menurut
> Roth telah menyebabkan siklus sel berhenti sehingga kedua jenis makhluk
> hidup tersebut menjadi mati suri. Didukung suhu dingin, maka secara
> biologis siklus sel terjaga untuk tetap stabil selama mati suri sehingga
> tidak benar-benar mati.
>
> "Ketika makhluk hidup mati suri dalam
> kondisi demikian, risiko terjadinya kesalahan dalam proses biologis yang
> memicu kematian akan berkurang," ungkap Roth.(tbt)--- On Mon,
>
> 8/23/10, Tawangalun <[email protected] <tawangalun%40yahoo.com>> wrote:
> Yub saya pikir langsung kelihatan isi artikel ,jebul hanya judul Harian
> Terbit,heading mana yg menarik?
>
> Shalom,
>
> Tawangalun.
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> 
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke