Catatan:
saya pribadi setuju kalau para islamist di russia sebaiknya di genocide saja, 
kalau saya jadi kamerad di russia maka saya yg akan perintah genocide 
orang-orang islam tolol di russia

asal tahu saja, konstitusi russia memberikan jaminan kesehatan gratis kepada 
setiap warganegara, pendidikan gratis, rumah gratis bagi warga miskin, 
kebebasan berpendapat, persamaan hak,  kebebasan beragama dan tidak beragama, 
eh ...ini para islamist tolol malah masih bikin onar...

apa maunya mereka sebenarnya???

================

MOSKWA, SELASA — Aksi teror bom bunuh diri di Bandara Internasional Domodedovo, 
Moskwa, Rusia, Senin (24/1/2011), memicu kemarahan Pemerintah Rusia. Presiden 
Dmitry Medvedev bersumpah akan memburu dan "menghabisi" mereka yang bertanggung 
jawab dan berada di balik aksi teror itu.

Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin bahkan dengan keras menyatakan akan 
membalas dendam atas insiden tersebut. Jumlah korban tewas terakhir dilaporkan 
mencapai 35 orang, 8 orang di antaranya warga negara asing.

Selain itu, lebih dari 180 orang juga ikut terluka dalam peristiwa mengerikan 
tersebut. Otoritas Rusia memastikan kedelapan warga negara asing yang tewas 
adalah dua orang berkebangsaan Inggris, seorang warga negara Jerman, seorang 
warga negara Bulgaria, serta masing-masing satu orang berkewarganegaraan 
Kirgistan, Tajikistan, Uzbekistan, dan Ukraina.

Sejumlah kalangan meyakini serangan dilakukan kelompok militan dari kawasan 
Kaukasia Utara, yang memang selama setahun terakhir melakukan serangan serupa 
di Rusia. Pada Maret tahun lalu serangan ganda ledakan bom bunuh diri terjadi 
di sistem angkutan umum bawah tanah Moskwa dan menewaskan sekitar 40 orang.

"Terorisme masih menjadi ancaman keamanan utama di negeri ini. Kita harus 
berupaya sekeras mungkin mengidentifikasi, mengekspos, lalu membawa para bandit 
pelaku teror bom itu ke pengadilan.

Tidak cuma itu, kita juga harus menumpas tempat persembunyian mereka. Jangan 
sampai kita cuma berdiam diri. Mereka harus dihancurkan tepat di mana mereka 
berada," tutur Medvedev, Rabu, langsung melalui siaran televisi.

Medvedev, yang juga terlihat sangat emosional, menyalahkan pengelola dan aparat 
keamanan Bandara Internasional Domodedovo yang, menurut dia, telah melakukan 
kesalahan fatal sehingga serangan bom bisa terjadi.

Dari temuan di lokasi kejadian dan pernyataan sejumlah saksi mata, aparat 
keamanan memperkirakan ledakan berasal dari bom berdaya ledak tinggi atau 
setara dengan 5 kilogram hingga 7 kilogram TNT.

Para pelaku juga diyakini memilih lokasi peledakan bom di tempat yang 
memungkinkan jatuh korban jiwa secara maksimal. Dari sejumlah fakta itu, 
diyakini serangan memang telah dipersiapkan dengan sangat matang.

"Ada sebuah kegagalan sistemik yang dilakukan manajemen bandara terkait 
pengamanan. Dengan begitu, mereka juga harus ikut bertanggung jawab, termasuk 
menjelaskan mengapa peristiwa itu bisa terjadi.

Tidak gampang menyelundupkan bom sebanyak itu. Penyidik dan Komite Penyelidikan 
Rusia harus menyelidiki 'tanggung jawab kriminal' mereka, para petugas bandara, 
yang ikut bersalah karena telah membiarkan teror bisa terjadi," ujar Medvedev 
lebih lanjut.

Pelaku teror

Dari hasil penyelidikan awal, petugas menemukan potongan kepala orang, yang 
mereka sebut "berwajah Arab". Pria itu diduga merupakan salah seorang pelaku, 
yang mendampingi pelaku bom bunuh diri lain, seorang perempuan.

Bom meledak ketika pelaku perempuan membuka tasnya. Menurut beberapa saksi 
mata, sebelum meledakkan diri, para pelaku berteriak dan mengancam akan 
membunuh semua orang di bandara.

Saksi mata lain menggambarkan, saat kejadian ada banyak orang di lokasi 
pengambilan barang bawaan penumpang di terminal kedatangan bandara tersebut.

Sejumlah pemimpin negara, seperti Presiden Amerika Serikat Barack Obama, 
Presiden China Hu Jintao, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, Kanselir Jerman 
Angela Merkel, dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan juga 
Pemerintah Indonesia mengecam aksi teror tersebut. (AFP/AP/REUTERS/BBC/CNN/ DOW 
JONES/DWA)



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke