Nggak bisa bantah apa yang saya sampaikan, rezameutia yang hidup sengsara 
karena telah jadi gila dan mikir juga cuma bisa pake kontol lantas OOT sekedar 
menyebar fitnah busuk, nista lagi menjijikkan.

Saya yang dapat pensiun yang aduhai dari lembaga pengelola pensiun di Perancis 
dan Belanda difitnahnya dibiayai perempuan dan menjual pântat ke gereja..
  
Betul-betul busuk, nista lagi menjijikkan.

--- In [email protected], "rezameutia" <rezameutia@...> wrote:
>
> oang tua jusfiq pasti akan menyesal telah melahirkan jusfiq yang menjual 
> harga dirinya dibiayai oleh perempuan dan menjual pantatnya kepada gereja 
> leiden.
> 
> saya kira the worst orang minang adalah koruptor azwar anas dan si pantek 
> syahril sabirin.  ternyata jusfiq hadjar lebih busuk dan lebih nista karena 
> sampe tega menjual harga dirinya sendiri ke gereja.
> 
> bagaimana anda mempertanggung jawabkan kepada orang tua dan lehuhur anda?
> 
> 
> 
> 
> --- In [email protected], "Jusfiq" <kesayangan.allah@> wrote:
> >
> > 
> > 
> > Orang tua rezameutia yang dungu kayak anjing, seperti juga orang tua
> > peserta
> > mailing list ini yang beragama Islam kayak Dipo, johny-indon,
> > ndeboost, PAREWA
> > PAREWA, Roman Proteus, Tawang dll. tidak sanggup memberikan pendidikan
> > yang
> > memadai kepada anaknya yang tentu saja jadi dungu kayak anjing seperti
> > orang
> > tuanya dan berpengetahuan dangkal kayak comberan dimusim kemarau di
> > Jakarta.
> > 
> > Bayangin, begitu cetek pengetahuan rezameutia itu hingga Afrika
> > Selatan
> > dikatakannya negeri bule, bahasa Inggerisnya juga acak-acakan hingga
> > dia tidak
> > tahu apa arti kata legendary.
> > 
> > Kesanggupannnya juga terutama terbatas ngomong tentang sepak bola dan
> > musik dan,
> > menurut Suryana tukang jilat pantat orang Islam, ngedongeng..
> > 
> > Disamping itu orang tua rezameutia yang memang dungu kayak anjing itu
> > juga
> > membiarkan anaknya yang memang suka mikir pake kontol itu menjadikan
> > buku taik
> > anjing al-Mushaf susunan orang Arab primitif sebagai kitab suci.
> > 
> > rezameutia juga tidak dilatih oleh orang tuanya yang memang
> > dungu-dungu kayak
> > anjing itu memakai otaknya buat berfikir, dia tidak dilatih untuk
> > berfikir
> > kritis.
> > 
> > Dia tidak dilatih untuk mempertanyakan apa yang dikatakan orang
> > sekelilingnya.
> > 
> > Dia dilatih buat biasa bersikap seperti anjing budug lapar dihadapan
> > taik angat:
> > diajar untuk melahap apa yang dikatakan orang sekelilingnya dan kayak
> > bebek, dia
> > suka ikut apa yang dilakukan orang lain, tanpa mikir, seperti naik
> > haji sembari
> > muter-muter kayak orang gila disekeliling Kaabah dan nyambit setan
> > yang nggak
> > ada di padang pasir sono.
> > 
> > Selanjutnya...
> > 
> > Di abad ke XXI ini, berkat kemajuan teknologi, rezameutia juga punya
> > akses ke
> > internet dan sempat
> > melihat
> > kenyataan lain yang pahit lagi menyilaukan yang ditunjukkan orang lain
> > di
> > internet: ajaran agama Islam yang dianutnya dan yang dikiranya
> > berdasarkan
> > kebenaran dan berdasarkan wahyu dari Allah itu ternyata cuman
> > berdasarkan
> > omong
> > kosong dan kibulan hasil khayalan orang Arab primitif.
> > 
> > Karena dia tidak dilatih untuk memakai otaknya untuk berfikir dan
> > untuk
> > mempertanyakan apa yang dia yakini selama ini maka dia bingung
> > dihadapan
> > kenyataan itu: groggy.
> > 
> > Dia jadi gila.
> > 
> > Gila dan lantas kalap.
> > 
> > Lalu dia jadi tukang fitnah dan penyebar dusta.
> > 
> > Karena saya bercerita bahwa saya pernah mengisap ganja satu kali, maka
> > saya
> > difitnhnya junkie.
> > 
> > Dan karena saya menurutkan nasehat berbagai lembaga kesehatan di Eropa
> > yang
> > menganjurkan orang untuk mengikuti diet mediteranian yang antara lain
> > terdiri
> > dari dua atautiga gelas anggur tiap hari maka saya difitnahnya
> > alkoholik.
> > 
> > Berbeda dengan orang Islam lain yang juga sudah pada jadi gila,
> > rezameutia
> > memang bersedia menjalani terapi.
> > 
> > Tapi hasilnya tetap saja sama: rezameutia tetap saja cuma bisa memakai
> > kontolnya
> > buat berfikir dan buah fikirannnya, tidak mengherankan, tetap saja
> > terutam
> > najis seperti fitnah dan dusta.
> > 
> > Kasihan saya melihatnya.
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke