Pilih Syariah Islam atau Demokrasi HAM ???
Memilih Demokrasi HAM berarti anda sudah murtad karena mengabaikan kewajiban
agama Islam dalam menegakkan Syariah Islam dimuka bumi ini.
Memilih Syariah Islam berarti anda harus menjadi terorist atau berpihak kepada
terorisme dalam berjihad membantai semua umat beragama dan juga sesama umat
Islam kecuali umat Islam yang sealiran dengan keimanan anda.
Bagi umat Islam tidak akan bisa bahagia kalo dianggap murtad karena memilih
Demokrasi HAM.
Penderitaan umat Islam akan lebih hebat apabila harus saling membantai karena
pilihan wajibnya menegakkan syariah Islam dimuka bumi ini.
Inilah "buah simalakama" bagi umat Islam, "dimakan bapak mati, tidak dimakan
ibu mati".
> Wal Suparmo <wal.supa...@...> wrote:
> Yang tidak bisa dimengerti, apa sebab
> Islam dibandingkan dengan NEGARA2
> seperti Amerika, Cina dsb? Apa sebab
> tidk dibandingkan dengan sesama agama
> seperti Kriste, Hindu,Yudaisme, Budha
> dsb? Sementara itu memang Islam
> tidak akan bisa menguasai dunia,
> karena kwalitasnya sendiri tidak memadai.
Pertanyaan anda asalnya dari pemikiran yang sehat, oleh karena itulah saya
telah menulis "Islam Bukanlah Identitas Nationality", dan banyak tulisan2 saya
mengenai atau tentang Islam bukanlah negara karena tidak punya identitas
kebangsaan, karena setiap negara yang ada didunia ini memiliki "Identitas
Kebangsaan" atau "Natioal Identity".
Tujuan Islam adalah menegakkan Syariah Islam dimuka bumi ini tanpa
disekat-sekat oleh kebangsaannya. Islam adalah pemersatu umat manusia bukan
pemersatu kebangsaan. Islam tidak membedakan manusia atas kebangsaannya tapi
atas agamanya.
Sebaliknya, setelah Perang Dunia kedua, Amerika membangun United Nation dimana
dunia ini secara administratif diatur dalam identitas kebangsaannya atau
National Identitynya bukan oleh identitas keagamaannya. Dan setiap nationality
secara demokratis berhak memilih system politik yang dipilihnya atas landasan
hak2 azasi manusia.
Akibat pembagian dunia atas dasar National identity-nya, maka dunia Islam
mengalami KRISIS IDENTITAS NASIONAL BERSAMAAN DENGAN KRISIS AGAMA ISLAM ITU
SENDIRI. Hal inilah yang meningkatkan perpecahan dikalangan Islam makin
membesar karena tidak ada lagi aliran Islam yang bisa dominan seperti dizaman
dulu dimana aliran Islam yang kuat bisa dengan mudah memusnahkan aliran Islam
yang minoritas sehingga aliran Islam bisa tetap bersatu pada satu identitas
yang sama.
Gus Dur sendiri gagal dalam memperkenalkan janis Islam Nasional dari hasil
kreasi syncretisme beliau. Akibatnya makin mempertajam pertentangan dikalangan
Islam. Karena terbukti, hasil syncretisme Islam dengan Nasionalisme ternyata
tidak menghasilkan Islam dan juga tidak memperkuat nasionalisme. Akibat
syncretisme ini, terjadilah perpecahan umat Islam yang lebih dahsyat dan
mematikan.
Kekacauan system di Indonesia akibat dichotomy nasionalisme dan Islam
menyebabkan kebocoran2 korupsi besar2an yang dialami bukan cuma di Indonesia
tapi oleh semua negara2 yang mayoritasnya Islam didunia ini.
Islam mengalami stabilitas yang lebih baik dalam bentuk tyranical teokrasi dan
diktaktorship totaliter seperti yang diujudkan di Arab Saudia, tetapi
stabilitas ini bukan untuk kepentingan kesejahteraan rakyatnya melainkan untuk
kesejahteraan keluarga rajanya.
Akibatnya, umat Islam menjadi ambivalent, karena kalo memilih Identitas
Nasional yang ditegakan melalui "demokrasi dan HAM" akan bertentangan dengan
tujuan menegakkan Syariah Islam dimuka bumi ini, dilain pihak bila memilih
Syariah Islam yang ujudnya adalah diktaktorial teokrasi yang tyranical, ini
akan menjerumuskan kebahagiaan rakyatnya dan mengorbankan kesejahteraan
rakyatnya demi kenikmatan dan kebahagiaan keluarga2 para caliph-nya saja diatas
penderitaan umatnya.
Artinya disini jelas, Identitas Nasional bertentangan dengan Syariah Islam,
karena memecah belah umat Islam dalam identitas nasionalnya.
Demikian dengan Syariah Islam, juga akan menjerumuskan umat Islam dalam
pengorbanan hanya memuliakan Islam yang diwakili oleh Caliph dan keluarganya
yang sepanjang masa tidak pernah menjanjikan kesejahteraan umatnya melainkan
selalu menekankan pengorbanan umat untuk agamanya yang direpresentasikan oleh
caliph dan keluarganya seperti yang saya jelaskan diatas.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/