> "Tawangalun" <tawanga...@...> wrote: > La RI kan Bhineka tunggal Ika > atau Le Poribus Unum kalau > ditempatmu.Jadi nggonmu yo > bahkan ada yg lebih item dari > wong Papua,juga ada yg sawo > mateng ning rumongso bule kayak > kamu.Oleh AS kabeh diakui US > Citizen,so do RI.
Jelas beda dong, di Amerika enggak ada rasialistis membedakan pribumi dan non-pribumi seperti di Indonesia. Memang dengan Bhineka Tunggal Ika bisa dijadikan alesan untuk menjajah Papua. Tapi itu sekarang memang belum bisa Papua lepas. Tapi perhatikan dong, Indonesia dalam proses menghancurkan negara Bhineka Tunggal Ika dan beralih menjadi negara Syariah Islam, dan pada saat itulah Papua akan terbebaskan. Untuk menghancurkan negara Bhineka Tunggal Ika perlu racun yang kuat dan mujarab yaitu Syariah Islam. Jangan lupa, baik Clinton maupun Obama selalu menyebut RI itu sebagai negara Islam bukan negara Pancasila atau negara Bhineka Tunggal Ika. Artinya, proyek Amerika dizaman Sukarno masih sama sapai sekarang ini, yaitu menjerumuskan RI menjadi negara Syariah Islam dan akibatnya udah pasti keturunan Cina jadi korban2 yang harus mengungsi keluar. Padahal keturunan Cina ini tulang punggung ekonomi Indonesia, dan juga merupakan perantara perdagangan dan eksport Indonesia keluar. Cukup menjerumuskan RI menjadi negara Syariah Islam sudah bisa dipastikan akan conflict kepentingan dengan keturunan Cinanya, dan itu belum final, conflict yang lebih parah lagi akan terjadi saling bunuh antar aliran Islam yang jumlahnya di Indonesia paling banyak didunia Islam ini. Dalam kondisi begini inilah, siapapun pemimpin Islam yang naik tak peduli seperti apapun besarnya anti-Amerika, mereka tetap minta bantuan dan tergantung kepada Amerika. Negara Syariah Islam enggak pernah aman tanpa ditopang oleh Amerika, dan para pemimpinnya tidak mengapa kalopun mau ber-pura2 memusuhi Amerika agar tetap didukung rakyatnya yang menjunjung Syariah Islam itu sendiri. Tapi memang harus diakui, Sukarno yang nasionalist ini betul2 tangguh, di-goyang kiri kanan, Syariah Islam tetap gagal, tapi sampai kapan nasionalisme RI ini bisa bertahan ???? Syariah Islam pada akhirnya nanti juga akan berhasil mengikis nasionalisme Indonesia ini mengingat semua partai2 nasionalist sekarang sudah disusupi unsur2 Syariahnya, tingga tunggu waktu meledaknya bomb Syariah ini saja, kelihatanya juga tidak lama lagi. Ny. Muslim binti Muskitawati. ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
