Tuhan Itu Enggak Ada, Belum Pernah Ada, Selamanya Tidak Ada
                                             
Jadi bagaimana mungkin Tuhan yang tidak ada bisa punya anak, otomatis karena 
Tuhan tidak ada, juga tidak ada anaknya.

Tuhan itu bukan nama keluarga, jadi enggak mungkin punya anak, enggak mungkin 
punya pembantu, enggak mungkin punya utusan, dan enggak mungkin mengangkat 
pegawai.

Jadi buang jauh2 omongan2 utusan Tuhan, anak Tuhan, bapak Tuhan ataupun 
bayangan Tuhan.

Tuhan itu bukan roh karena roh juga tidak ada dan ini bisa dibuktikan ketidak 
ada-annya.

Masalah adanya pendekar2 agama yang menganggap Tuhan belum bisa dibuktikan 
keberadaannya atau belum bisa dibuktikan ke tidak adaannya, adalah SALAH.  
Tuhan sudah bisa secara pasti dibuktikan TIDAK ADA.

Yang membuat anggapan bahwa Tuhan belum bisa dibuktikan keberadaan atau ketidak 
adaannya hanyalah mereka yang punya vested interest terhadap pemujaan agamanya 
sehingga dengan berbagai cara menyesatkan anggapan2 bahwa Tuhan tidak ada.

Banyak cara2 ilmiah yang sederhana atau yang komplex yang bisa dilakukan untuk 
membuktikan "Tidak Adanya Tuhan".  Masalahnya hanya terbentur mereka yang 
percaya yang dengan sia2 menyangkal menganggap bukti2 itu bukanlah bukti.

Manusia itu sendiri pada dasarnya adalah keajaiban, mereka bisa meng-Adakan 
hal2 yang tidak ada untuk menjadi se-olah2 Ada meskipun tetap tidak ada.  
Disinilah letak daripada permainan alam perasaan manusia yang bisa dibentuk 
melalui brainwash, dan teknik yang sama juga kemudian digunakan dalam 
"Reklame", juga dalam "entertainment", dan berbagai strategy perang psikologis 
lainnya.

Jadi agama Islam, Kristen, Yahudi dll, pada dasarnya mengelabui manusia melalui 
standarisasi kepercayaan agamanya.  Intinya hanya melalui harapan2, ketakutan2, 
ancaman2, janji2, yang kesemuanya kemudian dikaitkan dengan hukum yang berlaku 
dengan hukuman "Neraka" bagi yang menentang atau melanggar agamanya atau 
mendapatkan kebahagiaan berupa "Sorga" bagi yang berjasa atau tunduk kepada 
agamanya.

Menjadi orang baik tidak harus beragama, dan tidak ada orang bisa menjadi baik 
karena agamanya.  Disinilah kuncinya, jangan terpengaruh anggapan bahwa untuk 
menjadi baik kita harus beragama.

Tidak satupun dan tiada siapapun menjadi baik atau menjadi terbaik akibat 
beragama.  Karena memang pada dasarnya agama bukan membina manusia menjadi baik 
melainkan membelenggu manusia kepada cita2 agamanya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.







------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke