jangan mentang² yang ngomong seorang ustadz trus dipercaya pelajari dulu sapa ntu Ustadz Syarwat... scientist ato pendakwah, apakah stetemen ustadz itu diduluin research, analisa, hipotesa yang kemudian jadi teorinya... bersikap kritis kan sah bukan ?!... gak dosa kan asal tau aja, ustadz tuh profesi.. gak jauh² dari profit oriented dan ummat-nya tuh sumber penghasilan hidupnya.... ayo boost !!... gak perlu murtad cukup kritis aja....
--- On Fri, 10/1/10, ndeboost <[email protected]> wrote: Assalamu'alaikum. nDeboost kutip penggalan uraian Ustadz Syarwat (dulu di Eramuslim) yang disertakan (sebelumnya) dibawah, yakni jawaban mengenai fikiran Bp. Agus Mustafa yg di kopas dari Eramuslim ".....................Kejanggalan Kedua Kejanggalan ini agak parah, yaitu tidak ada satu pun hadits Nabi SAW yang dicantumkan sebagai dalil. Nyaris tidak ada satu pun hadits shahih yang dijadikan dalil. Entah apa motivasi penulisnya. tapi yang jelas keterangan detail, tegas, shahih dan eksplisit tentang Nabi Adam sebagai manusia pertama ada di dalam hadits-hadits nabawi. Di antaranya "SESUNGUHNYA MANUSIA ITU BERASAL DARI ADAM DAN ADAM ITU (DICIPTAKAN) DARI TANAH." (HR Bukhari) Kami tidak menuduhnya penganut inkarussunnah, namun amat mengherankan bila ada sebuah buku tentang Islam, terlebih terkait dengan tema aqidah yang cukup berat, tetapi sama sekali tidak mencantumkan hadits nabawi. .................................." Jadi perpenggalan diatas termaktub hadis Rasulullah saw mengenai penciptaan meskipun TIDAK disertakan data (spt. vol. buku, nomer hadistnya). Mengenai ".......Kalau ngotot meyakini adam itu terjadi dari tanah dengan proses sim salabim artinya kita menentang sunatullah, sudah jelas semua ini program yang dibuat secara detail sehingga semua melalui proses, gak ada cerita terjadi dalam sekejap....... " nDeboost ambil lagi penggalan dibawah "................Di antara ayat Al-Quran yang biasanya dijadikan sebagai bahan landasan logika aneh yang dikembangkan adalah ayat berikut ini: Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya, "Jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia. (QS. Ali Imran (3): 59) ............" Silahkan perhatikan kalimat "...Sesungguhnya (penciptaan) Isa .....seperti (penciptaan) Adam...." Lanjutannya "Jadilah".... . Kita tahu kan penciptaan Isa perlu waktu (=proses) selama dikandung ibunya hingga Isa a.s lahir adalah standard manusia? Dan dalam hal ini anda benar, bukannya simsalabim. Wallahu'alam. Saya setuju bahwa menafsirkan Al Qur'an itu sulit, silahkan kalau ada kesempatan baca bukunya Prof. Dr. Nashruddin Baidan "Metode Penafsiran Al Qur'an" (alamat e-mail penerbit [email protected] 0274381542) namun Rasulullah saw diberi atutorisasi oleh Allah swt utk itu termasuk menjelaskan/menyampaikan kepada ummatnya. Salam. nDeboost [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
