mati ya mati, enggak perlu karena ketakutan langsung nyebut tuhan. enggak
ada efeknya. kalau sudah waktunya mati ya mati.


2011/3/4 Tawangalun <[email protected]>

>
>
> Mus sekarang memang bagimu Tuhan belum ada,ning nanti begitu kamu ngalami
> naik pesawat mesinnya mati satu lantas pesawat miring,barulah mulutmu secara
> spontan ngucap sesuatu yg gak pernah diucapkan atheis.Atau kamu ditingkat 14
> tiba2 ada power failure,lift mati sak lampune.Itu pernah dialami beneran
> oleh delegasi RI ketika di Beijing liftnya tiba2 macet dilantai 14.Delegasi
> RI langsung njawil delegasi RRC,he kamu tadi nyebut opo?dia gak sempat
> ngarang jadi jawab apa adanya bahwa tadi saya nyebut Tuhan.
>
> Shalom,
> Tawangalun.
>
> --- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@...> wrote:
> >
> > Tuhan Itu Enggak Ada, Belum Pernah Ada, Selamanya Tidak Ada
> >
> > Jadi bagaimana mungkin Tuhan yang tidak ada bisa punya anak, otomatis
> karena Tuhan tidak ada, juga tidak ada anaknya.
> >
> > Tuhan itu bukan nama keluarga, jadi enggak mungkin punya anak, enggak
> mungkin punya pembantu, enggak mungkin punya utusan, dan enggak mungkin
> mengangkat pegawai.
> >
> > Jadi buang jauh2 omongan2 utusan Tuhan, anak Tuhan, bapak Tuhan ataupun
> bayangan Tuhan.
> >
> > Tuhan itu bukan roh karena roh juga tidak ada dan ini bisa dibuktikan
> ketidak ada-annya.
> >
> > Masalah adanya pendekar2 agama yang menganggap Tuhan belum bisa
> dibuktikan keberadaannya atau belum bisa dibuktikan ke tidak adaannya,
> adalah SALAH. Tuhan sudah bisa secara pasti dibuktikan TIDAK ADA.
> >
> > Yang membuat anggapan bahwa Tuhan belum bisa dibuktikan keberadaan atau
> ketidak adaannya hanyalah mereka yang punya vested interest terhadap
> pemujaan agamanya sehingga dengan berbagai cara menyesatkan anggapan2 bahwa
> Tuhan tidak ada.
> >
> > Banyak cara2 ilmiah yang sederhana atau yang komplex yang bisa dilakukan
> untuk membuktikan "Tidak Adanya Tuhan". Masalahnya hanya terbentur mereka
> yang percaya yang dengan sia2 menyangkal menganggap bukti2 itu bukanlah
> bukti.
> >
> > Manusia itu sendiri pada dasarnya adalah keajaiban, mereka bisa
> meng-Adakan hal2 yang tidak ada untuk menjadi se-olah2 Ada meskipun tetap
> tidak ada. Disinilah letak daripada permainan alam perasaan manusia yang
> bisa dibentuk melalui brainwash, dan teknik yang sama juga kemudian
> digunakan dalam "Reklame", juga dalam "entertainment", dan berbagai strategy
> perang psikologis lainnya.
> >
> > Jadi agama Islam, Kristen, Yahudi dll, pada dasarnya mengelabui manusia
> melalui standarisasi kepercayaan agamanya. Intinya hanya melalui harapan2,
> ketakutan2, ancaman2, janji2, yang kesemuanya kemudian dikaitkan dengan
> hukum yang berlaku dengan hukuman "Neraka" bagi yang menentang atau
> melanggar agamanya atau mendapatkan kebahagiaan berupa "Sorga" bagi yang
> berjasa atau tunduk kepada agamanya.
> >
> > Menjadi orang baik tidak harus beragama, dan tidak ada orang bisa menjadi
> baik karena agamanya. Disinilah kuncinya, jangan terpengaruh anggapan bahwa
> untuk menjadi baik kita harus beragama.
> >
> > Tidak satupun dan tiada siapapun menjadi baik atau menjadi terbaik akibat
> beragama. Karena memang pada dasarnya agama bukan membina manusia menjadi
> baik melainkan membelenggu manusia kepada cita2 agamanya.
> >
> > Ny. Muslim binti Muskitawati.
> >
>
>  
>



-- 
www.davidsilalahi.konsultanasuransi.com ; http://enjoy-hidup.blogspot.com/

Asuransi Allianz terbaik 2010 di Indonesia,  INFOBANK:
http://www.antaranews.com/berita/1277927039/infobank-umumkan-peringkat-perusahaan-asuransi

Allianz, Top 20 The Biggest Company in the world:
http://money.cnn.com/magazines/fortune/global500/2010/snapshots/7674.html

Allianz, The most Admired Company in the World:
http://money.cnn.com/magazines/fortune/mostadmired/2010/snapshots/7674.html
<
http://www.antaranews.com/berita/1277927039/infobank-umumkan-peringkat-perusahaan-asuransi
>
Contact me for your A to Z insurance needs.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke