Refleksi : Apakah ketua PKB ini tidak keseleo lidah, mungkin seharusnya beliau bilang "jangan dijadikan beban negara", beliau bilang "jangan jadi beban negara." Bukankah Ahmadiayah tidak ribut-ribut di tempat-tempat hiburan penuh mukajizat dan maksiat-maksiat. Mereka terisolasi seperti suku terasing di hutan kalimantan, Sumatera, Papua, yang tidak menuntut banyak selain hak hidup dan berbakti kepada apa yang mereka yakin dan percaya.
Jadi Pak PKB, Take it easy, baby! May the Good Lord bless those are suffering from poverty, sickness, oppressed and injustice to become stronger, healthy and mighty power to change condition for better tomorrow. http://www.antaranews.com/berita/245562/pkb-ahmadiyah-jangan-jadi-beban-negara PKB: Ahmadiyah Jangan Jadi Beban Negara Kamis, 10 Februari 2011 20:23 WIB | 456 Views Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar. (ANTARA) Berita Terkait a.. Warga Keberatan Suparman Tinggal di Cikeusik b.. Kapolda: Identitas Pemberi Komando Penyerangan Sudah Diketahui c.. Tokoh Agama Pandeglang Dibebaskan d.. Alumni GMNI: Negara Jangan Kalah Hadapi Anarkisme e.. Komnas HAM: Kasus Ahmadiyah Janggal Video Terkait a.. MENAG : Tidak Ada Diskriminasi Agama b.. Kecam Pembantaian Ahmadiyah Jakarta (ANTARA News) - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar meminta Ahmadiyah tidak menjadi beban negara dengan mematuhi ketentuan yang telah diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri. "Ahmadiyah jangan bebani negara. Patuhi SKB tiga menteri," kata Muhaimin saat meresmikan kantor Dewan Pengurus Wilayah Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DKI Jakarta, Kamis. Dikatakannya, PKB tidak turut mempersoalkan status ajaran Ahmadiyah karena bukan kewenangannya, bahkan menghargai pengikut Ahmadiyah sebagai warga negara. PKB pun meminta masyarakat juga menghargai keberadaan warga Ahmadiyah sebagai warga negara yang memiliki hak sama dengan warga negara yang lain. "Masyarakat tidak boleh main hakim sendiri. Soal status Ahmadiyah serahkan kepada hukum dan instansi berwenang," kata Muhaimin. Bahkan, PKB mendesak aparat penegak hukum menindak tegas setiap pelaku tindak kekerasan, termasuk pelaku kekerasan terhadap pengikut Ahmadiyah. Hanya saja, kata Muhaimin, mengingat ada aturan bagi Ahmadiyah untuk tidak menyebarluaskan ajarannya maka PKB meminta aturan itu dipatuhi. "Jangan ekspansi. Sebaiknya warga Ahmadiyah mengisolasi diri," kata Muhaimin yang juga Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu. Sehari sebelumnya, Muhaimin juga menyerukan jajaran PKB dan kalangan nahdliyin (sebutan bagi warga Nahdlatul Ulama) untuk turut melindungi pengikut Ahmadiyah dari tindak kekerasan. Tindakan kekerasan yang beberapa kali menimpa pengikut Ahmadiyah karena mereka dinilai tetap melakukan aktivitas penyebaran ajaran ke masyarakat, padahal SKB tiga menteri melarangnya. (S024/Z002/K004) Editor: B Kunto Wibisono [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
