Wow, terima kasih atas apresiasi yang syik-asyiks....

ooohhh, perempuan....
adakah ia adalah manusia juga seperti halnya laki2? ataukah hanya separuh 
manusia, atau malah cuma seperberapanya? 

manusia perempuan adalah manusia, demikian seharusnya, sebagaimana manusia 
laki2. celakanya, manusia perempuan seringkali tidak lebih dari "sekedar" 
manusia kelas dua setelah laki2.

dan, atas alasan "politis" ini, saya beri judul puisi saya "manusia", dan bukan 
"manusia perempuan". 

dan atas alasan "politis" pula, saya mencintai kata "perempuan", dan bukan 
"wanita".

othak-athik-gathuk khas jawa menempatkan kata "wanita" sebagai akronim dari 
"wani ditata". 

secara harfiah, wani = berani, wanita = wani ditata = berani ditata, alias siap 
diatur, sebuah posisi tunduk, posisi pasrah atas penundukan, sebuah posisi yang 
mengingkari spirit untuk merdeka, spirit pemerdekaan!


blub!    


--- In [email protected], Scheherazade Scheher <scheherazade2...@...> 
wrote:

Apresiasi dari pembaca liar;

Perhatikan kata manusia yang selalu diulang-ulang di setiap awal bait  
Pengulangan kata ini â€"yang kita sebut dengan rima awal- menimbulkan irama 
yang harmonis dan penegasan. Seolah-olah penyair ingin para pembaca memusatkan 
perhatian pada kata "manusia perempuan" karena esensi makna puisi ini 
terkandung dalam kata itu. Maka dari itulah judulnya pun seharusnya adalah 
"MANUSIA PEREMPUAN".

Pada dasarnya, puisi bebas dibuat dalam bentuk apa saja. Ada penyair yang 
menuliskan dalam bentuk prosais, tapi ada juga yang menuliskannya dalam bentuk 
umumnya puisi seperti bentuk puisi yang kita bicarakan ini. Ia berbentuk 
bait-bait dan terdiri dari baris-baris dan pemenggalan katanya pun tidak 
terikat pada peraturan bahasa tertentu. Ia bukan berbentuk seperti prosa yang 
membujur datar dari kanan ke kiri. 

Fleksibilitasnya dan kebebasan bentuknya itulah yang membuat puisi ini 
benar-benar tampak puitis.  Kesan yang ditimbulkan ketika membaca puisi ini 
adalah terbitnya rasa kagum terhadap "perempuan2 perkasa", yakni tokoh ibu-ibu 
yang berusaha dimunculkan penyair di dalam puisi ini. Bisa jadi sang penyair 
mempunyai sosok ibu yang perkasa seperti  "manusia2 perempuan" tokoh puisi ini. 
Atau malah mungkin saja yang menjadi role model puisi ini sebenarnya adalah ibu 
sang penyair sendiri. Karena berbeda dengan stereotipe masyarakat yang 
mengatakan bahwa perempuan makhluk lemah dan sejenisnya, penyair malah 
melukiskan manusia yang bernama perempuan ini sebagai pejuang.

 
--- On Fri, 10/22/10, blubps <blu...@...> wrote:
 
From: blubps <blu...@...>
Subject: [proletar] manusia
To: [email protected]
Date: Friday, October 22, 2010, 6:20 PM


saya manusia, seperti juga Anda
bisa menangis, juga tertawa
bisa berpikir dan ber-rasa

saya seorang manusia
manusia perempuan, bukan wanita
bukan asal "wani ditata" oleh jenis lainnya

saya seorang manusia, seperti Anda
tapi saya bukan Anda
begitu juga sebaliknya

saya seorang manusia
manusia perempuan, bukan wanita
bukan asal "wani ditata" oleh jenis saya juga

saya seorang manusia
manusia perempuan saya
seperti Anda, saya ingin merdeka

saya seorang manusia
manusia perempuan, bukan wanita
bukan asal "wani ditata" oleh agama 

saya seorang manusia
seperti Anda, ingin ber-dharma
dan merdeka di bumi yang sama

(begitulah saya, kalau lagi bosan suka bersabda)

blubps - jakarta - 23 oktober  2010 - 1:13


blub!





------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke