> "kim" <kim3h...@...> wrote:
> Kalo komentar saya sih bukan
> berupa info yg ajaib; cuma 
> dilihat dari fakta bahwa
> perempuan itu sanggup meninggal-
> kan anak dan karier utk berjihad
> modarin tentara GI diAfghanistan.

Umat Islam punya nilai yang paling rendah kalo mau diukur kerelaannya mati 
untuk agamanya.  Semua itu khan cuma propaganda Islam saja yang memang didukung 
oleh Amerika yang punya missi dan tujuan yang kita enggak perlu ketahui.

Meskipun enggak pernah diberitakan di-koran2, ternyata para pelaku bomb bunuh 
diri itu tidak tahu kalo dirinya mau dikorbankan.  Ada juga anak2 yang dipaksa 
untuk jadi bomb bunuh diri tanpa kemauan sendiri.  Mereka dipaksa menyeberangi 
perbatasan, dan sesampainya di pos tentara Israel si anak ini menangis dan 
minta tolong kepada tentara Israel dimana dia menceritakan didadanya ada bomb 
yang dikendalikan dengan remote kontrol.  Dimuka post itu si anak dari jauh 
angkat tangannya, dia bilang dia diikat dengan bomb didalam jacketnya.

Dan kejadian ini berhasil digagalkan ribuan kali, memang ada yang akhirnya 
meledak dan jadi korban, tetapi teknologi Israel memang sudah begitu maju, 
kebanyakan mereka berhasil diselamatkan.

Tapi apakah anda pikir kejadian2 seperti ini diberitakan di-koran2 diseluruh 
dunia ???  Jelas tidak, sengaja tidak diberitakan agar korban2 yang jatuh 
dipihak lawan bisa makin banyak.  Menyebarkan berita inipun tidak menguntungkan 
Amerika ataupun Israel, meskipun bisa jadi merugikan pihak terorist itu sendiri 
karena kepercayaan masyarakat makin turun terhadap gerakan mereka.

Jadi dengan tidak memberitakan hal2 seperti ini, sama2 menikmati keuntungan, 
baik Amerika, Israel, maupun lawannya.

Yang dijadikan korban itu bukan cuma anak2, tapi juga ibu2 hamil, perempuan 
tua, gembel yang sakit jiwa, dan banyak lagi mereka itu dinobatkan sebagai 
pasukan berani mati yang sebenarnya takut mati.  Caranya bisa ditipu, bisa 
dipaksa, bisa dengan cara2 menyandera keluarganya untuk bersedia mengorbankan 
anaknya tanpa sianak mengetahuinya.

Ada sopir truk yang dibayar besar untuk katanya mengantarkan ransum kepada 
pasukan mujahidin yang sudah menyusup kedalam tangsi2 Israel yang katanya akan 
melakukan serangan nanti malam.  Pagi2 si sopir dengan ransum yang sudah 
dimasukkan kedalam truknya diperintahkan untuk mengantarkannya ke alamat 
tertentu.  Ternyata tanpa setahu si sopir, sewaktu sebelum tiba di alamat yang 
bersangkutan si sopir harus berhenti untuk checkpoint, lewat checkpoint, 
mendadak truknya meledak dan sopirnya mati konyol didalamnya, kemudian oleh 
pihak teroris Hamas si sopir dinyatakan sebagai mujahidin yang berani mati.  
Ternyata isteri dan anak2 si sopir memastikan bahwa si sopir tidak tahu kalo 
dia akan berangkat untuk tidak pernah kembali.  Karena si sopir berjanji kepada 
isteri dan anak2 untuk nanti sekembalinya mengantarkan ransum ini akan membawa 
anak isterinya nonton filem.

Ny. Muslim binti Muskitawati.










> 
> Juga, bukan karena sifat nasionalis, karena si perempuan itu
> kelahiran negara Pakistan, tapi karena didorong untuk mem-
> bela Islam yg lagi perang dg amrik di Afghan.
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke