Setiap Kesebelasan Wajar Mau Menang !!!
Maksudnya yang enggak wajar itu justru yang memaksa dirinya harus menang, harus
dianggap menang meskipun realitasnya kalah. Yaaa... ini memang menyangkut
harga diri, apalagi sudah keluar banyak duit ngebon pemain naturalisasi.
Bagi Rajagopal rasa nasionalisme-nya lebih tinggi kualitasnya kalo tidak ngebon
pemain naturalisasi. Dari semua kesebelasan yang ikut bertanding dalam AFF ini
tidak satupun ada yang ngebon pemain naturalisasi kecuali Indonesia.
Sebetulnya perbuatan ngebon begini merupakan pelanggaran amateurisme, karena
dimanapun diseluruh dunia ngebon pemain itu hanya berlaku dalam pertandingan
professional yang mengatas namakan club bolanya. Tetapi kalo sudah menyangkut
nama negara maka semuanya kembali ke pangkalnya dinegara masing2.
UU negara sendiri rela dilanggarnya untuk bisa ngebon pemain asing.
Naturalisasi yang syaratnya harus tinggal 5 tahun, harus bisa berbahasa
Indonesia, ternyata bisa diabaikan, masuk sebagai orang asing sudah bisa ikut
kejuaraan sepak bola Nasional, dan setelah 2 tahun sudah keluar naturalisasinya
meskipun belum memenuhi syarat belum bisa bahasa Indonesia. Lebih memalukan
lagi, masuk Islam menjadi mualaf yang diiklankan disemua media, tapi setiap si
Gonzales berhasil menciptakan Gol, dia mengucapkan doa terima kasihnya secara
katolik dengan menyentuh keningnya dengan jari telunjuknya dan tiga titik
didada dan di kiri kanan bahunya. Itupun bisa dimaklumi, karena selama masuk
Islam dia belum belajar caranya bershalat, meskipun resmi sudah muslim dia cuma
bisa berdoa dengan cara2 katolik.
Bayangin deh kalo saja Malaysia menang lagi di Senayan, entah gimana nasib para
pemainnya yang menghadapi kemarahan penonton yang brutal.
Tetapi bukanlah berarti karena menghindari kebrutalan supporter maka Malaysia
harus mengalah dan kalah !!! Seperti apa yang sudah direncanakan Rajagopal,
yang penting sarangkan dulu gol pertama untuk Malaysia, setelah itu boleh
rileks sampai waktu habis. Ternyata semuanya berjalan mulus, gol pertama
berhasil disarangkan Malaysia, dan supporter Indonesia menjadi beringas,
setelah hampir usai score-nya jadi 1-1 maka kebringasan supporter berkurang
banyak, dan pada akhirnya score menjadi 2-1 untuk Garuda, maka supporternya
mulai me-muja muji Malaysia yang katanya bermain cantik.
Begitulah solusi yang cantik dari Rajagopal, memberi kemenangan kepada angan2
supporter Indonesia meskipun kenyataannya "kalah". Tim Malaysia berhasil
pulang dengan menerima perasaan bangsa Indonesia yang berterima kasih karena
masih memberi harga diri meskipun kalah.
Tapi kemenangan bohong ini dimanfaatkan oleh ketua PSSI yang harusnya mundur,
dia bilang: "mana ada tim sepak bola menang tapi ketuanya disuruh mundur?"
Tapi biarlah itu urusan para penguasa negara yang mengatur bagian masing2 dalam
menjarah negara ini secara berjamaah.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/