Jadi, orang Islam disuruh terus memerangi orang kafir..

Dan agama Islam itu terus saja dungu, buas, kejam, keji, zalim, ganas lagi 
biadab ..
 
--- In [email protected], "Tawangalun" <tawanga...@...> wrote:
>
> Hal2 yg sudah ditetapkan di Quran dan hadis gak boleh dirubah,no way.
> Sebab agama ini bukan esuk dele sore tempe bukan tapi berpijak pada dua 
> principal yg dijaga kewantexannya.
> 1.Boleh kawin 4 yo sudah jangan dirubah kawin hanya 1 istri.
> 2.Boleh cerai yo sudah jangan dirubah gak boleh cerai.
> 3.Etc etc.
> 
> Shalom,
> Tawangalun.
> 
> --- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@> wrote:
> >
> > Nama Syariah Islam Boleh Tetap, Tapi Isinya Harus Berubah !!!
> >                                              
> > Kita tidak bisa bohong, kita tidak bisa pura2 tidak tahu, dan kita tidak 
> > bisa menentang zaman, juga kita tidak bisa menentang kemauan orang banyak 
> > diseluruh dunia ini.
> > 
> > Demikianlah, semua umat manusia diseluruh dunia sudah sepakat dan setuju 
> > tegaknya HAM dan melarang segala hal yang melanggar HAM.  Artinya, meskipun 
> > umat Islam bertekad menegakkan Syariah Islam, namun isinya hukum2nya yang 
> > melanggar HAM harus dilarang, apakah dihapuskan atau ditafsirkan ulang 
> > secara bertolak belakang terserah, namun tetap tidak boleh dan tidak 
> > mungkin melanggar HAM karena hal inipun sudah menjadi tekad semua negara2 
> > Syariah Islam yang ada dimuka bumi sekarang ini.
> > 
> > Demikianlah, misalnya "Jihad" yang arti aselinya perang, kekerasan, 
> > membantai musuh, dll, sekarang ini ditafsirkan sebagai artinya bekerja 
> > keras, berkorban uang bukan berkorban jiwa, dlsb dlsb yang secara bertahap 
> > dan perlahan segalanya bisa diubah atau dihapuskan dari Quran dan 
> > Hadist2nya agar bisa sejalan menurut yang berlaku dalam HAM.  Hal ini 
> > memang masih dalam prosesnya, hanya segelintir kecil umat Islam yang masih 
> > keras kepala tetapi mereka sudah merupakan minoritas meskipun ber-kaok2 
> > agar se-olah2 mewakili semilyard umat Islam.  Ini tidak bisa, saya adalah 
> > contoh salah satu saja dari semilyard umat Islam itu, dan umat Islam yang 
> > seperti saya jumlahnya sekitara 999 juta didunia ini sedangkan yang sisanya 
> > tidak bisa mewakili umat Islam meskipun hapal diluar kepala isi Quran dan 
> > Hadist2nya.
> > 
> > Sekali lagi, umat Islam mayoritas didunia menolak Jihad, menolak hukum 
> > rajam, menolak hukum potong tangan dan menolak berbagai hukum2 lainnya yang 
> > nyata2 melanggar HAM seperti poligamy maupun kawin muta.  Buktinya, umat 
> > Islam mayoritas ini sudah sepakat mendukung kubu "war on terror" dalam 
> > penumpasan teror jihad Islam yang selama ini ingin memaksakan tegaknya 
> > Syariah Islam dimuka bumi.  Oleh karena itulah saya bisa dianggap mewakili 
> > 999 juta umat Islam dunia mengajak anda semua yang masih saja ngotot 
> > memaksakan Syariah Islam yang melanggar HAM untuk menyadari bahwa mimpi itu 
> > hanyalah bunuh diri, hanyalah menghancurkan Islam yang anda percaya sendiri 
> > tanpa mempengaruhi kepercayaan Islam umat Islam lainnya.
> > 
> > Cobalah anda bayangin sendiri, Arab Saudia dan Iran adalah dua aliran Islam 
> > yang saling bertentangan, tapi sama2 sudah sejalan dengan Amerika dalam 
> > menegakkan Demokrasi dan HAM secara bertahap.  Cepat atau lambatnya 
> > perubahan ini akan berpengaruh kepada kemajuan umat Islam itu sendiri, 
> > namun sudah pasti praktek2 Syariah Islam yang melanggar HAM itu tidak bisa 
> > lagi diberlakukan meskipun meskipun masih dipraktekkan secara sembunyi2 
> > disemua negara Syariah sekarang ini.
> > 
> > > "JONDER TALONA" <jonder78@> wrote:
> > > Mus...bikin dongeng lagi Mus...
> > > Yang menarik bisa ga...
> > > Judulnya Yesus kecele ketahuan
> > > Poligami...
> > 
> > Anda itu kampungan, apakah anda pikir mentang2 Yesus terbukti Poligamy bisa 
> > memaksa umat Nasrani itu melegalisasi Poligamy???  Jelas tidak begitu cara 
> > berpikir umat Nasrani yang diseluruh dunia sudah menerima HAM.  Umat lain 
> > diluar Islam tidak bisa dan tidak akan pernah lagi memaksakan ajaran 
> > agamanya untuk menentang hukum yang berlaku selain umat Islam saja yang 
> > masih sebagian kecil menentangnya dan tetap memaksakan ajaran agamanya yang 
> > jelas2 melanggar hukum.  Bahkan, di Aceh sendiri yang memberlakukan Syariah 
> > Islam baru2 ini menentang hukum2 Islam yang melanggar HAM, bahkan Gubernur 
> > Aceh sendiri menolak untuk menanda tangani hukum potong tangan dan hukum 
> > rajam.
> > 
> > Jadi sadarlah, HAM itu adalah yang tertinggi, dan praktek agama janganlah 
> > keluar apalagi melanggar HAM.  Semua negara2 Syariah termasuk Arab Saudia, 
> > Iran dan lain2nya pun sudah setuju dan menanda tangani penuh penegakkan HAM 
> > meskipun kita tahu bahwa masih ada segelintir rakyatnya masih tetap keras 
> > kepala memaksakan tegaknya Syariah Islam yang murni seperti dizaman nabi 
> > Muhammad.  Tetap, tanpa perlu dipaksa, secara per-lahan2 umat Islam akan 
> > disadarkan pengingnya HAM, dan terus terang, sebagian besar umat Islam 
> > diseluruh dunia sudah lebih mematuhi HAM katimbang melanggarnya karena mau 
> > memaksakan Syariah Islamnya.  Perlahan tapi pasti, Syariah Islam akan 
> > diubah dan berubah, meskipun namanya tetap tidak berubah, namanya tetap 
> > Syariah Islam tetapi prakteknya tidak seperti dizaman dulu tetapi 
> > disesuaikan dengan ketentuan HAM.
> > 
> > Ny. Muslim binti Muskitawati.
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke