Kebanyakan imigran itu didiskriminasi di eropa dlm berbagai lapangan, termasuk antara lain di lapangan pekerjaan dan kebebasan berindentitas! Dan lantaran sekelompok dari mereka yg tertindas itu protes anda mengatakan wajah Islam "mengerikan". Bagaimana anda akan mengatakan tindakan2 mengerikan kelompok2 preman dan penjahat terorganisir dari etnis tertentu beragama nasarani di jakarta: menjadi pemeras, backing, debt collector yg ganas2? Hebatnya orang muslim, septantang petenteng itu mereka tak kaitkan itu dgn agama mereka. Lebih hebat lagi, begitu panjangnya sejarah kebrutalan orang2 nasarani di negara2 muslim atas nama G3, tak ada orang muslim mengatakan "mengerikannya" wajah nasarani.
--- Pada Kam, 14/10/10, Jusfiq <[email protected]> menulis: Dari: Jusfiq <[email protected]> Judul: [proletar] Re: sentimen anti islam Kepada: [email protected] Tanggal: Kamis, 14 Oktober, 2010, 10:33 PM Eropa, dan bukan hanya Jerman, sekarang sedang dilanda oleh kegelisahan terhadap Islam, termasuk di negeri yang terkenal paling toleran terhadap semua agama selama ini seperti negeri Skandinavia dan Belanda. Dan tidak mengherankan: wajah Islam itu memang mengerikan dan orang Islam itu tukang bikin onar. Ambil contoh Denemark yang adalah salah satu ikon negeri toleran. Hanya karena ada orang yang bikin kartun tentang nabi Muhammad lantas orang Islam di berbagai negeri bikin onar. Ya nggak heran orang Eropa pada ngeri melihat Islam. --- In [email protected], "sunny" <am...@...> wrote: > > Mengapa bisa terjadi anti Islam meluas di Jerman? Bukankah Jerman mengenal > Islam bukan baru sekarang, banyak ahli-ahli agama islam belajar di Jerman? > Malah Mufti Yerusalem bersahabat dengan Adolf Hitler. > > > ----- Original Message ----- > From: PAREWA > To: [email protected] > Sent: Thursday, October 14, 2010 2:48 PM > Subject: [proletar] sentimen anti islam > > > > > > Sentimen > Anti-Islam Merebak Luas di Jerman > > Kamis, 14 Oktober 2010, 19:34 WIB > > Imigran Muslim di Jerman > > REPUBLIKA.CO.ID, JERMAN--Studi dari para ahli di Jerman Rabu (13/10) kemarin > mengungkapkan bahwa rasisme telah berkembang luas di Jerman, ditengah-tengah > perdebatan seputar imigrasi, terutama dari kaum muslim, yang terus menyulut > kemarahan di dalam negara Jerman. > > Studi yang dilakukan oleh Lembaga Friedrich Ebert ini, memperlihatkan bahwa > lebih dari sepertiga (34,3%) dari mereka yang disurvei percaya imigran > Jerman > 16mn atau orang pendatang memilih tinggal di Jerman hanya untuk manfaat > sosial. > > Sebanyak 35,6% berpikir Jerman sedang "dibawa lari oleh pendatang" > dan lebih dari sepersepuluhnya menyerukan 'Fuehrer' untuk menjalankan negara > "dengan tangan yang kuat". "Sekitar 32% dari orang mengatakan > mereka setuju dengan pernyataan bahwa para pendatang harus kembali ke > negaranya > ketika pekerjaan tidak ada". > > "Pada tahun 2010, telah ada peningkatan yang signifikan dalam sikap > anti-demokratis dan rasis. Kami mengalami titik balik dramatis," ungkap > peneliti Elmar Braehler dan Oliver Decker. > > Sikap Partai Kanan Jauh tidak hanya ditemukan di masyarakat Jerman, tetapi > "pada tingkat yang mengkhawatirkan di tengah masyarakat," kata > laporan itu. Lebih dari setengah (58.4%) dari 2.411 orang disurvei berpikir > sekitar 4mn Muslim di Jerman harus memiliki sikap dan mempraktikkan agamanya > secara nyata. > > Friedrich Ebert Foundation memiliki hubungan dekat dengan Demokrat Sosial > kiri > tengah. Studi ini mensurvei 2.400 responden dengan usia 14 sampai 90 tahun. > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
