Opo penembaknya koncone Amrozy Mus? kalau bukan berarti US Citizen itu banyak 
terorisnya juga.Bahkan dikampus kampus juga ada.

Shalom,
Tawangalun.

ARIZONA (Suara Karya): Seorang pria di Arizona, Amerika Serikat (AS), yang 
menyebut diri bernama Jared Loughner (22), melakukan penembakan membabi buta di 
depan sebuah pusat perbelanjaan Akibatnya, enam orang tewas, belasan lainnya 
luka berat, termasuk anggota Kongres dari Partai Demokrat dan Hakim Agung 
Federal.
Presiden AS Barack Obama mengecam tindakan tersebut dan menyatakannya biadab 
serta tidak berperikemanusiaan. Obama meminta pihak berwenang mengusut kejadian 
itu secara cepat dan tuntas.
Loughner mengirimkan pesan melalui situs MySpace dan YouTube yang bernada 
mengecam pemerintah. Dia memberi judul videonya di YouTube dengan kalimat 
"Final Thoughts" "New Currency".
Dalam situs MySpace, Loughner, Sabtu (8/1) sekitar pukul 17.00, menulis, 
"Selamat tinggal. Teman-teman, mohon jangan marah kepada saya."
Foto-foto di MySpace menunjukkan gambar detail senjata otomatis di atas buku 
atau kertas bertuliskan "United States History" (Sejarah Amerika Serikat). 
Gambar itu dilengkapi sejumlah video Loughner dari akun YouTube, termasuk 
seorang pria bertopeng yang membakar bendera AS dan lainnya dengan kalimat 
"Jangan percaya pemerintahan sekarang, pemirsa."
Kendati demikian, belum jelas apakah Loughner adalah orang yang membakar 
bendera dalam video itu. Jika merujuk pada catatan hak milik, Loughner hidup 
bersama ibunya, Amy Loughner, di wilayah Tucson.
Dalam penembakan itu, enam orang tewas dan 12 orang lainnya terluka, sementara 
anggota Kongres bernama Gabrielle Giffords terluka berat.
Juru bicara polisi Rick Kastigar, ketika berbicara kepada CNN, memberikan data 
jumlah korban itu menyusul serangan di negara bagian di barat daya AS itu, yang 
telah memancing kecaman seluruh warga AS. Menurut Departemen Keamanan Dalam 
Negeri AS, hakim federal John Roll dari Arizona juga tertembak.
Obama mengatakan, penembakan di Arizona itu "tragedi bagi seluruh negara kita". 
Dalam pernyataan di depan kamera di Gedung Putih, Obama menyatakan, penembakan 
itu merupakan "tindakan tak terkatakan". Dia juga mengatakan, penyelidikan 
penuh atas tragedi itu sedang berlangsung.
"Ini lebih dari tragedi bagi orang-orang yang terlibat. Ini tragedi bagi 
Arizona, tragedi bagi seluruh negara kita," kata Obama. Obama menambahkan, ia 
telah mengirim Direktur FBI Robert Mueller ke Arizona untuk membantu memimpin 
penyelidikan.
Menurut Obama, seorang anak perempuan berusia sembilan tahun dan seorang hakim 
federal termasuk di antara mereka yang tewas dalam penembakan di Arizona, 
tempat anggota Kongres, Gabrielle Giffords, terluka berat.
"Kami masih mengumpulkam semua fakta, tapi kami tahu anggota Kongres, Giffords, 
adalah salah satu korban. Dia sekarang di sebuah rumah sakit di daerah itu dan 
ia sedang berjuang untuk hidupnya," kata Obama dalam pernyataan tersebut.
"Kami juga tahu bahwa sedikitnya lima orang telah kehilangan jiwa mereka dalam 
tragedi itu, termasuk di antara mereka hakim federal John Roll dan seorang anak 
perempuan yang baru sembilan tahun usianya," katanya. (AP/Kentos)

Shalom,
Tawangalun.



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke