Tapi sebelum Obama nilpun SBY sudah nilpun duluan kok Mus,jadi sebenarnya Mubarak itu patuhnya kpd SBY,soale kan podo Islame.
Shalom, Tawangalun. --- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@...> wrote: > > Obama Telepon Mubarak Perintahkan Turun !!! > > Obama menelepon untuk kedua kalinya Senen pagi kemaren kepada Mubarak dan > memerintahkan dianya segera mundur tanpa menunggu lagi hingga pemilu yang > akan datang dan tidak perlu lagi memikirkan siapa penggantinya. Atas > perintah Obama itulah Mubarak menunjuk Omar Suleiman kepala intelejen-nya > sebagai wakil presiden dan menyatakan dirinya tidak akan mencalonkan lagi > jadi presiden. Untuk pertama kalinya selama 30 tahun menjadi presiden, > Mubarak baru menunjuk wakilnya. > > Padahal minggu lalu Obama untuk pertama kalinya menelepon Mubarak dan > memerintahkan agar dia mempersiapkan penggantinya dan kemudian turun. > Rupanya Mubarak ber-lambat2 berusaha mempertahankan kedudukannya hingga > beberapa bulan lagi pada waktu pemilu. Kesalahan paling besar diperbuat > Mubarak adalah korupsi dana dari Amerika yang harusnya digunakan untuk > mendamaikan dan mempersatukan Palestina. Blunder demi blunder dilakukan > Mubarak ini hingga pengeboman Gereja Coptic dimana tidak satupun pelaku2nya > yang mampu ditangkapnya. > > Yang penting bagi Amerika adalah Mubarak segera turun dan siapapun yang akan > menggantikan tidak perlu dipikirkan lagi. Bagi Amerika, siapapun yang > menggantikan dipastikan akan tetap membutuhkan Amerika dalam mempertahankan > ekonomi Mesir yang sekarang hancur lebur. > > Sepanjang berkuasanya Mubarak, banyak pejabat2 dibawahnya tidak menerima gaji > karena mereka bisa hidup dari korupsi, dari sogokan, dan dari usaha2 yang > memerah rakyatnya sendiri. Tentara Mesir tidak berkualitas karena semuanya > berprofessi sebagai pengusaha. Semua perwira Mesir mendapat order usaha dari > pemerintah. > > Mubarak ini bukanlah satu2nya contoh kepala negara Islam terbesar di Timur > Tengah yang bisa berkuasa karena ditopang oleh Amerika. Jadi tergantung apa > perintah dari Amerika dan itulah yang harus dilaksanakan sang kepala negara. > Yang lebih mencolok mata adalah raja Arab Saudia yang memperlakukan bangsanya > sebagai budak2 milik kerajaan. Arab Saudia bukan negara milik rakyatnya > melainkan milik rajanya, dan hal inilah yang berlakuk dalam syariah Islam. > > http://www.usatoday.com/news/washington/2011-01-29-us-egypt_N.htm > > Jadi kejadian di Mesir ini agar membuka mata umat Islam di Indonesia, bahwa > didunia ini tidak ada satupun negara Islam atau yang mayoritas Islam yang > terlepas dari kendali Amerika, semuanya adalah antek2 Amerika yang dalam > khotbah2 Jum'at di-maki2nya. Berhasil meletusnya demo yang brutal sekarang > inipun didalangi Amerika dibelakang layar. Kalo tidak didalangi Amerika, > mana mungkin demo sebesar ini bisa meletus serentak diseluruh Mesir ??? > Hanya Amerika yang boleh dan yang mampu menyelenggarakan demo sebesar ini dan > untuk itu sang Mubarak tidak akan berani meredamnya dengan kekuatan > militernya yang korup. > > Mubarak bukan ketakutan kepada demo2 protest-nya karena militer sangat kuat > mendukung dirinya, yang ditakuti hanyalah perintah2 dari Gedung putih ini > yang harus dilaksanakannya. Meskipun masih keras kepala untuk mengelak dari > kewajiban2 kepada Amerika, Mubarak makin terjerumus nantinya untuk dibiarkan > dihukum mati dinegerinya. > > Mubarak sudah bertekad tidak mau turun dan menolak untuk kabur keluar negeri > mencari Assylum. Dia berkata akan bertahan sampai mati dinegerinya... Namun > kita sama2 lihat saja, karena dulu juga Raja Pahlevi berkeras tidak mau > keluar negerinya bertekad mati syahid dinegerinya sendiri, ternyata akhirnya > dia mati di RS di Mesir tidak secara syahid tapi mati konyol lari2 minta > selamat yang berakhir tidak bisa diselamatkan setibanya di Mesir. Akhirnya > isteri Pahleve dan keluarganya minta suaka ke Amerika dan sekarang sang > isteri menjadi staff pengajar part time di Cornell University. Memalukan > memang, tapi hal inilah yang harus diketahui setiap muslimin diseluruh dunia > agar tidak terlalu takabur. > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
