Sementara itu orang Islam pada murtad di Eropa...
--- In [email protected], "Tawangalun" <tawangalun@...> wrote: > > > Posted on February 2, 2010 by salafytobat > Kecenderungan Baru Mualaf di Inggris > > Caroline Bate > Caroline Bate adalah tipikal perempuan Inggris yang terpelajar. Ia pernah > mempelajari bahasa Rusia dan Jerman sebelum akhirnya memilih jurusan > manajemen dan mendapatkan gelar kesarjanaan di bidang itu dari Universitas > Cambridge.Lalu apa yang membuat Caroline istimewa? Yang membuatnya istimewa > adalah minatnya terhadap agama Islam. Caroline mempelajari Islam dan merasa > dirinya sebagai Muslim meski secara resmi ia belum mengucapkan dua kalimat > syahadat. > Caroline mewakili kalangan muda, kulit putih dan terpelajar di Inggris yang > cenderung memiliki minat untuk mempelajari agama Islam. Sejumlah masjid di > London mengakui adanya kecenderungan yang makin meningkat itu, bahkan bukan > hanya berminat mempelajari Islam tapi juga menyatakan diri masuk Islam, > terutama sejak peristiwa serangan 11 September 2001 di AS. Seperti Caroline, > warga Inggris yang masuk Islam kebanyakan berasal dari kalangan kelas > menengah yang sudah mapan, punya karir yang bagus dan memiliki latar belakang > kehidupan pribadi dan sosial yang bahagia. > Dalam artikel "Wajah Baru Islam" yang dimuat di situs Islam For Today, > penulisnya, Nick Compton menyebutkan bahwa trend semacam itu bukan hal yang > baru di Inggris. Ia menyebutkan sejumlah warga asli Inggris ber "darah biru" > yang memutuskan untuk menjadi seorang muslim, misalnya Jonathan Birt, putera > dari Lord Birt yang masuk Islam pada tahun 1997 dan Joe Ahmed Dobson, putera > mantan Menteri Kesehatan Inggris. > Seperti di negara Barat lainnya, isu Islam radikal juga mengemuka di Inggris > pasca peristiwa 11 September. Di Inggris, tokoh muslim Abu Hamza Al-Masri > ditudingsebagai tokoh radikal yang telah mencekoki anak-anak muda Muslim > dengan pemikiran ekstrim. Tapi di sisi lain, justeru makin banyak kalangan > kulit putih dari kelas menengah di Inggris yang masuk Islam. Kebanyakan dari > mereka mengetahui Islam dari teman-temannya, dari buku bacaan dan dari para > juru dakwah di Inggris yang meyakinkan mereka bahwa Islam bukanlah agama > misionaris seperti agama Kristen. > Caroline memiliki pengalaman unik bagaimana pertama kali mengenal Islam dan > meyakininya sebagai agama yang sempurna dan paling masuk akal. Semuanya > berawal ketika teman sekolahnya menikah dengan seorang muslim asal Tunisia. > "Tadinya saya cuma ingin mempelajari sisi budayanya dan bukan agamanya. Tapi > dari literatur yang saya baca mendorong saya untuk juga membaca tentang > ajaran Islam, yang menurut saya sangat masuk akal dan sempurna," kata > Caroline. > > Aisya (d/h Eleanor Martin) > Lain lagi pengalaman Roger (bukan nama sebenarnya) yang berprofesi sebaga > dokter. Ia mengatakan, sekitar satu setengah tahun yang lalu ia sering > membicarakan tentang Islam dengan rekan-rekan kerjanya yang Muslim. "Semua > yang saya dengar tentang Islam dari media massa adalah Hizbullah, kelompok > gerilya dan sejenisnya. Lalu saya mulai mengajukan beberapa pertanyaan > tentang Islam pada kolega saya yang Muslim dan saya sangat prihatin dengan > ketidaktahuan saya selama ini," aku Roger yang kemudian memutuskan masuk > Islam. > Bagi para mualaf itu, memeluk Islam ibarat melakukan `operasi penyamaran'. > Mereka harus membaca, bicara, mendengarkan dan belajar tentang Islam secara > diam-diam. Yang paling berat adalah ketika mereka harus mengakui keislaman > mereka pada teman-teman dan keluarga. Banyak diantara mualaf baru itu yang > menghadapi rasa takut, skeptis bahkan respon berupa sikap kebencian. > Eleanor Martin, seorang artis di era tahun 1990-an yang kemudian dipanggil > Aisya adalah salah seorang mualaf di Inggris yang mengalami masa-masa berat > itu. Ia mengenal Islam dari Mo Sesay, seorang muslim, dalam satu acara yang > sama-sama dibintangi oleh Eleanor. > "Yang ada di pikiran saya tentang Islam adalah orang Islam suka membunuh dan > lelaki muslim suka memukul perempuan. Tapi pikiran itu berubah setelah saya > melihat perilaku Mo Sesay. Kami berdiskusi dan Sesay membuka mata saya > tentang Islam yang sebenarnya," ungkap Eleanor yang masuk Islam pada tahun > 1996. > Awalnya, Eleanor menyembunyikan keislamannya karena takut menghadapi reaksi > keras dari teman-teman dan keluarganya. "Saya sangat khawatir dengan reaksi > ayah. Ia seorang Kristiani yang taat dan memilih berhenti dari pekerjaannya > untuk menjadi pendeta," ujar Eleanor. > Ia lalu bertemu dengan seorang aktor Amerika keturunan muslim Afrika bernama > Luqman Ali. Keduanya menikah dan Eleanor punya alasan untuk memberitahukan > keislamannya pada keduaorangtuanya. "Saya pulang ke rumah dan berkata, `saya > ingin mengabarkan bahwa saya sudah menikah dan saya sekarang seorang muslim'. > Ibu saya menyambut gembira tapi ayah saya langsung berkomentar `saya pikir > saya ingin minum-minum sekarang'," tutur Eleanor menceritakan pengalamannya > masuk Islam. > Namun sebagian mualaf mengakui bahwa tinggal di negara yang multi etnis lebih > mudah bagii seorang mualaf. Stefania Marchetti kelahiran Milan, Italia yang > hijrah ke London untuk kuliah mengakui, kemungkinan akan sulit baginya untuk > masuk Islam di Italia. "Media massa Italia sangat anti-Islam dan masyarakat > Italia pada umumnya beranggapan bahwa semua lelaki muslim adalah teroris dan > semua perempuan muslim adalah budak," ungkap Marchetti yang awalnya beragama > Katolik dan masuk Islam pada tahun 2001. > Masjid-masjid di Inggris memberikan bimbingan bagi para mualaf baru dalam > menjalani kehidupan baru mereka sebagai muslim. Berdasarkan sensus tahun > 2001, jumlah Muslim di Inggris mencapai 1,6 juta jiwa. Sejak sensus itu > terjadi kenaikan jumlah muslim di Inggris sebanyak 400.000 orang. Dan menurut > Mendagri Inggris, Jacqui Smith pada tahun 2008 tercatat 10 ribu jutawan > Muslim di Inggris dan secara umum komunitas Muslim Inggris telah memberikan > kontribusi sebesar 3,1 miliar pounsterling per tahun bagi perekonomian > Inggris. (ln/IFT/MualafOnline/eramuslim) > > Filed under: Kecenderungan Baru Mualaf di Inggris Tagged: | Kecenderungan > Baru Mualaf di Inggris > « Sang Pencetus Larangan Masjid Di Swiss Itu Kini Masuk Islam Abdul Karim > Germanus. > > Shalom, > Tawangalun. > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
