Menegakkan HAM Artinya Menindak Kejahatan Bukan Melindunginya !!!
Tindakan kekerasan yang dilakukan terhadap Ahmadiah jelas merupakan suatu
kejahatan.
Untuk menegakkan HAM, maka para pelakunya harus ditangkap dan diadili dan
provokatornya juga ditangkap yaitu fatwa MUI.
Tapi kalo pelakunya malah dilindungi dan yang ditangkapi itu adalah korban2nya,
maka dalam hal ini terjadi pelanggaran HAM.
Jadi janganlah mengartikan negara yang menegakkan HAM seperti di Amerika ini
tidak ada kejahatan !!! Kejahatan bisa terjadi dimana saja, kapan saja, oleh
siapa saja.
Itulah sebabnya kita semua memerlukan tegaknya HAM yang berarti para pelaku
kejahatan ditangkap, diadili, dan dihukum... itulah makna suci dari HAM yang
sebenarnya.
Mereka yang cuma diracuni Syariah Islam sering tersesat dan menyesatkan, karena
menganggap bahwa di Amerika juga ada kejahatan maka mereka disini tidak salah
kalo juga melakukan kejahatan. Padahal sebagai negara yang menegakkan HAM maka
kejahatan harus dicegah, kalo sudah terjadi maka pelakunya harus ditangkap,
diadili dan dihukum. Begitulah hakekat dari penegakkan HAM.
Para pelaku pemerkosaan massal amoy2 juga tidak satupun yang ditangkap apalagi
diadili, bahkan dinyatakan tidak pernah ada pemerkosaan massal. Padahal,
penjarahan toko2 cina itu saja sudah jelas terjadi di Glodok dan juga tidak
satupun yang ditindak, dan mereka itulah satu komplotan dengan para pemerkosa
massal tsb. Barang2 tokonya dijarah, duitnya dirampas, dan amoy2nya diperkosa.
Ini semua satu paket, ada buktinya, banyak saksinya, dan ada rekaman filem
kejadiannya. Sekali lagi, tidak satupun yang ditangkap, tidak satupun yang
diadili, dan tidak ada yang dihukum karena semuanya itu merupakan kewajiban
rukun Islam yaitu menegakkan Syariah Islam dan menumpas kekafiran dimuka bumi
ini.
Jadi kalo ketua Komnas HAM Patrialis Akbar menyatakan bahwa korban2 Ahmadiah
itu salahnya sendiri karena mempertahankan agama Islam yang sesat, maka hal ini
JELAS merupakan pelanggaran HAM bukan penegakkan HAM dan untuk hal ini SBY
diprotes keras oleh lembaga HAM dunia.
> "ndeboost" <rambitesemak@...> wrote:
> Lah perempuan yg di Irak juga
> diperlakukan prajurit Amerika
> demikian, anda ga singgung?
> Di jaman ini? Oleh prajurit
> negara yang mengutamakan HAM?
Itu cuma fitnah enggak ada bukti2nya. Tetap kejahatan tetap bisa terjadi
dimana saja dan oleh siapa saja, tetapi hukum haruslah melindunginya.
Demikianlah kalopun ada prajurit Amerika yang melakukan pemerkosaan atau
kejahatan lainnya, pasti ditindak secara hukum karena memang Amerika menegakkan
HAM yang artinya melindungi yang lemah dan menghukum si angkara murka.
Jangan gara2 satu prajurit yang melakukan kesalahan kemudian menyimpulkan bahwa
Amerika melakukan pelanggaran HAM. Karena pelanggaran HAM itu terjadi kalo si
prajurit tidak ditindak, tidak diadili dan tidak dihukum, dan itulah namanya
pelanggaran HAM seperti yang terjadi di Indonesia dimana muslim menjarah dan
membunuh sesama muslim malah dilindungi bukan ditindak.
Jadi menegakkan HAM itu bukan berarti tidak ada kejahatan, melainkan menindak
semua kejahatan dengan hukum yang berlaku.
Syariah Islam juga melanggar HAM, karena melindungi hanya Islamnya sendiri yang
sama alirannya, sedangkan Islam yang berbeda alirannya dan umat yang bukan
Islam dihalalkan untuk dibunuh dan dijarah, dan hal ini bukanlah fitnah tapi
ada ayatnya di Quran dan Hadist dan ada buktinya di fatwa MUI, dan didukung
lagi oleh tindakan umatnya yang soleh di cikeulis. Jadi semua ini tidak bisa
dibantah, jangan coba2 excuse dengan apa yang terjadi di Irak.
Semua yang salah harus dihukum tidak bisa excuse, tidak bisa gara2 kejahatan
terjadi di Irak berarti kejahatan yang sama boleh dilakukan di Indonesia
dibawah perlindungan hukum, padahal di Irak sendiri pelakunya ditangkap dan
dihukum dan korbannya diselamatkan bukan mati seperti anjing Ahmadiah di
cikeulis.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
>
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/