Raja Jogya Sahabat Akrab Dengan Ratu Belanda !!!
                                      
Raja Jogya menyesal dan menangis karena tidak berdaya untuk memberikan bantuan 
sewaktu kerajaan Belanda sobatnya dilindas hancur lebur oleh balatentara Jerman.

Memang pernah Raja Jogya mendapatkan bantuan Belanda dalam menumpas pemberontak 
yang ingin merebut kerajaannya.  Kalo Belanda kemudian berhasil berdiri lagi 
akibat bantuan Amerika yang menolong kerajaan Belanda, namun tidak beruntung 
Raja Jogya yang tadinya beraliansi dengan Ratu Belanda dipaksa harus beraliansi 
dengan pejuang2 kemerdekaan RI yang dibantu Jepang.

Akibatnya, perjalanan nasib raja Jogya berbeda dengan sobatnya ratu Belanda.  
Kerajaan Belanda yang sudah hancur lebur itu berhasil berdiri lagi dengan 
beraliansi dengan Amerika.  Sebaliknya kerajaan Jogya yang berhasil selamat 
karena beraliansi dengan pejuang2 bekas pemberontak yang dibantu Jepang ini, 
malah akhirnya secara perlahan dan pasti dilindas oleh aliansinya sendiri yaitu 
Republik Indonesia yang berdirinya pun dulunya dibantu sang sultan Raja Jogya.

Kalo dulunya Raja Jogya menangisi rekannya Ratu Belanda, sekarang ini Ratu 
Belanda gantian menangisi Raja Jogya yang dikhianati aliansinya sendiri RI.

> rifky pradana <rifkyp...@...> wrote:
> Dengan bantuan VOC sengkongkolannya
> itu,   pemberontakan  Raden Mas Said atau 
> Pangeran Samber Nyowo  berhasil ditumpas.
 
Janganlah prejudice menuduh kerajaan Jogya itu sekongkolan VOC, lebih tepat 
kita gunakan istilah "Aliansi".  Memang kenyataannya, kerajaan Jogya pernah 
menjadi aliansi VOC untuk menumpas pemberontakan yang ingin merebut kerajaannya.

Pada hakekatnya, Belanda itu bukan penjajah Indonesia, karena negara Indonesia 
sendiri belum lahir dan belum pernah ada.  Tidak demikian halnya, sejak Belanda 
datang pun kerajaan Jogya ini sudah ada meskipun dulu namanya kerajaan Mataram. 
 Meskipun kemudian Raja Jogya menjadi aliansi Belanda, tetap pihak kerajaan 
Belanda menghormati dan tidak melindas kedaulatan kerajaan Jogya untuk 
menjajahnya.

Masalah raja Jogya pernah beraliansi dengan Belanda, bukanlah suatu kesalahan, 
karena memang itu adalah hak raja Jogya untuk menentukan kebijaksanaan beliau 
dalam mempertahankan kerajaannya, lalu dimana salahnya ???  Apalagi kalo mau 
mengingat bahwa lahirnya Republik Indonesia itupun atas jasa2 raja Jogya ini 
yang bersedia beraliansi dengan pejuang2 kemerdekaan RI belakangannya.  Dalam 
hal inipun raja Jogya tidak merasa menghianati kerajaan Belanda karena 
hakekatnya kerajaan Belanda sendiri sudah hancur lebur dilindas bala tentara 
Jerman sehingga ratunya kabur mengungsi keluar negeri Belanda.

Demikianlah, kita harus hargai kebijaksanaan raja Jogya yang kemudian membina 
aliansi baru dengan para pejuang kemerdekaan yang dibina Jepang yang 
menghasilkan terciptanya Republik Indonesia.

Ny. Muslim binti Muskitawati.






------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke