Keterlaluan! Pejabat Singkirkan Hak Jamaah Sakit

Tribunnews.com/hendra gunawan







TRIBUNNEWS.COM - 
Pada kasus tertentu misalkan karena sakit, jamaah

haji diperbolehkan ikut dalam proses pemulangan awal ke tanah air

(tanazul). Sayangnya, belakangan ini jamaah sakit justru kerap

terpinggirkan lantaran tergeser banyaknya orang `sakti'. Praktik sogok

pun menjadi biasa.



Biasanya orang 'sakti' tersebut justru ikut-ikutan tanazul, dengan

alasan beragam. Ya, karena rapat di dewan, mengawinkan anak hingga

kebutuhan pribadi yang dikemas alasan penting. Celakanya, tanazul pun

mengesampingkan jamaah sakit yang seharusnya di



Sudah dua petugas menjadi korban pada bagian pelayanan tanazul.

Haryadi dan Suhadi, dalam dua hari terakhir tergolek di tempat tidur

lantaran sakit. Kedua petugas ini mengalami `tekanan` kuat karena tiap

hari berhadapan dengan `penggede` yang ikut-ikutan tanazul.



Media center haji (MCH) Kementerian Agama melansir kalau sogok, bujuk

rayu dan mengatasnamakan penggede dari lingkungan kementerian agama

untuk ikut tanazul hampir tiap hari.



"Perilaku warga di tanah air terbawa ke tanah suci. Petugas haji pun

mau disogok," ungkap Hariadi, seperti dikutip dari MCH>



Pemandangan sebaliknya terjadi pada Mbah Nokumi. Hak tanazul bagi

Nokumi kini masih diperjuangkan. Surat pendukung bagi kepulangan awal

Nokumi kini tengah diproses. Ia diharapkan dapat kembali ke tanah air

untuk mendapat perawatan sebagaimana mestinya.



Perempuan sepuh ini menderita patah kaki dan tangan setelah jatuh dari

lift. Kondisinya sudah sangat tak memungkinkan untuk berlama-lama di

Tanah Suci



Diharapkan Nokumi tak menjadi korban di pemondokan, mengingat pasca

Arafah Muzdalifa dan Mina (Armina) angka kematian jemaah haji

cenderung naik. Termasuk pula Nokumi lainnya yang berusia lanjut dan

kini harus mendapat perhatian dari sejumlah petugas kesehatan atau tim

medis.



Editor: anita_k_wardhani





http://www.tribunnews.com/2010/11/26/keterlaluan-pejabat-singkirkan-hak-jamaah-sakit

Berbagi berita untuk semua
 


      

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke